#BelanjaMakinUntung-Marak Penipuan Jualan Online, 6 Tips Waspadai Online Shop Nakal

Hati-hati penipuan online shop nakal

Mendekati hari raya idul fitri makin banyak kebutuhan dapur dan lainnya yang harus dibeli. Sejak pandemi melanda Indonesia awal 2020 silam, banyak masyarakat memanfaatkan teknologi  untuk menghasilkan uang. Mulai dari kebutuhan bumbu dapur sampai kebutuhan fashion mudah untuk didapatkan melalui situs belanja online. Kemajuan teknologi dalam kehidupan sehari-hari juga akan tetap dibarengi dengan tingkat kejahatan yang semakin menjadi.

Penipuan berkedok jualan online sudah terjadi sejak lama. Makin hari korban penipuan semacam ini semakin bertambah. Mulai dari berjualan barang palsu sampai barang ghaib kerap terjadi. Biar aman dan terhindar dari penipuan cara-cara dibawah bisa kamu coba sebelum kamu belanja online.

Advertisement

1. Pilih Toko Online yang Memiliki Reputasi Baik

Photo by Pexels

Photo by Pexels via https://www.pexels.com

Kalau kamu belanja melalui e-commerce, pastikan bahwa toko yang kamu pilih merupakan toko resmi atau toko yang memiliki rating bagus. Untuk bisa memastikannya kamu bisa membaca ulasan dari pembeli. Toko resmi pasti akan memiliki ulasan dan rating yang baik dari pembeli. Jangan mudah tergoda dengan harga murah atau foto yang bagus saja. Foto yang ditampilkan dalam postingan bisa saja diambil dari toko lain atau toko resmi.

2. Cek Tanda Situs Jualan Online Aman

Photo by Pexels

Photo by Pexels via https://www.pexels.com

Cara mudah dan simple untuk mengecek situs jualan online yang ada di google adalah dengan melihat tanda di depan lamat situs yang terletak di bar. Terdapat gambar gembok sebagai penanda bahwa situs yang sedang kamu akses aman. Segala transaksi yang kamu lakukan juga dijamin keamanan datanya.

Advertisement

3. Pelajari Kebijakan Situs E-Commerce

Photo by Pexels

Photo by Pexels via https://www.pexels.com

Saat kamu mengunduh aplikasi e-commerce pastikan kamu memahami kebijakan yang diterapkan oleh mereka. Terlebih mengenai keamanan data pribadimu. Meskipun sepele, pencurian data pribadi bisa berakibat fatal. Data pribadimu bisa saja digunakan untuk hal-hal yang melanggar hukum.

4. Pastikan Produk Yang Dijual Original

Photo by Pexels

Photo by Pexels via https://www.pexels.com

Harga murah memang menggiurkan. Tapi jangan senang dulu. Sebelum membeli produk yang ditawarkan kamu perlu memastikan kepada penjual keaslian dan kesesuaian warna. Banyak pembeli online yang tertipu dengan warna yang tidak sesuai. Untuk membeli produk eletronik sebaiknya kamu membeli di toko resminya untuk menghindari penipuan.

5. Pastikan Produk Aman dan Halal

Photo by Pexels

Photo by Pexels via https://www.pexels.com

Untuk membeli produk makanan kamu memastikan penjual mencantumkan tanggal kadaluarsa dan logo halal pada produk. Jika produk kosmetik pastikan terdapat nomor BPOM dan tidak mengandung bahan berbahaya.

6. Belanja di Aplikasi Terpercaya

Photo by Pexels

Photo by Pexels via https://www.pexels.com

Belanja online sudah menjadi kebutuhan banyak orang. Berbagai aplikasi belanja online pun banyak bermunculan. Kamu tentu harus bisa memilih aplikasi yang aman dan terpercaya.

Supaya belanja online tetap aman dan nyaman, kamu bisa pakai aplikasi GetPlus. Buat kamu yang belum tahu dengan belanja melalui aplikasi GetPlus kamu juga bisa mengumpulkan poin yang bisa kamu tukar dengan rewards fantastik. Kamu bisa belanja berbagai kebutuhan ramadhan di berbagai mercant partners. Dengan pakai aplikasi GetPlus gak ada yang namanya tekor kren belanja karena setiap melakukan pembelian kamu bakal dapat banyak keuntungan.

Di bulan ramadhan ini GetPlus berbagi keuntungan 3.000 poin dengan menggunakan kode referral “GETPLUSHIPWEE” yang diisi pada kolom kode referral pada saat registrasi. Promo ini khusus bagi 5000 member pertama dan berlaku pada tanggal 17 April – 1 Mei 2021. Buat kamu yang belum punya aplikasi GetPlus kamu bisa download melalui Playstore maupun Appstore.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Afifah Iftah merupakan sarjana psikologi yang juga menyukai membaca berbagai genre buku dan saat ini sedang mempelajari content writing.

CLOSE