Di era yang semakin kompetitif ini menjadikan mendapatkan pekerjaan pun semakin sulit. beragam alasan sulitnya mendapatkan pekerjaan saat ini seperti pengalaman yang kurang mumpuni, tingkat pendidikan dan jurusan yang tidak sesuai, dan hingga kriteria fisik yang tidak masuk dalam standar perusahaan.

Well, dibalik semua itu ada satu hal lagi yang sering kita lewatkan yaitu kesempatan di saat yang tepat. seringkali kita menunda untuk melamar sebuah perusahaan karena beberapa hal- hal seperti berkas lamaran belum siap, ijazah belum ada, sampai-sampai alasan klasik seperti tidak ada informasi mengenai kebutuhan karyawan di perusahaan tersebut.

Pastikan kalian lakukan hal- hal sederhana ini agar memperbesar peluang kalian untuk dapat diterima bekerja!

1. Siapkan Softcopy Surat Lamaran Kerja dan Data Diri Kamu

Hal yang paling menyebalkan adalah ketika kita mendapatkan informasi mengenai kebutuhan di suatu perusahaan, tetapi dokumen belum siap sama sekali. Mulai saat ini, pastikan di komputer, FD, atau bahkan ponselmu selalu ada surat lamaran kerja dan data diri kamu yang selalu kamu update.

Advertisement

Supaya ketika kamu mendapatkan informasi mengenai kebutuhan karyawan bisa kamu kirim secepatnya.

2. Scan Dokumen yang Diperlukan untuk Melamar Kerja

Dokumen Pendukung

Dokumen Pendukung via http://www.google.co.id

Selain surat lamaran kerja dan data diri, dokumen-dokumen pendukung pun diperlukan untuk memperkuat nilai kamu di mata perusahaan. Seperti Ijazah terakhir, sertifikat kemampuan, sertifikat penunjang, kartu identitas, dan dokumen lainnya.

Untuk dokumen tersebut tidak membutuhkan update yang terlalu sering seperti surat lamaran dan data diri. Agar tidak begitu menghabiskan penyimpanan di ponsel kamu, kamu bisa mengubah formatnya menjadi PDF.

3. Jika Ijazah Belum Keluar, Coba Dapatkan Dokumen Pengganti

Form Ijazah

Form Ijazah via http://www.google.com

Advertisement

Ijazah memang hanya secarik kertas, namun dalam secarik kertas tersebut mengandung kerja keras yang kita lakukan untuk mendapatkannya. Bagaimana jika kesempatan datang namun Ijazah belum kunjung terbit?

Sebenarnya ada dokumen pengganti sementara sebelum Ijazah keluar misalnya saja surat keterangan lulus dan transkrip nilai sementara. Selain itu juga kamu bisa menggunakan surat keterangan kuliah atau surat keterangan dari sekolah kamu dan didukung oleh transkrip nilai kamu.

Sebagai penguatnya kamu dapat memberikan keterangan bahwa kamu sebenarnya sudah lulus namun Ijazah belum terbit.

4. Ikuti Akun-Akun Lowongan Kerja di Sosial Media

Web Penyedia Informasi Pekerjaan

Web Penyedia Informasi Pekerjaan via http://www.google.co.id

Mulai dari Facebook, Instagram, Linked.in, dan akun sosial media lainnya sudah banyak yang membagikan mengenai lowongan pekerjaan di berbagai daerah. Semakin banyak yang kamu ikuti, semakin tinggi juga kesempatan kamu untuk mendapatkan pekerjaan.

5. Memiliki Akun di Web Khusus Pencari Kerja

Web Khusus

Web Khusus via http://www.google.com

Selain sosial media, ada pula situs- situs yang khusus untuk memberikan lowongan pekerjaan. sebut saja yang paling terkenal adalah JobStreet dan Indeed yang bahkan sudah tersedia dalam bentuk aplikasi di smartphone dan kamu hanya perlu sekali klik untuk melamar pekerjaan.

Ada lagi Jobs.db, Applyhotel.com, dan banyak lagi situs sejenis yang bisa kamu lihat setiap hari. Semakin banyak tahu akan semakin banyak kesempatan untuk kamu.

6. Pastikan Dokumen yang Kamu Miliki Layak Jual

Lamaran kerja Kreatif

Lamaran kerja Kreatif via http://www.google.com

Pastikan dokumen yang kamu kirim ke perusahaan layak jual mulai dari desainnya, pemilihan font, hingga foto yang kamu kirim. Sekarang ini banyak yang menawarkan jasa untuk membuat lamaran pekerjaan “kreatif” yang seolah-olah membuat perusahaan tertarik dengan lamaran tersebut.

Namun seringkali desain dari lamaran tersebut cenderuk norak dan berlebihan. Jika memang kamu berniat membuat lamaran kerja yang kreatif pastikan tidak norak ya!

Satu hal lagi, jangan pernah menggunakan foto selfie sebagai foto penunjang dokumen lamaran kerja. perusahaan akan menilai kamu main- main dan tidak serius.

7. Jangan Sembarangan Melamar ke Perusahaan

Walaupun di sini kita bertujuan untuk membuka kesempatan sebesar-besarnya, bukan berarti kita bisa asal saja melamar pekerjaan. Melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan keahlian dan pendidikan kita hanya akan membuang waktu atau mungkin biaya.

Selain membuang waktu, kita juga sebagai pencari kerja harus memahami bahwa pihak perusahaan akan semakin banyak sortir lamaran pekerjaan.

Menjadi bijaksana dalam mencari pekerjaan juga ya.

8. Maintain Akun Sosial Mediamu

Sosial Media

Sosial Media via http://www.google.co.id

Hal ini adalah hal yang paling sering dilewatkan oleh kita semua. kita semua sudah tahu bahwa perusahaan akan melakukan screening terhadap media sosial pelamar kerjanya.

Selain mencari menggunakan nama, ada juga yang mencari melalui alamat email. Jika dalam sosial media kita terdapat hal-hal negatif seperti ujaran kebencian, berbagi berita hoax, postingan hingga unggahan- unggahan yang dinilai kurang baik maka itu akan menurunkan penilaian perusahaan terhadap pelamar kerja.

9. Lakukan Kegiatan yang Bermanfaat untuk Memperkuat CV-mu

Sembari menunggu panggilan kerja, kita dapat mengikuti kursus, seminar, lomba, hingga kegiatan sosial. Selain menambah wawasan dan pengalaman, hal tersebut pun menjadikan nilai lebih bagi kita di mata perusahaan.

10. Buat Target dan Konsisten

Menyambung dari kesembilan poin sebelumnya, hal terakhir yang bisa kita lakukan adalah tetap berusaha dan secara konsiten untuk mencari informasi, memperbaharui dokumen, menambah nilai diri, hingga rutin untuk melamar perusahaan setelah itu bisa kita bantu dengan doa kepada Sang Pencipta.

Walaupun hal tersebut tidak menjamin secara penuh kita mendapatkan pekerjaan, tetapi memperbesar peluang untuk mendapatkan pekerjaan lebih cepat.

Semoga Sukses!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya