We are milenials generation! Itulah sebuah kalimat yang seharusnya diserukan oleh penerus bangsa dibandingkan ucapan atau Love You yang berujung pada kerusakan moral. Belakangan ini, seperti yang kita semua tahu bahwa sedang marak-maraknya pernikahan usia dini yang terpaksa gara-gara pergaulan bebas. Padahal bukankah itu akibat kelakuan mereka sendiri yang tak mempertahankan harga dirinya? Lalu tanpa mereka peduli bahwa tingkah lakunya yang menyimpang jadi petaka bagi bangsa ini?

Renungkan! Hanya karena mereka terlalu sibuk memikirkan cinta yang salah kaprah dan mengurusi pasangan yang belum tentu jodoh dan bertanggung jawab, atau bahkan mengurusi keluarga kecilnya yang sudah dicap merah oleh orang-orang di sekitarnya.

Ironis memang. Secara logika pun, bagaimana Indonesia menjadi negara maju? Jika penerus bangsanya saja tergelincir atau lebih tepatnya menjatuhkan diri pada lembah hitam yang mengakibatkan kabut mendung terhadap masa depan Tanah Air.

Maka dari itu butuh generasi penerus bangsa yang memiliki paradigma kuat mengenai masa depan dirinya sendiri. Karena masa depan seseorang juga mempengaruhi presentase masa depan Negara. Tentu saja masa depan anak muda yang cerah turut akan menjadikan masa depan Negara ini cemerlang karena meningkatnya data statistik mengenai sumber daya manusia itu sendiri. Begitu pun sebaliknya.

Setiap orang memiliki impian dan tugas kitalah sebagai manusia yang berbangsa harus mewujudkan mipi-mimpi itu menjadi jadi nyata, berikut tahapan demi tahapan yang bisa membantu:

1. 1. Kenali Bakatmu

alifialsa.blogspot.com via https://www.google.co.id

Bakat merupakan sebuah bentuk kemampuan yang berkembang sejak manusia dalam kandungan dan alangkah sayangnya bila hal tersebut tidak kita sadari. Tidak ada yang mengenali seberapa dalam karakter kita kecuali diri kita sendiri. Makanya hanya kita yang tahu kemampuan diri sendiri. Orang lain hanya menilainya.

Kamu bisa mencari taunya dari hobi kamu. Setiap orang memiliki banyak hobi dan itu sangat memudahkan. Misalnya saat kamu hobi Membaca, menulis karangan, menonton film. Dapat diartikan sesederhana mungkin bahwa kemampuanmu di dunia sastra.

2. 2. Asah Bakatmu

Advertisement

Bakat itu seperti senjata tajam. Semakin kamu mengasahnya maka semakin tajam pula kemampuanmu. Sedala sesuatu bisa karena terbiasa. Jadi jangan katakan tidak bisa sebelum mencoba, karena itu berarti kamu kalah sebelum bertarung dengan kehidupan.

Lihatlah sejarah, betapa beraninya para Pahlawan Negara ini dalam melawan penjajah. Berperang demi Tanah Air tercinta. Tak peduli walau darah mengalir di mana-mana. Tak peduli dirinya mati. Lebih baik diri ini yang mati demi Bangsa yang akan terus hidup.

Mereka hanya memiliki bambu runcing, sementara para penjajah itu menggunakan senjata yang lebih canggih seperti senapan dan bom. Tapi apa? Merdeka! Mereka pun menang. Begitu pun juga dirimu, tak peduli orang punya atau gak punya. Tetaplah berjuang untuk wujudkan mimpi! Karena pada dasarnya usaha dan doalah yang menjadi tumpuan paling suci.

3. 3. Aplikasikan kritik, buanglah ejekan

blogspot.com via https://www.google.co.id

Dalam berjuang mewujudkan impian itu sama seperti kita berjalan menyusuri jalanan. Kadang lurus tapi juga berliku. Kadang kita tersandung, terjatuh dan terperosok. Bangkit lagi aja! Meski sering kali ada orang lain yang mencoba menjatuhkan kita atau kita menabrak semua masalah. Seolah-olah kita ini pengguna jalan yang payah. Orang-orang yang merasa dirinya sempurna akan menertawakan, mengejek dan bahkan memponis kita sebagai orang terpayah di dunia.

Tapi itu hanya menurut mereka!

Kita harus punya pandangan sendiri! Bukankah dimata Tuhan semua manusia itu sama? Kecuali iman. Maka selagi kita masih hidup, percayalah pada diri sendiri bahwa kita bisa melampaui semua ujian hidup. Yakinlah bahwa Tuhan akan membantu hamba yang pantang menyerah.

Kalau pun ada yang mengkritik, kita harus bersyukur karena itu berarti masih ada orang yang peduli dengan usaha kita. Kita hanya manusia yang tak sempurna, makanya jangan lelah untuk memperbaiki diri.

Dan akan ada di mana semua indah pada waktunya.

4. 4. Jalinlah Relasi

putuputrayasa.com via https://www.google.co.id

Relasi atau dalam bahasa Inggris relation yang berarti hubungan. Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu dan lainnya. Maka dari itu dalam urusan mewujudkan impian ada sangkut pautnya dengan yang namanya relasi. Dengan bergandengan tangan maka kita akan lebih bersemangat dan bertenaga untuk berlari bukan? Mengejar impian pun begitu.

Kita sebagai manusia membutuhkan teman untuk mewarnai kehidupan kita agar lebih meriah. Dengan teman maka hari-hari kita akan lebih menyenangkan, suka dan duka selalu bersama. Begitu pun, temanlah yang dengan setulus hati menyemangati kita dalam mewujudkan cita-cita. Ya, teman adalah relasi bermakna setelah keluarga tentunya.

Fungsi relasi yang lain juga untuk menambah wawasan. Bagi seorang pengarang maka relasinya yang tepat adalah penulis senior. Karena dengan begitu kita bisa banyak bertanya, belajar bahkan bertuka pengalaman. Dengan begitu ilmu kita semakin banyak.

Dan guys jangan lupa. Jadilah teman yang tulus dan ingat ketika sudah sukses nanti. Intinya jangan kacang lupa kulitnya.

5. 5. Ambilah Kesempatan

faradika.com via https://www.google.co.id

Kesempatan. Dari artinya saja menggambarkan sebuah kenyataan. Jangan sia-siakan kesempatan apa pun yang bagus untuk masa depanmu. Entah itu yang bersangkutan dengan karirmu atau demi kebaikan bersama selagi itu mencerahkan bagi masa depanmu.

Misalnya kalau kamu seorang penulis atau pembisnis jangan menolak kalau ada yang menawarkan atau mengundangmu untuk mengisi sebuah acara public speaking. Entah itu seminar atau acara sejenisnya. Butuh keberanian dan mental yang tahan banting memang, karena kamu akan tampil dan berbicara di hadapan banyak orang.

Tapi ingat, kalau ingin jadi orang hebat itu ya harus belajar percaya diri dan menerima semua resikonya sebagai pembelajaran. Kerena dengan mengambil kesempatan maka nama kamu akan mulai dikenal sebagai sosok yang menginspirasi.

Kalau pun kamu telat mendapatkan kesempatan itu, karena kesempatan tidak datang dua kali. Tapi jangan khawatir karena ada banyak jalan menuju Roma. Kamu bisa mencapai kesuksesan dengan hal apapun selagi itu positif.