Bukan hal baru dan tidak sedikit orang yang lebih suka menulis untuk mengungkapkan banyak hal yang mereka rasakan. Baik tentang pengalaman cinta, bahkan sampai pengalaman travelling. Namun tidak semua orang dapat menyukai setiap tulisan. Bukan karena jelek, hanya kurang tepat dalam pemilihan instrumen dalam tulisan. Hipwee tips kali ini akan memberikan tips-tips agar tulisanmu makin ciamik. Yuk baca sampai habis.

1. Judul Sudah Menarik, Tapi Nggak Balance Sama Isi? Yuk Balancekan Dengan Isinya.

keseimbangan judul dan isi via http://google.com

Membuat judul memang bukan hal mudah. Nggak semua orang bisa langsung dapat judul yang menarik perhatian. Tapi judul yang menarik memang hal wajib dalam sebuah penulisan tulisan. Judul yang menariklah yang akan mengundang ketertarikan orang untuk membaca. Tapi lain halnya jika judul menarik, namun tidak balance dengan isi. Duh, kan kasian pembaca. Udah menarik perhatian, eh ternyata nggak sesuai sama isinya.

Advertisement

"Kamu kenapa, Rin? kok sungut gitu?

"Nyebelin nih, masa ada artikel judulnya Makhluk lain digunung kidul, eh ternyata ngomongin kupu-kupu. Kan nyebelin gitu -_-

2. Jika Kalimat Pembukanya Saja Sudah Menarik, Nggak Ada Kata Lain Deh Selain Melanjutkan Membacanya

Leadnya aja udah sepeka ini :’) via http://google.com

Bukan hanya judul yang mengambil alih ketertarikan pembaca, namun kalimat pembuka atau lead juga punya pengaruh kuat untuk membuat ketertarikan para pembaca. Lead yang menarik, atau bahkan puitis bisa membuat pembaca tak mau berhenti membaca tulisanmu deh. Makanya, saat membuat sebuah tulisan, pastikan lead kamu menarik dan membuat orang penasaran dengan kelanjutan ceritanya.

~~Kamu yang dulu, bukanlah yang sekarang..

Duhh… Pembukaannya udah kayak lirik lagu aja dehh…..

3. Kuatkan Benang Merah Pada Tulisanmu, Agar Pembaca Juga Jelas Bagaimana Maksudmu

benang merah yang menguatkan cerita via http://google.com

Advertisement

Cerita yang terlalu bertele-tele kadang membuat pembaca menjadi tidak paham apa yang diinginkan sang penulis. Dengan kamu mempertegas benang merah dari ceritamu, bukan hanya pembaca akan lebih jelas apa maksudmu, namun tulisanmu pun akan lebih hidup dan nyata. Nggak hanya itu, kamu juga nggak harus bingung-bingung dengan membuat narasi ceritanya juga kan.

Cerita masa kecil, cerita cinta saat SMA, perselingkuhan saat kuliah, percerean saat menikah…

Duuhh, ceritanya jadi nggak jelas gini siihh… -_-

4. Bukan Membatasi Kreatifitas, Namun Membuat Tulisan Yang Bermanfaat Untuk Pembaca Juga Penting

penting apa nggak ya?? 🙁 via http://twitter.com

Boleh sih sekali-sekali buat tulisan yang isinya curahan hati. Tapi bukan berarti selalu membuat tulisan yang seperti itu. Sesekali kamu perlu menulis sesuatu yang saat itu banyak orang butuhkan. Mungkin seperti tips, berita, dan lain-lain. Agar para pembaca tulisanmu juga mendapat manfaat dari tulisanmu.

Dini : "Nulis apaan, Rin? Cinta-cintaan lagi?"

Rina : "Iya nih, hehe."

Dini : "Nggak bosen apa? Gua yang baca setiap hari curahan hati lo, bosen tauuu.. -___-"

5. Foto Selalu Memberi Nilai Lebih, Termasuk Menarik Perhatian Pembacamu

fotonya ciamik ya… 😀 via http://mozaic.co.id

Bahkan terkadang foto lebih dapat menunjukkan perasaan daripada sekedar tulisan. Dan nggak jarang para pembaca lebih suka melihat foto daripada membaca tulisanmu. Agar nggak flat tulisanmu dan lebih hidup, menambahkan beberapa foto ciamik yang sesuai tulisanmu juga perlu.

Yuk mulai sekarang buat tulisanmu lebih ciamik dan bermanfaat biar para pembaca juga lebih tertarik untuk membaca. Biar tulisanmu nggak lewat begitu aja. Semoga bermanfaat.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya