1. Mahasiswa Kupu Kupu (Kuliah Pulang - Kuliah Pulang)

Seimbangkan sifat mahasiswa kupu kupu kura kura

Seimbangkan sifat mahasiswa kupu kupu kura kura via https://img.okezone.com

Eksistensi mereka selalu ada walaupun jumlahnya sedikit. Biasanya temen akrab mereka adalah buku, penjaga perpustakaan dan kacamata. Kemungkinan besar terget mereka adalah GPA atau IPK yang tinggi, dari mereka kamu bisa belajar apa yang tidak kamu ketahui soal pelajaran di kampus. Terutama menjelang UAS atau UTS, kamu bisa pinjam catatannya atau sekedar tanya kisi kisi soal. Karena biasanya mereka dekat dengan Dosen.

Atau kamu bisa minta tips gimana caranya biar lebih meudah untuk memahami pelajaran atau memprediksi soal yang keluar saat ujian hendak tiba.

Ilmu itu akan bertambah jika diamalkan, untuk apa dipendam sendiri

Namun sayang, biasanya lingkup pertemanan mereka terbatas karena mereka jarang sekedar ikut nongkrong di kedai kopi atau jalan jalan menyusuri pantai. 

2. Mahasiswa Kunang Kunang (Kuliah Nangkring) alias Nongkrong

Angkringan Kandang Besi

Angkringan Kandang Besi via http://purwokertokita.com

Tidak diragukan lagi keberadaan kaum yang satu ini, ditengah kesibukan kuliah yang mereka pikir tidak sepenuhnya akan berguna untuk karir mereka, mereka memilih untuk santai di warung kopi atau angkringan sambil ngobrol ngalor ngidul bareng. Mereka sih biasanya enggak pinter pinter amat tapi lingkup pertemanan mereka luas.

Mudah sekali mendapatkan informasi dengan punya banyak teman. dari mereka kamu bisa belajar banyak soal pertemanan dan mudahnya bergaul.

Cobalah sesekali ngopi bareng mereka, Biar enggak kaku kaya kanebo kering.

Disamping itu, kamu harus bisa menolak ajakan mereka yang bisa jadi belebihan dalam hal seneng seneng. Karena selain bisa menguras isi dompetmu bisa jadi kuliahmu juga keteteran karena suka ikut begadang.

Menolak dengan cara yang benar bisa bikin kamu lebih tegas. 

3. Mahasiswa Kura Kura (Kuliah Rapat - Kuliah Rapat)

Pers Mahasiswa UI

Pers Mahasiswa UI via http://suaramahasiswa.com

Mereka juga akrab disapa sebagai aktivis hingga sebutan penghuni sekre organisasi. Padatnya kegiatan perkuliahan ditambah dengan agenda organisasi bikin mereka kadang harus merelakan tidur nyenyak yang bisa dilakukan di kosan.

Disamping itu, yang bisa kamu dapatkan saat bergaul dengan mereka adalah soal mengatur diri dalam memanfaatkan waktu, belajar memaksimalkan potensi diri terutama soal komunikasi atau hubungan intrapersonal yang baik hingga keahlian dalam memimpin terutama memimpin diri sendiri.

Adanya kegiatan atau berorganisasi bisa bikin wawasanmu luas, badan yang tetap fit hingga softskillmu bertambah atau bisa pula sebaliknya, kamu bisa sakit, karena jam makan yang selalu terlewat atau tertekan akibat lebih mementingkan rapat atau tugas organisasi dibandingkan perkuliahan, juga istirahat yang selalu kurang.

Jika kamu memutuskan untuk berorganisasi, Hal yang harus diperhatikan adalah ingat kembali terhadap tujuanmu berorganisasi sebagai pendukung dalam meningkatkan kapasitas/keahlianmu. Jangan sampai malah bikin kamu hamper DO karena telat lulus atau malah bikin kamu lebih jauh dari pemahaman materi perkuliahan. Dengan kata lain nilaimu anjlok.

4. Mahasiswa dengan Kuda Kuda (Kuliah Dagang – Kuliah Dagang)

Festival Food Truck Pertama di Malang

Festival Food Truck Pertama di Malang via https://lpmtechno.wordpress.com

Akhir akhir ini banyak bisnis yang berawal ketika masa perkuliahan, seiring berkembangnya teknologi informasi berupa smartphone ditambah adanya dukungan dari kampus atau pemerintah untuk menciptakan entrepreneur muda. Hal tersebut membuat mahasiswa berlomba lomba untuk berbisnis bahkan ada yang benar benar melakukannya secara mandiri tanpa perlu bantuan dari kampus atau pemerintah. Yang penting bisa mengusahakan adanya penghasilan tambahan.

Mulai dari jualan sebagai pedagang asongan dihari libur sampai took online dengan total asset hingga jutaan rupiah bisa saja diraup oleh para mahasiswa dalam masa kini. Bukan dari segi besarnya jumlah uang, tapi dari mereka kamu bisa belajar gimana caranya menanggalkan “gengsi” yang ada dipundakmu.

Selain itu, kamu bisa belajar lebih peka terhadap peluang yang ada disekitarmu dan bisa tahu bahwa mengelola keuangan itu adalah keahlian. Dan setiap keahlian itu tidak bisa kamu peroleh tanpa berlatih.

Jauh dari itu, begi mereka yang benar benar menjalankan bisnis sepenuh hati, akan semakin menghargai uang yang di miliki sekalipun itu berupa recehan.

Namun sayannya, banyak dari mereka yang memandang keuntungan selalu berarti uang. Hingga pada saat merasa telah memiliki banyak uang kemudian berani menanggalkan perkuliahan demi menjalankan bisnis. 

5. Mahasiswa Kuper, maksudnya bukan kurang pergaulan tapi Kuliah Pergi – Kuliah Pergi.

Mendaki Gunung Sinabung

Mendaki Gunung Sinabung via http://blogspot.com

Adanya media sosial online membuat keberadaan mereka terekam jelas. Mulai dari kegiatan menyusuri pantai hingga naik gunung, Mulai dari kegiatan santai (jalan jalan bareng teman) hingga kegiatan formal (pertukaran pelajar atau lomba tingkat nasional). Mulai dari perjalanan dengan modal sendiri hingga kegiatan ekspedisi yang dibiayai kampus atau pemerintah.

Dari mereka kamu bisa tahu bahwa diluar sana banyak hal yang bisa bikin kamu lebih enjoy dalam menjalankan aktifitas yang enggak harus tentang teks book yang tebel tebel.

Mereka tahu bahwa memiliki agenda rutin untuk pergi meninggalkan kepenatan dunia kampus itu demi refreshing sejenak untuk menikmati keindahan alam itu penting. Hal tersebut juga dapat menambah wawasan mereka terutama tentang geografi, membuat badan lebih fit dari biasanya, punya banyak temen hingga bisa ikut bakti lingkungan seperti menanam pohon atau bersih bersih pantai.

Yang harus jadi catatan,

bisa saja karena seringnya pergi, kuliah jadi terbengkalai karena banyak waktu tersita sampai materi perkuliahan yang terlewatkan. Jangankan bimbingan skripsi, ketemu dosen aja enggak karena sama sama sibuk 

6. Mahasiswa Kudet, bisa saja kurang update tapi bukan itu maksudnya (Kuliah Nge-date – Kuliah Nge-date)

Pacaran di kampus

Pacaran di kampus via http://mahasiswabicara.com

Sang Pecinta. Tidak bisa dipungkiri lagi, ada saja yang selalu pergi kemana mana berduaan. Mereka tu masuk dalam kriteria mahasiswa ini.

Dari mereka sang pecinta yang bisa kamu ambil hikmahnya bahwa hidup sendiri memang bisa tapi lebih baik jika bersama. Jadi ngapain kamu belajar sendiri selagi kamu punya teman, cobalah untuk belajarlah bersama-sama. Disamping kamu bisa berbagi, kamu juga bisa bertanya tentang hal yang belum kamu ketahui.

Hal lain yang bisa kamu dapat dengan memperhatikan mereka adalah cara mengendalikan ego, rasa toleransi hingga menepati janji tepat waktu bikin kamu menghargai satu sama lain yang bisa kamu terapkan ke-siapa saja yang berhubungan denganmu baik itu, keluarga, teman, dosen hingga pegawai dilingkungan kampusmu.

Namun, jika kamu masuk kategori mahasiswa seperti ini. Biasanya waktumu dibatasi oleh pasanganmu atau ruang gerakmu menjadi terbatas.

 

Itulah macam macam sifat mahasiswa masa kini. Yang jika kamu tidak ketehui tentang mereka bisa jadi kamu lupa siapa dirimu dan apa tujuanmu belajar.

Semoga bermanfaat.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya