Berpapasan Sama Si Mantan? Hadapilah dengan Keren

Bertemu dengan si mantan secara tidak terduga, kerap dijadikan sebuah masalah tersendiri bagi kebanyakan orang. Karena bagi mereka, mantan memiliki ‘cerita’ tersendiri yang pastinya berkaitan dengan hubungan mereka dimasa lalu. Bagus jika bisa mengkondisikan perasaan, itu berarti kamu mampu menunjukkan bahwa dirimu itu bisa membuka lembaran baru tanpa dia. Tapi kalo masih ada setitik rasa yang tersisa untuknya? Entah bagaimana caranya, pasti kamu akan berusaha menutupi perasaan itu dalam-dalam. Tapi jika kamu yang belum bisa move on, dan tiba-tiba dihadapkan dengan masalah ini? Nah loh. Kelabakan, pastinya.

Padahal, ada hikmah tersendiri dibalik pertemuan yang tidak sengaja antara kamu dan mantan kamu itu. Jangan dulu, anggap bahwa itu masalah. Jadikan hal itu sebagai ajang pembuktian bahwa dirimu itu keren. Keren dalam hal perasaan lah ya pastinya. Buat dia merasa bahwa kamu baik-baik saja tanpa dia. Dan sekaligus mengetes, seberapa kuat hatimu untuk bisa hidup tanpa dia lagi. Yuhuu, lakukan hal-hal berikut ini, chek list!

ADVERTISEMENTS

1. Saat melihatnya, jangan kaget. Usahakan selow, santai.

Pasang ekspresi se natural mungkin

Pasang ekspresi se natural mungkin via http://google.com

Suatu kali, pas kamu lagi berjalan di trotoar, dan saat kamu berbelok arah, tiba-tiba ngelihat dia yang berjalan ke arahmu. Kaget? hal pertama yang pasti kamu rasain. Jangan boong yaa, saya tau lho! Hahaha. But, please! Kondisikan mimik wajahmu. Bagi kamu yang udah move on, pasti biasa-biasa aja. Tapi, buat kamu yang belum bisa move on? Perlihatkan ekspresi se-natural mungkin, seolah dia adalah salah satu orang yang kamu kenal, tapi bukan sebagai mantan. Bisa nggak? Sulit yaa, tapi usahakan dulu.

ADVERTISEMENTS

2. Jangan sombong! Sok cuek, atau menganggap dia orang asing.

jangan anggap dia orang asing

jangan anggap dia orang asing via http://google.com

Sapa dia dengan ramah, tambah juga senyum termanismu sekalian. Jangan sesekali kamu berpikiran bahwa mantan adalah hal buruk yang harus dibuang jauh-jauh. No, jangan! Karena si mantan membawamu ke cerita dan pengalaman baru yang belum pernah kamu rasain sebelumnya. Dan, karena si mantan pula lah, kamu bisa se dewasa sekarang ini. Tak apa jika dia bersikap cuek, menganggapmu orang asing, tapi kamu jangan pula bersikap seperti itu padanya. Tunjukkan bahwa kamu itu mampu bersikap dewasa. Saat menyapanya pun, usahakan jangan terlihat kaku, karena dia bisa saja menyalah artikan sikapmu, se natural mungkin lah ya.

ADVERTISEMENTS

3. Kalo dia balas senyum kamu gimana?

Senyuman balik darinya tanda kedewasaannya

Senyuman balik darinya tanda kedewasaannya via http://google.com

Masalah baru. Ini masalah baruuu, hahahaa. Tak apa jika kamu menganggap itu adalah balasan dari keramahanmu padanya. Tapi kalo kamu yang belum bisa move on, dan ngelihat senyum manis darinya. Gimana? Meleleh dan bakal butuh seribu usaha lagi buat bisa move on? Ya nggak se-alay itu, kan ya kamu. Kembali lagi, ke nomor satu. Usahakan santai, dan mulai berpikirlah, kenapa dia membalas sapaanmu? Karena dia bisa move on darimu, dan dengan sikap kedewasaannya, dia bisa baik-baik saja tanpa kamu. Dia aja bisa, kok kamu enggak? Jangan kalah dongg… semangat!

ADVERTISEMENTS

4. Dia bersama dengan orang lain? Siapa orang itu, kekasihnya?

bertemu dengan orang baru adalah hak hidupnya

bertemu dengan orang baru adalah hak hidupnya via http://pinterest.com

Stop overthinking! Dia mau jalan sama siapa kek, dia lagi gembira sama siapa kek, dia lagi dansa atau makan malam dengan siapa kek. Ya itu urusannya dia, kok jadi kamu yang ribet? Tapi meski begitu, nggak sedikit orang yang berpikiran begitu saat melihat si mantan lagi bergandengan sama yang lain. Ya kan? jangan boong lagi loh! Tapi, kembali lagi ke diri kita masing-masing. Sepenasaran apapun kita terhadap lawan jenis yang lagi bersamanya, kita harus sadar dan tahu bahwa bagaimana pun juga itu adalah hak dihidupnya. Kamu bukan siapa-siapa nya lagi lho, bersikaplah yang dewasa ya.

ADVERTISEMENTS

5. Dia memamerkan kekasih barunya kepadamu?

Berlakulah yang elegan, agar dia tak menganggapmu lemah

Berlakulah yang elegan, agar dia tak menganggapmu lemah via http://pinterest.com

Saat kamu menghadiri pesta sahabatmu, dan ternyata dia pun juga datang bahkan tengah menggandeng seseorang. Dan, ternyata si mantanmu ini mengenalkanmu dengan kekasih barunya itu. Menyambutnya dengan baik dan ramah adalah sikap keren dan patut di acungi jempol buatmu, selamat! Tapi kalo kamu kesal apalagi cemburu? Nah, tandanya kamu masih punya rasa sama dia. Ta-da! Masalah baru datang! Cepet-cepet deh kamu bereskan perasaan yang bisa membuatmu sakit hati itu.

ADVERTISEMENTS

6. Dia ngajak kamu balikan?

Pastikan dia benar-benar serius atau tidak.

Pastikan dia benar-benar serius atau tidak. via http://pinterest.com

What? Dipikir perasaan kamu itu sesederhana dan se-gampang es lilin yang meleleh jika ditempatkan diruang terbuka? No! Bagi kamu yang punya prinsip, no balikan. Pertahankan keyakinanmu itu kuat-kuat. Kalo kamu punya pemikiran fleksibel, lihat apakah dia benar-benar serius mengatakannya atau tidak. Jangan sampai terjebak di dalam perkataan manis dan rayuannya. Bagus jika dia serius, itu berarti dia tak ingin kehilanganmu untuk yang kedua kalinya, karena dia merasa bahwa kamu adalah sosok spesial dihidupnya. Namun jika dia hanya ingin mempermainkanmu saja, tanpa pikir panjang katakan tidak. Nggak tahu, dia itu lagi serius atau tidak? Nah, perlu dipertanyakan apakah dulu saat kalian masih bersama, kamu mengenalnya dengan baik atau tidak. Hayoo..

Kamu adalah mantannya, maka jadilah si mantan yang keren. Yang bisa bersikap dewasa jika ada hal-hal yang berkaitan dengannya. Tambah keren lagi kalo kamu bisa menerapkannya dengan mudah. Sulit? Tenang, hasil nggak pernah mengingkari usaha. Semangat! Dan jangan lupa bahagia meski itu tanpa dia.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Abadi meski berlalu.