Akui saja, tidak semua temanmu bisa dipercaya, benar kan? Hanya hitungan jari saja yang paling dekat denganmu dan bisa diajak curhat dan berbagi rahasia. Tapi apa alasanmu mempercayainya seorang teman menjaga rahasiamu?

Memang, manusia membutuhkan keberadaan orang lain untuk saling memberi dan menerima termasuk dalam urusan berbagi suka dan duka. Ketika seseorang memiliki masalah, ia akan cenderung untuk menceritakan masalahnya kepada orang yang dikehendakinya. Cerita keluh kesah dalam bahasa sehari-hari mungkin lebih kita kenal dengan sebutan curhat (curahan hati). Untuk bisa kita curhati, seseorang harus kita yakini dapat kita percaya dan dapat membantu kita, bukan malah menambah masalah. Untuk itu sebelum curhat kita harus menilai seseorang apakah layak menjadi tempat curhat atau tidak.

Curhat ke temen saat lagi ada masalah, memang bukan hal yang salah cuma kamu mesti selektif memilih teman mana yang bisa kamu percaya. Cek dulu apakah temen kamu itu punya 6 ciri di bawah ini. Kalau gak, berarti kamu aman curhat soal masalah pribadimu ke dia.

Yuk, langsung cek keenam cirinya! 

1. Sering keceplosan

Sering banget keceplosan

Sering banget keceplosan via https://goo.gl

Teman jenis ini cukup berbahaya. Meskipun ia adalah tipe orang yang sangat enak diajak mengobrol, terlebih lagi seorang pendengar yang baik, belum tentu ia adalah orang yang cocok sebagai teman sharing.

Advertisement

Hey! Kamu tak mau kan rahasia yang sangat dijaga tiba-tiba tersebar karena teman yang mengaku secara ‘tidak sengaja’ mengatakannya? Jadi, perhatikan teman-teman kamu sebelum bercerita.

 

2. Drama queen

Bukan berarti kamu gak suka

Bukan berarti kamu gak suka via https://goo.gl

Hindari mempercayai teman yang drama queen atau suka melebih-lebihkan hal yang dialaminya. Orang yang suka mendramatisasi apa pun biasanya tidak pandai menjaga rahasia.

Advertisement

Penelitian yang dilakukan di 'University of Texas' mengungkapkan bahwa orang yang penuh drama menjalani kehidupan kacau dan seringkali menyakiti orang-orang terdekatnya. Orang seperti ini juga suka menggosip.

 

3. Liar atau plin-plan

Terbuka

Terbuka via https://goo.gl

Teman yang sudah jelas-jelas terbukti suka berbohong pastinya bukanlah orang yang tepat, karena ketika nanti rahasiamu tersebar dan terbongkar bahwa ia adalah pelakunya, ia bisa saja menyangkal dan melakukan kebohongan selanjutnya. Ia dengan mudah akan memutarbalikkan fakta dan membuat dirinya pada zona aman.

No one believes a liar, gaes.

 

4. Oversharing

Bicara nggak pernah difikir

Bicara nggak pernah difikir via https://goo.gl

Terkadang kamu akan sedikit susah membedakan antara pribadi yang terbuka atau oversharing. Teman yang dengan mudahnya menceritakan hal-hal yang sangat pribadi meskipun itu menjelek-jelekkan dirinya tandanya ia sudah oversharing. Tipe teman seperti ini memiliki permasalahan sendiri dan ia belum berhasil menyelesaikannya.

Jadi, jangan membuatnya semakin pusing dengan masalahmu. Jangan-jangan yang ada nantinya dia yang curhat ke kamu 

 

5. Suka bergosip

Gak boleh kamu kasih tau

Gak boleh kamu kasih tau via https://goo.gl

Temanmu gemar membicarakan orang lain dan tak berhenti membahasnya? Hati-hati, teman seperti ini mungkin seru diajak bergosip soal orang lain, tapi kalau nantinya ia kehabisan bahan gosip, bisa jadi kamu malah jadi bahan gosip selanjutnya. Lebih baik jauh-jauh deh dari si tukang gosip ini.

 

6. Sulit mengendalikan emosi

Bikin kesal

Bikin kesal via https://goo.gl

Sudah tentu orang yang susah mengendalikan emosi diri tak bisa kamu jadikan sebagai teman curhat, karena ketika kamu menceritakan sesuatu yang membuatnya kesal, ia justru akan terbawa suasana. Misalnya saja kamu memberitahu kalau salah satu dari teman dekatmu dan dia bersikap menyebalkan.

Dia tentunya akan langsung menjadi pendukungmu tetapi sekaligus ia akan membenci teman tersebut. Kalau sudah begini, artinya kamu membuat suasana semakin panas. Bahaya juga ya.

 

Nah, gimana apakah teman curhat kamu punya enam ciri diatas? Semoga kita juga bukan menjadi teman yang seperti itu, ya. Bagaimana pun, seorang teman haruslah saling membantu tanpa pamrih. Bukan cuma datang di saat teman kita sedih, tapi kita juga harus mendukungnya ketika ia bahagia.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya