Beberapa Trik agar Tanggal Tua Tidak Pening karena Masalah Finansial

Bagi pekerja atau karyawan yang gajian di tanggal 25 atau 1, pekan terakhir setiap bulan menjadi bernuansa horor tersendiri. Ditambah sudah punya anak lebih dari satu, ada biaya dadakan yang tidak terduga padahal tabungan juga nihil.

Terus… gimana caranya agar horor akhir bulan tidak terjadi lagi?

Ada yang tahu caranya? Beberapa hal ini mungkin bisa kamu praktikkan nih.

ADVERTISEMENT

1. Dari Awal Bulan Sudah Persiapan

Dari Awal Bulan Sudah Persiapan

Dari Awal Bulan Sudah Persiapan via https://www.canva.com

Berapa sih pengeluaran harian Sohip? Misal sehari 100 ribu ya… Nah, di awal bulan sisihkan 100 ribu x 7 hari untuk persiapan atau digunakan di akhir bulan.

Hal ini adalah bentuk ketelitian dan persiapan agar tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif atau di luar kebutuhan pokok.

ADVERTISEMENT

2. Siapkan Dana Darurat dan Tabungan

Siapkan Dana Darurat dan Tabungan

Siapkan Dana Darurat dan Tabungan via https://www.canva.com

Dana darurat beda ya dengan tabungan, bedanya di mana min?

Jadi, dana darurat di siapkan untuk hal yang di luar perencanaan, misal anak sakit, kendaraan tiba-tiba rusak atau hal lainnya yang tidak direncanakan.

Sedangkan tabungan memang direncanakan untuk jangka panjang, misal menabung untuk renovasi rumah, persiapan anak masuk sekolah atau hal lainnya yang sudah dijadwal.

Fungsi dana darurat adalah jika ada kebutuhan mendesak tidak mengganggu keuangan yang bersifat rutin atau harian.

ADVERTISEMENT

3. Penghasilan Tambahan yang Tidak menganggu Kerjaan Utama

Penghasilan Tambahan yang Tidak menganggu Kerjaan Utama

Penghasilan Tambahan yang Tidak menganggu Kerjaan Utama via https://www.canva.com

Misalkan mengikuti bazar atau buka lapak ketika hari Minggu di perumahan dengan menjual produk yang dibutuhkan rumah tangga. Namun, jangan terlalu menyita waktu bersama keluarga karena bagi para pekerja hari libur sangat penting menggunakannya untuk quality time bersama anak.

Kalau tidak mau terlalu repot bisa juga menjual secara online di marketplace walau tetap saja ada aktivitas yang sedikit ribet di awal, misalkan upload produk dan mempromosikannya.

Ajak anak yang sudah dewasa atau pasangan untuk membantu dalam proses pengiriman pesanan.

ADVERTISEMENT

4. Jangan Lapar Mata Melihat Flash Sale

Jangan Lapar Mata Melihat Flash Sale

Jangan Lapar Mata Melihat Flash Sale via https://www.canva.com

Sudah gajian? Mulai dah bayar ini itu apalagi yang punya cicilan dan berbagai tunggakan. Belum juga pekan pertama sudah terkuras sisa nggak seberapa.

Makanya di awal bulan jangan was wes wos belanja ini itu yang kurang penting. Fokus untuk memenuhi kebutuhan pokok yang urgent.

Syarat utamanya adalah jangan banyak berutang atau lapar mata beli ini itu di flash sale marketplace… Hayoo ngaku? Akhirnya banyak beli sesuatu yang sebenarnya kurang dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

5. Mau Ngutang Sama Siapa ya? Hehe

Mau Ngutang Sama Siapa ya

Mau Ngutang Sama Siapa ya via https://www.canva.com

Waduhhh, udah terjepit banget nih..terpaksa deh ngutang sana sini. Gimana dong ini?

Sebelum memutuskan untuk berutang karena memang terdesak, perhatikan hal sederhana berikut ini.

Apakah sudah berusaha melelang barang yang kita miliki?
Apakah sudah berusaha mendapatkan tambahan penghasilan?

Jika sudah maka pihak yang kita pinjami juga harus pihak tertentu yang sudah kita tetapkan,misal: koperasi kantor, saudara dekat, sahabat dekat dan tetangga.

Syaratnya adalah jujur dengan alasan kenapa harus meminjam dan tepat waktu untuk melunasinya, kalaupun ada kendala maka lakukan komunikasi yang baik.

ADVERTISEMENT

6. Jauhi Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Jauhi Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Jauhi Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong via https://www.canva.com

Sudah jatuh tertimpa tangga adalah perumpamaan bagi orang yang terdesak masalah finansial, tapi terjebak pinjol ilegal dan investasi bodong.

Berharap mendapatkan keuntungan dengannya tapi malah dirugikan bahkan uang raib sehingga bukannya menambah penghasilan malah nambah utang. Sedih banget nggak sih?

Solusinya adalah tetap sadar dan tidak mudah ditipu oleh berbagai rayuan dan bujukan yang menjanjikan keuntungan di luar nalar dengan cara yang tidal rasional.

Cek legalitasnya dan periksa secara mendetail perjanjian yang diberikan, jika terindikasi pinjol ilegal atau investasi bodong maka tinggalkan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Suka Menulis Hal yang Remeh dan Sederhana