Inovasi Baru, Akuaponik Pilihan Cerdas Berbisnis Budidaya di Kala Minimnya Lahan

Akuaponik Inovasi Baru dalam Bisnis Budidaya Tanaman dan Ikan

Pesatnya urbanisasi serta pertumbuhan populasi manusia menyebabkan timbulnya permasalahan lahan berkurang dan meningkatnya permintaan akan makanan dimana kebutuhan tersebut harus tetap terpenuhi. Akuaponik merupakan alternatif terbaik dalam mengatasi permasalahan tersebut di kala keterbatasan lahan dalam membudidaya ikan dan juga tanaman, serta harapan besar untuk produksi tanaman organik berkelanjutan, budidaya perairan, dan konsumsi air.

Advertisement

1. Apa Itu Akuaponik? Mengapa Harus Akuaponik?

Photo by Good Grow Guide from Pinterest

Photo by Good Grow Guide from Pinterest via https://pin.it

Akuaponik merupakan kombinasi dari budidaya ikan dan budidaya tanaman tanpa air (hidroponik). Ini adalah sistem air tawar daur ulang antara ikan dan tumbuhan, dimana limbah yang dihasilkan dari ikan dapat menjadi nutrisi bagi tanaman. Dengan demikian, tanaman nantinya akan berfungsi sebagai biofilter dari limbah kolam ikan, sehingga air bersih dapat digunakan kembali.

Ada banyak manfaat dari sistem budidaya akuaponik ini antara lain; tidak memerlukan lahan yang luas, ramah lingkungan, dapat panen sayuran sekaligus ikan, kuantitas dan kualitas produksi lebuh tinggi dan bersih, serta minimnya penggunaan pupuk berbahan kimia sehingga sayuran yang dihasilkan nantinya juga akan lebih sehat. Jadi, selain mengisi waktu luang dengan berkebun, akuaponik secara tidak langsung juga ikut mengajarkan tentang pola hidup sehat.

Advertisement

2. Model-model umum yang digunakan dalam budidaya akuaponik

Photo by Gardening Know How from Pinterest

Photo by Gardening Know How from Pinterest via https://pin.it

  1. Deep water culture, pada model ini akar tanaman akan dibiarkan menggantung dalam aliran air yang berasal dari kolam peliharaan ikan dan telah melewati fase filtrasi.
  2. Media bed, pada model ini terdapat wadah yang penuh dengan batu atau kerikilberpori-pori kecil sebagai media tanamnya. Air dari tangki ikan dialirkan ke media tersebut.
  3. Nutrient film technique, model akuaponik ini nmenggunakan pipa yang dipasang secara horizontal sehingga dari dalam pipa tersebut dialirkan air secara tipis yang berasal dari kolam pemeliharaan ikan.

3. Jenis tanaman dan ikan yang dibudidayakan dalam sistem akuaponik

Photo by bebeja.com from Pinterest

Photo by bebeja.com from Pinterest via https://pin.it

Tanaman kangkung, selada, bayam dan sawi memiliki akar yang tidak terlalu kuat dan merupakan salah satu syarat untuk dipelihara dalam sistem akuaponik. Selain itu, tanaman yang menghasilkan buah seperti tomat, paprika, wortel, terong, mentimun, serta cabai yang membutuhkan nutrisi lebih besar juga dapat dibududayakan dengan sistem akuaponik.

Jenis ikan untuk akuaponik antara lain; ikan patin, ikan nila, ikan bawal, ikan mas, ikan gurami dan ikan lele. Ikan lele memiliki pertumbuhan paling cepat dibandingkan ikan air tawar lainnya, dimana waktu panen dari ikan lele sekitar 2-3 bulan dengan suhu 20-30o C dan pH 6,5 – 8. Namun pemilihan jenis ikan juga tergantung pada iklim lokal dan jenis yang tersedia dipasaran.

Advertisement

4. Bagaimana langkah mudah menyiapkan akuaponik

Photo by wikiHow from Pinterest

Photo by wikiHow from Pinterest via https://pin.it

  1. Menyiapkan atau merakit akuaponik model Deep Water Culture. Komponen Utama:
  • kolam atau bak ikan, kolam dapat menggunakan fiber, semen, bak plastik, terpal atau bahan lainnya.
  • Pompa air, ukuran pompa disesuaikan dengan skala akuaponik yang akan dibuat, apabila hanya untuk membuat akuaponik sederhana maka cukup menggunakan pompa akuarium yang kecil.
  • Bak atau grow bed (wadah untuk menanam), dapat menggunakan styrofoam.
  • Pipa, jenis pipa yang sering digunakan untuk akuaponik antara lain; verlop ring, verlop sock, kran air, dsb.

    Alat dan Bahan Akuaponik DWC

  • Kolam ikan, styrofoam, netpot diameter 5 cm, aerator, kran air, media tanam, air, ikan, dan bibit tanaman.

2. Cara Merakit Model Akuaponik DWC

  • Step 1 : Mempersiapkan kolam. Kolam sebaiknya memiliki ketinggian 60 – 100cm atau disesuaikan dengan ikan yang akan dipelihara. Pasang kran air sebagai tempat pembuangan air kolam. Tempatkan aerator di tengah dasar kolam. Untuk jumlah aerator yang digunakan dapat disesuaikan dengan seberapa luas kolam.
  • Step 2 : isi kolam dengan air bersih dan nyalakan aerator agar kadar oksigen dalam air meningkat, air didiamkan selama 1 – 3 hari. Setelah kolam siap masukkan ikan kedalam kolam, jumlah ikan dapat disesuaikan dengan jenis ikan.
  • Step 3 : sambil menunggu kolam siap, dapat membuat media tanam. Langkah pertama, ambil stryrofoam yang telah disiapkan kemudian beri lubang menggunakan cutter dengan diameter 5cm. Jarak tiap lubang antara 10 sampai 20cm atau disesuaikan dengan tanaman yang akan ditanam.
  • Step 4 : gunakan bibit yang sudah memiliki banyak akar dan sudah memiliki beberapa helai daun. Tempatkan bibit pada tengah netpot dan kemudian isi netpot dengan media tanam. Posisi bibit tanaman berada di tengah dan berdiri tegak. Setelah siap tempatkan netpot pada lubang stryrofoam yang telah dibuat.
  • Step 5 : setelah kolam dan tanaman siap, langkah selanjutnya tempatkan stryrofoam yang telah berisi bibit tanaman kedalam kolam (mengambang diatas kolam ikan dengan posisi itu maka tanaman akan mudah menyerap nutrisi di dalam air.

5. Peluang Bisnis Akuaponik

Photo by freecycle USA from Pinterest

Photo by freecycle USA from Pinterest via https://pin.it

Sistem akuaponik terdiri 2 segmen bisnis yaitu bisnis budidaya ikan dan bisnis tanaman. Bisnis budidaya ikan umumnya mempunyai hasil yang lebih besar dibandingkan dengan bisnis budidaya tanaman. Namun, risiko matinya komoditas ikan yang dipelihara juga lebih besar dibandingkan tingkat kematian yang umum dalam usaha budidaya tanaman. Memadukan kesesuaian antara budidaya ikan dan tanaman, serta didukung dengan fasilitas sarana dan prasarana sehingga akan membantu dalam pemilihan skala bisnis yang tepat dan mendapatkan keuntungan.

Adapun tips bisnis sayuran dan ikan akuaponik yang dapat menjadi referensi bagi kalian yang ingin memulai bisnis akuaponik antara lain; memilih bibit sayuran dari pemasok terbaik, membeli sayuran sebelum dijual, kesmas sayuran dengan baik dan menarik, memberikan harga yang bersaing, menyediakan beragam jenis sayuran, jalin kerja sama dengan restoran;hotel;dan supermarket, promosikan usaha dengan media sosial, melakukan analisis bisnis, mencari pemasok ikan yang berkualitas.

Nah bagaimana? Tertarik untuk berbisnis akuaponik? Selain berupa kegiatan untuk mengisi wakru luang dan memanfaatkan lahan yang minim, akuaponik dapat menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan dikala semakin berkurangnya lahan akibat cepatnya pertumbuhan.

Referensi:

https://www.permaculturenews.org/2016/05/30/what-is-aquaponics-and-how-does-it-work/

https://learn.eartheasy.com/articles/how-to-grow-with-aquaponics-in-5-simple-steps/

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE