Apakah Pasanganmu Juga Menyukaimu? Coba Lihat Dari Aspek Komunikasi Nonverbal Ini Yuk!

Yuk amati pasanganmu sekali lagi!

Jika kita berbicara tentang usia remaja banyak orang yang mengatakan bahwa usia remaja adalah masa dimana kamu benar-benar merasakan indahnya masa muda. Usia remaja sendiri adalah usia produktif dimana hormon-hormon akan aktif berkembang dari segi fisik maupun psikis yang dinamakan dengan masa pubertas. Pada masa ini para remaja cenderung mulai merasakan rasa tertarik terhadap lawan jenis. Tentunya kita semua pasti pernah mengalami hal tersebut bukan, lalu apa yang akan kamu lakukan ketika kamu mengalaminya? Apakah menyatakan perasaanmu pada dia? Atau saat ini kamu sedang bingung apakah dia menyukaimu juga atau tidak? Bagi kamu yang sedang bingung tenang saja, kita bisa mengetahui apakah dia juga menyukaimu atau tidak menggunakan teori komunikasi nonverbal. Sebenarnya apa komunikasi nonverbal itu? Mari kita bahas.

Apa sih yang dimaksud dengan komunikasi nonverbal? Komunikasi non-verbal adalah semua aspek komunikasi namun bukan merupakan kata-kata. Komunikasi non verbal ini lebih menunjukan sisi lain pada bagian tubuh seperti gerak & bahasa tubuh, bentuk fisik, ekpresi wajah, perubahan nada suara, warna suara, volume & aksen ketika berbicara. Pada jenis komunikasi ini biasanya lawan bicara akan lebih menanggapi apa yang kita ucapkan melalui gerak tubuhnya seperti mengangkat bahu, menurunkan pandangan mata dan mungkin dia melirik orang lain. Komunikasi jenis ini juga membuat kita dapat mengetahui apa yang sedang ia rasakan seperti misalnya ketika seseorang datang apakah dia tersenyum, atau mungkin ia mengerutkan dahinya atau kemungkinan yang lebih parah lagi ia terang-terangan menatap sinis tidak suka akan kehadiran orang tersebut.

Komunikasi nonverbal ini dianggap lebih dapat dipercaya dibandingkan dengan ucapan seseorang, mengapa demikian karena ucapan seseorang bisa saja merupakan suatu kebohongan namun gerak tubuh atau ekspresi wajah seseorang tidak bisa dibohongi. Komunikaasi nonverbal sendiri juga dapat kita rasakan seperti melihat, mendengar, meraba, atau mencium sebagai contoh ketika seorang pria menyentuh tangan seorang wanita lalu wanita itu tersenyum itu menandakan bahwa wanita tersebut mungkin saja menyukai perlakukan dari laki-laki itu. Awal kedekatan hubungan seseorang dari misalnya hanya sebatas teman menjadi lebih dari teman diawali dari komunikasi nonverbal ini seperti ketika bertemu apakah ada ekspresi berseri-seri atau tersenyum senang, ketika menyentuh tangannya apakah ia merasa gugup atau terganggu. Itulah mengapa komunikasi nonverbal dapat membangun tingkatan dalam hubungan seseorang menjadi lebih intens.

Jadi bagaimana, melalui komunikasi nonverbal dapat membuat seseorang yang tadinya mungkin tidak terlalu dekat dengan menjadi dekat hanya dengan melalui ekspresi atau gerak tubuh saja, lalu bagaimana caranya kita mengetahui apakah dia juga menyukai kita atau tidak? Kita dapat mencobanya melalui 3 aspek dimensi tingkat hubungan makna dalam komunikasi nonverbal ini yaitu responsif, menyukai, dan kekuasaan dan juga dari 2 aspek tambahan ini.

Advertisement

1. Responsif

Foto oleh Uriel Mont dari Pexels

Foto oleh Uriel Mont dari Pexels via https://www.pexels.com

Cobalah aja dia untuk bertemu dan bicarakan hal-hal ringan yang membuat chemistry diantara kalian berdua. Selama masa komunikasi coba kamu perhatikan bagaimana respon yang diberikan oleh pasanganmu. Apakah respon yang dia berikan kepadamu positif seperti selama kalian berbicara dia selalu menatap penuh fokus kepadamu? Apakah dia tersenyum kepadamu selama berbicara?

Perhatikan juga anggukan kepalanya dan sikap tubuhnya apabila ia benar-benar tertarik padamu maka dia akan memberikan atensinya penuh padamu. Atau justru respon yang diberikannya terkesan cuek padamu seperti selama pembicaraan. Ia terlihat tidak tertarik atau mungkin ekspresi wajahnya menunjukan secara terang-terangan kalau ia tidak menyukai obrolan ini, terus menunduk atau membungkukan badan, matanya tidak pernah fokus menatap matamu, hal ini jelas menunjukan kalau ia tidak tertarik padamu.

Advertisement

2. Menyukai

Foto oleh Katerina Holmes dari Pexels

Foto oleh Katerina Holmes dari Pexels via https://www.pexels.com

Pada tahapan ini kita bisa mengetahui bagaimana respon dia terhadap kita apakah positif atau negatif, cobalah untuk melakukan quality time berdua dan selama itu coba kalian perhatikan bagaimana sikap yang ia tunjukan selama bersama denganmu. Jika selama quality time dia selalu tersenyum kepadamu dapat dipastikan bahwa ia memberikan respon positif padamu, ketika dia benar-benar menyukaimu dia tidak akan ragu untuk membuka kedua tangannya dan menggenggam kedua tanganmu, dia tidak ragu untuk melakukan skinship denganmu. 

Namun, ketika selama melakukan quality time berdua denganmu dia selalu menunjukan wajah yang merengut itu tandanya ia memberikan respon negatif terhadap quality time kalian, terlebih jika selama berdua denganmu dia berusaha untuk menghindarimu seperti jalan lebih dulu daripada dirimu seolah-olah ia membuat sikap membelakangimu itu tandanya jelas bahwa ia tidak menyukai atau tertarik dengan itu.

Namun jangan sedih dahulu karena memang biasanya laki-laki cenderung jarang menggunakan perilaku nonverbal seperti skinship untuk menunjukan perasaannya secara langsung berbeda dengan perempuan yang memang lebih suka menunjukan perasaannya secara terang-terangan seperti tersenyum, menyentuh tangan dan sebagainya.

Advertisement

3. Kekuasaan

Foto oleh Анна Хазова dari Pexels

Foto oleh Анна Хазова dari Pexels via https://www.pexels.com

Ketika pada akhirnya hubungan kalian menjadi lebih intens maka tahap kekuasaan menjadi tahap terakhir dalam menentukan apakah dia menyukaimu. Ketika hubungan yang kalian jalani menjadi lebih serius dia tidak akan segan untuk menunjukan bahwa kamu adalah miliknya. Jika ada seserang yang melakukan komunikasi singkat padamu biasanya dia akan terang-terangan mengatakan kalau dia tidak menyukai hal itu. Karena dia merasa kalau dirimu adalah kekuasaannya, miliknya, perlakuannya padamu misalnya menjadi lebih posesif atau pencemburu itu karena dia merasa sudah berkuasa atas kamu.

4. Penampilannya selalu rapi

Foto oleh Dziana Hasanbekava dari Pexels

Foto oleh Dziana Hasanbekava dari Pexels via https://www.pexels.com

Melalui penampilan biasanya kita bisa langsung menyimpulkan bagaimana karakter orang tersebut tanpa harus banyak berinteraksi terlebih dahulu, perilaku menilai seseorang ini juga termasuk ke dalam komunikasi nonverbal yaitu bentuk fisik. Coba kalian perhatikan penampilannya ketika kalian sedang bersama atau perhatikan penampilannya setiap dia bersamamu atau sedang bersama orang lain. Apabila kamu melihat penampilannya sangat rapi sekali didepanmu dan jauh berbeda ketika kamu melihatnya bersama orang lain, hal ini juga menjadi pertanda bahwa dia juga menyukaimu.

5. Interaksi dalam dunia maya

Foto oleh Samson Katt dari Pexels

Foto oleh Samson Katt dari Pexels via https://www.pexels.com

Saat melakukan masa pendekatan tentu kalian akan melakukan kontak bukan? Perhatikan bagaimana caranya dia membalas pesanmu, jika dia juga menyukaimu dia cenderung akan cepat dalam membalas pesanmu dan biasanya pesan tersebut akan di tambahkan dengan beberapa emoticon yang mewakili perasaannya. Hal ini juga termasuk ke dalam kategori tingkatan dalam komunikasi nonverbal yaitu responsive.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah dia menyukai mu juga atau tidak, jadi bagaimana apa kalian sudah masih ragu untuk mendekatinya? Atau sudah yakin pada diri sendiri untuk mendekati dia? Jika dalam masa pendekatan dia sudah memberikan tanda-tanda seperti yang sudah disebutkan diatas, selamat dia juga menyukaimu.

Sumber : Wood, Julia. T (2013). Komunikasi Interpersonal: Interaksi Keseharian (Edisi 6). Salemba Humanika: Jakarta.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE