#BeraniWujudkanMimpi-Ikuti 7 Filosofi Tuk Wujudkan Mimpi Terbaikmu di 2021

Pandemi Covid-19 telah merebak di seluruh dunia sepanjang tahun 2020. Pandemi ini telah merubah kehidupan kita dari berbagai sisi kehidupan. Ternyata, pandemi tidak hanya berdampak buruk bagi kehidupan kita. Jika kita amati dari sisi lain, pandemi ini juga mengajarkan kita banyak hal, seperti kesabaran dan kekuatan untuk selalu berjuang, khususnya untuk selalu sehat, produktif, berkarya, dan mewujudkan mimpi kita.

Sudah saatnya, pandemi tidak lagi menjadi penghalang untuk meraih mimpi. Kita harus beradaptasi dan bangkit, serta selalu optimis dan #BeraniWujudkanMimpi di tahun baru, 2021. Banyak filosofi yang mengajarkan kita untuk selalu optimis dan #BeraniWujudkanMimpi. Yuk, terapkan dan ikuti beberapa filosofi di bawah ini!

Advertisement

1. Buatlah Arus Jangan Mengikuti Arus

Photo by Jonathan Meyer from Pexels

Photo by Jonathan Meyer from Pexels via https://www.pexels.com

Istilah arus digunakan untuk menggambarkan tren yang berlaku di masyarakat. Hidup mengalir seperti air atau mengikuti arus sudah harus kita perbaiki dalam kamus kehidupan kita. Jika kita tetap mengikuti arus, hidup kita akan kehilangan arah. Kita tidak akan mengetahui akan berhenti di pinggir sungai, di selokan, atau di laut yang luas. Sebaiknya kita menggunakan istilah buat arus versi diri kita.

Kita harus merencanakan tujuan kemana air kehidupan kita akan mengalir. Mulai dengan menulis mimpi kita dalam bentuk target jangka pendek, menengah, dan panjang. Tulis sedetail mungkin dan tandai jika sudah tercapai. Selain mempermudah kita menentukan langkah apa yang akan kita lakukan untuk mewujudkan mimpi, kita juga akan merasa puas jika mimpi tersebut telah tercapai.

Advertisement

2. Kuatkan Akarmu Seperti Bambu

Photo by Emre Orkun KESKIN from Pexels

Photo by Emre Orkun KESKIN from Pexels via https://www.pexels.com

Bambu merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh tinggi hingga tiga puluh meter. Sebelum tumbuh tinggi, bambu akan memperkuat akarnya ke bawah tanah sehingga pertumbuhannya sangat lambat pada tiga tahun pertama.

Begitu juga dengan diri kita, kita harus fokus memperkuat pondasi dengan banyak belajar dan mencari pengalaman. Jangan malu untuk banyak bertanya dan membuat sesuatu yang berbeda. Buktinya, bambu sebagai salah satu keluarga rumput-rumputan, tetapi bisa tumbuh tinggi dan tegak meskipun diterjang angin.

3. Bangun Jembatan Untuk Mencapai Suksesmu

Advertisement
Photo by Pixabay from Pexels

Photo by Pixabay from Pexels via https://www.pexels.com

Setelah memperkuat pondasi diri kita, saatnya membangun jembatan yang kita gunakan untuk meraih kesuksesan. Jembatan ini juga kita gunakan sebagai penghubung masa lalu dan masa sekarang dengan masa yang akan datang.

Bangun jembatan terbaik versi dirimu. Jembatan yang kokoh merupakan aksi dan tindakan nyata untuk meraih kesuksesan. Mulailah dengan menulis langkah untuk mencapai target yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kemudian, bangun dari rasa malas dan lakukan aksi untuk #BeraniWujudkanMimpi!

4. Bentuklah Kawanan Singa Versi Dirimu

Photo by Gary Whyte from Pexels

Photo by Gary Whyte from Pexels via https://www.pexels.com

Agar kita mudah untuk mewujudkan mimpi, kita perlu support system yang selalu mendukung kita baik dalam suka maupun duka. Support system tersebut dalam bentuk kelompok positif baik dalam keluarga, saudara, teman, maupun rekan sejawat.

Seperti halnya kawanan singa yang hidup secara berkelompok, memiliki kelompok yang tangguh akan membuat kita lebih kuat menghadapi banyak musuh. Musuh yang terbesar yang kita lawan adalah diri sendiri. Kita memerlukan saran, dukungan, motivasi, dan nasihat untuk terus memperbaiki diri kita dan #BeraniWujudkanMimpi.

5. Hubungkan Simpul Tali dengan Tuhanmu

Photo by Pixabay from Pexels

Photo by Pixabay from Pexels via https://www.pexels.com

Selain menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia dan alam, kita juga wajib untuk menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta. Kita harus berusaha menjadi hamba-Nya yang taat. Yakin akan kekuatan doa agar terjalin simpul yang kuat dengan-Nya.

Semakin kuat simpul itu, pasti Tuhan akan semakin sayang dan mengabulkan mimpi-mimpi kita. Jika ada yang tidak terwujud, selalu ingat “Rencana Tuhan pasti yang terbaik, karena Tuhanlah sebaik-baik perencana”. Kadang doa kita akan dijawab dengan hal yang sama atau dengan hal lain yang lebih baik.

6. Tanamkan Mental Elang dalam Jiwamu

Photo by Frank Cone from Pexels

Photo by Frank Cone from Pexels via https://www.pexels.com

Tahukah kalian, elang akan terbang ke tebing yang tinggi saat usianya mencapai 40 tahun? Tubuh elang saat itu telah mengalami penuaan dengan paruh bengkok dan bulu lebat yang berat. Elang yang berani akan mematuk-matukkan paruhnya ke batu yang keras agar hancur.

Kemudian, paruh tersebut akan beregenerasi dan tumbuh lebih kuat. Selanjutnya, paruh itu digunakan untuk mencabuti cakar dan bulunya sendiri. Setelah proses regenerasi selama 150 hari tersebut, elang akan siap dengan fisik yang lebih kuat menghabiskan 30 tahun sisa kehidupannya. Hidup manusia juga sama seperti elang, penuh tantangan dan rintangan. Kita harus berani untuk menghadapinya. Tak terkecuali dalam mewujudkan mimpi, tantangan dan rintangan akan melatih diri kita agar lebih kuat dan tegar menghadapi ujian yang lebih berat. 

7. Pancarkan Sinar Terbaik Dirimu

Photo by Min An from Pexels

Photo by Min An from Pexels via https://www.pexels.com

Terakhir, saatnya kita memancarkan sinar terbaik versi diri kita. Seperti sinar mentari yang selalu menghangatkan berbagai makhluk di muka bumi, kita juga bisa berbagi sinar kebaikan untuk orang lain. Mulai dengan memperbaiki diri sendiri dan terus bersikap positif, kemudian bagikan kebaikan kepada orang lain dengan memberi keteladanan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun.

Jangan lupa untuk selalu tersenyum. Senyum adalah kebaikan dan kebahagiaan sederhana yang mudah ditebar. Senyum itu juga termasuk sedekah. Bahagia itu sederhana, ketika melihat orang lain bahagia. Benar atau tidak?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang pelajar yang ingin terus membagikan pengalaman dan ilmunya ke banyak orang. Enjoy reading and writing!

CLOSE