Mengapa dalam hidup ini selalu saja ada  hal yang harus kita relakan? Padahal kita juga berhak untuk memiliki segudang impian. Melihat orang lain dengan mudahnya menggapai impian mereka, rasa iri hadir dalam pikiran kita. Lantas bagaimana dengan harapan yang selalu kita doakan? Tidak bolehkah itu menjadi kenyataan?

Dalam hidup ini pastinya selain harapan yang bisa terwujud, ada hal lain yang kalian juga aku dapatkan ketika kenyataan itu harus berbeda drastis dari yang selama ini kita doakan. Meskipun kita sendiri jarang menyadarinya. Lebih seringnya kita merasa terbeban seakan Tuhan tak berpihak pada keinginan kita. Padahal kita tahu, tidak akan mungkin Tuhan melakukannya jika tidak ada alasan dibaliknya.

1. Melihat teman-teman bisa mendapatkan gelar sarjana bukan berarti masa depan tidak bisa kudapatkan

Gelar sarjana

Gelar sarjana via https://www.pexels.com

Aku memiliki cita-cita menjadi seorang guru. Tapi aku tidak bisa kuliah seperti teman-temanku karena biaya. Sempat merasa terpuruk seakan tak miliki masa depan. Tapi tanpa kusadari Tuhan punya jalan lain.

Advertisement

Aku bisa berkesempatan mengajar meskipun bukan sekolah formal seperti pada umumnya. Selain bekerja aku bisa berkarya yang menjadi semangatku untuk kedepan. Dalam bidang musik, gambar juga kepenulisan.

2. Hidup dalam keluarga broken home kadang buatku berpikir kenapa harus aku yang merasakan

Broken home

Broken home via https://www.pexels.com

Tidak ada seorang pun anak yang ingin orangtuanya bercerai, demikian denganku. Tapi aku tak bisa mencegah semua itu karena saat itu aku masih usia 2 tahun. Sempat benci dan berpikir kenapa harus aku?

Tapi Tuhan memperlihatkanku bahwa aku tidak sendiri. Ada anak-anak lain yang sama denganku. Tuhan ingin aku bisa lebih berpikir dewasa dan merasakan berjuang sejak kecil. Dan aku mulai paham akan hal itu.

3. Bukankah semua orang pasti memiliki kekurangan, kenapa seperti aku yang sampai sekarang belum mendapatkan pasangan?

Bertepuk sebelah tangan

Bertepuk sebelah tangan via https://www.pexels.com

Advertisement

Melihat teman-teman sudah memiliki pasangan, entah sejak kecil mereka sudah dipertemukan sampai dewasa akhirnya menikah. Juga ada yang baru beberapa bulan pacaran memutuskan untuk menikah sempat buatku berpikir, apa yang salah denganku? Bertepuk sebelah tangan tak terjadi sekali ini.

Ibuku pernah bercerita, setiap hari pasti ada pengeluaran. Entah itu untuk listrik, gas, perlengakapan mandi, bumbu masakan atau keperluan rumah tangga lainnya. Pertanyaannya apakah aku sudah siap dengan semua itu?

Pasti ada rencana lain untuk memantaskan diri terlebih dulu. Dan pastinya Tuhan akan  memberikan yang sepadan dengan segala perjuangan kita bukan?

4. Menjadi seorang pemimpin wanita atau berkecimpung dalam dunia organisasi membuat kita tak bisa seenaknya sendiri

Tidak boleh egois

Tidak boleh egois via https://www

Menjadi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi tidaklah keinginanku sendiri. Begitupun juga dalam organisasi lain yang aku geluti saat ini menempatkanku pada posisi yang berbeda-beda. Pada awalnya aku merasa terbeban dengan segala tanggung jawabnya.

Tapi perlahan Tuhan menunjukkan kalau aku sampai pada posisi ini karena ada maksud dan tujuannya. Aku bisa bertemu dengan relasi pertamanan yang salah satunya membantuku mencapai impian. Resikonya memang tidak boleh egois karena memikirkan kepentingan banyak orang.

5. Jatuh bangun mencapai impian dengan segala cacian yang tak berkesudahan

Diremehkan

Diremehkan via https://www.pexels.com

Bukan aku saja pasti kalian juga mengalaminya. Dimana dalam mencapai impian kita, banyak sekali yang meremehkan bahkan sengaja mencari cara untuk bisa menjatuhkan kita. Awalnya memang sakit tapi Tuhan punya cara lain untuk kita bisa lebih dewasa menyikapinya. Pencapaian sekeren apapun bagi mereka yang tidak suka dengan kita akan tetap jelek dihadapan mereka.

Kenyataan dan impian sering #BertepukSebelahTangan, tapi jika kita mau menyadari, sebenarnya Tuhan ingin membentuk pribadi kita menjadi luar biasa dan berkualitas.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya