Sebenarnya banyak wanita yang menganggap pacaran itu hal yang biasa termasuk mungkin adik atau kaka kita. Selama pacaran dia mungkin pernah disentuh oleh kekasihnya, atau mungkin dia pernah mengabdikan separuh hidupnya kepada seseorang yang belum tentu menjadi jodohnya.

Tapi meski demikian, jangan pernah kamu menyamakannya dengan barang bekas, menghakiminya begitu saja atau bahkan mencaci makinya tiada tara karena jika dia sudah bertaubat, bisa jadi dia akan lebih mulia dari emas. Lagian, bukan kah syurga itu isinya sebagian si pendosa yang bertaubat daripada si alim yang berlagak sok suci.

1. Karena Bisa Jadi Air Matanya Sudah Hampir Habis Karena Menyesali Perbuatannya Selama Pacaran

Menyesal

Menyesal via http://anakkos.net

Jangan pernah mengahakimi wanita yang pacaran karena kamu tidak tahu seberapa sering dia menangis untuk menyesali apa yang telah terjadi di masa lalunya. Bisa jadi saat ini, dia sedang berusaha keras untuk menutup masa lalunya yang tak pernah diinginkan.

Sungguh kita akan menjadi seseorang yang dzalim kepadanya, jika kita tidak memaafkan kesalahannya, sedangkan Allah yang maha segalanya dengan mudahnya membuka pintu maaf kepadanya.

Advertisement

2. Bisa Jadi Dia Juga Hanya Ikut Trend Kekinian yang Menjerumuskannya Pada Masa Kelam

Pacaran memang sudah sebuah gaya hidup bagi anak muda zaman sekarang. Agak miris sebenarnya, apalagi akhir-akhir ini ada berita anak SMP dihamili oleh anak SD. Jadi kamu masih menganggap pacaran sebuah gaya hidup yang harus di ikuti. Think again!

Bila kamu sudah pernah terjerumus dalam pahitnya cinta karena pacaran, atau melakukan hal yang tidak seharunsya dengan dalih yang namanya pembuktian cinta. Biarlah menjadi masa lalu yang suram bagimu, saatnya untuk berubah. Bukankah surga itu dihuni oleh para pendosa yang bertaubat?

3. Kamu Masih Punya Pacar! Kuno Bangat Sech, Sekarang Saatnya Menikah Dulu Baru Pacaran.

Menikah Baru Pacaran

Menikah Baru Pacaran via http://bapermulu.com

Advertisement

Bagi kamu yang menganggap pacaran itu masih trend masa kini, mungkin kamu harus mulai mengubah pola pikir kamu. Sekarang itu zamannya menikah dulu baru pacaran, bukan pacaran bertahun-tahun tapi menikahnya entah kapan.

Jika pacaran kamu jauh dari maksiat sebenarnya nggak ada masalahnya, tapi jika pacaran kamu lebih banyak merugikan diri kamu sendiri mending kamu tinggalkan dan coba mencari aktifitas yang bermanfaat.

4. Percayalah! Pacaran Hanya Bagi Mereka yang Mempunyai Rasa Ingin Memiliki Tapi Belum Bisa Bertanggungjawab

Katanya pacaran itu indahnya kebangatan, dunia serasa milik berdua atau kata apalah yang bisa menggambarkannya. Memang tak bisa dipungkiri, ketika sedang kasmaran semuanya terasa indah dan bahagia. Tapi jika sudah tertimpa masalah, bisa jadi dunia serasa neraka.

Pacaran itu sebenarnya dilakukan oleh kalangan yang ingin memiliki tetapi belum mempunyai nyali untuk bertanggungjawab. Alasanya mah banyak, mulai dari belum mapan, masih muda atau yang lebih parah hanya iseng-iseng saja.

5. Sejatinya, Seberengsek-Berengsek Lelaki Tetap Mencari Wanita yang Baik

Wanita yang Baik

Wanita yang Baik via http://ngayap.com

Jika selama ini mantan kamu sudah tak bisa dihitung dengan jari. Mungkin kamu merasa bangga menjadi play girls, sebenarnya jika cowok yang pacaranya gak kehitung jari. Mungkin masih banyak yang memaklumi, karena memang begitulah pola pikir yang sudah terbentuk.

Sejatinya, seberengsek-berengsek cowok tetap mencari wanita baik untuk dijadikan istrinya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya