Produktif menjadi salah satu hal yang paling membedakan setiap orang yang berhasil dan yang tidak. Beberapa pengusaha pastinya memiliki kesibukan yang produktif, sehingga mereka berhasil meraih setiap tujuan-tujuan di hidupnya. Mereka yang produktif selalu banyak melakukan percobaan, di mana yang tidak produktif tidak pernah mencobanya sama sekali. Itulah yang membedakan kenapa orang yang produktif lebih cepat sukses dibandingkan mereka yang tidak pernah sama sekali melakukannya.

Tapi apakah kebiasaan produktif bisa diciptakan sehingga yang tidak produktif bisa menjadi produktif? Jawabannya sudah pasti bisa. Kita hanya perlu melakukan kebiasaan-kebiasaan yang produktif dan menjauhi kebiasaan malas setiap harinya agar bisa menjadi lebih produktif, seperti melakukan hal-hal berikut ini.

1. Pikirkan dan fokus pada tujuan sampai tercapai, lalu buatlah tujuan baru untuk level berikutnya

Fokus pada tujuan-tujuanmu

Fokus pada tujuan-tujuanmu via http://www.wokeeh.com

Memiliki sebuah tujuan bisa membantumu untuk mempercepat proses kerjamu. Misalnya kamu ingin memiliki sebuah restoran besar di sebuah kota dalam waktu satu tahun, maka sebelum waktumu menyentuh satu tahun, kamu harus sudah memiliki modal yang cukup untuk membangun restoran tersebut.

Intinya waktu satu tahun itu adalah sebuah perasaan terdesak yang kamu ciptakan sendiri untuk mendorong dirimu agar bisa terus produktif dan cepat mencapai tujuan-tujuanmu. Ketika kamu mengingat waktu satu tahun tersebut, maka kamu akan terus mempercepat proses kerjamu agar tujuan tersebut bisa tercapai sesuai target yang sudah kamu tentukan.

2. Tetapkan batas waktu untuk setiap pekerjaan yang akan kamu kerjakan

Tetapkan batas waktu

Tetapkan batas waktu via http://www.ablogtowatch.com

Advertisement

Pekerjaanmu akan cepat selesai jika kamu menetapkan waktu di setiap pekerjaan yang akan kamu kerjakan. Seperti contohnya jika kamu ingin mengerjakan sesuatu, maka kamu bisa tentukan waktu selesainya sendiri, misal dalam 30 menit atau 60 menit pekerjaanmu harus sudah selesai.

Di sini juga kamu tidak boleh korupsi waktu, jika kamu menentukan waktu dalam 60 menit pekerjaanmu harus selesai, maka kamu harus menyelesaikannya pada waktu tersebut. Jangan istirahat sebelum pekerjaanmu selesai. Jika belum selesai, maka kamu bisa tentukan sendiri berapa lama waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum terselesaikan. Intinya jangan buat pekerjaanmu harus diselesaikan besok, itu sama saja kamu menundanya.

3. Gunakan waktu sebaik mungkin, prioritaskan tugas-tugas yang lebih penting untuk dikerjakan

Selesaikan satu tugas dulu

Selesaikan satu tugas dulu via http://www.magbloom.com

Jika kamu memiliki banyak tenaga untuk memikirkan sesuatu, maka gunakanlah untuk mengerjakan tugas-tugas yang masuk prioritas utama yang harus dikerjakan hari itu juga. Coba paksakan dirimu untuk menyelesaikannya dan tetap fokus kepada satu tugas itu sampai tugasnya selesai. Jangan dulu berpaling kepada tugas-tugas yang lain apabila satu tugas tersebut belum terselesaikan.

Advertisement

Apabila kamu menggunakan tenaga dan pikiranmu untuk menyelesaikan satu tugas, maka kamu akan memiliki sisa tenaga untuk menyelesaikan tugas-tugas yang lain. Intinya jangan paksakan dirimu mengerjakan semua tugas dalam satu waktu, karena akan sulit apabila pikiran dan tenaga dipaksakan untuk mengerjakan dan memikirkan tugas secara bersamaan.

4. Biasakan selalu bangun tidur lebih awal, karena pikiran lebih segar saat pagi hari

Selalu bangun lebih awal di pagi hari

Selalu bangun lebih awal di pagi hari via https://hollyhocklife.org

Sudah bukan rahasia lagi para pengusaha yang sukses memiliki kebiasaan produktif di hidupnya, salah satu kebiasaan yang bisa kita contoh adalah dengan bangun tidur lebih awal di pagi hari. Pada saat pagi hari, pikiran kita selalu terasa lebih fresh sehingga bisa kita manfaatkan untuk memikirkan rencana-rencana yang ingin kita kerjakan pada hari itu juga.

Ketika kamu mulai mengerjakan beberapa tugas harian saat setelah bangun pagi dengan pikiran yang jernih, maka kamu bisa menyelesaikan tugas-tugasmu di saat orang-orang masih nyaman dengan kasurnya. Ibarat sebuah perlombaan lari, kamu sudah mencuri start duluan di saat orang-orang masih sibuk dengan sepatunya dan lain-lain. Lalu yang menang duluan? Ya sudah pasti orang yang start duluan atau orang-orang yang melakukannya lebih dulu dibandingkan orang lain yang belum melakukannya.

5. Belajarlah dari orang yang sudah sukses, amati dan tiru kebiasaannya, lalu terapkan di kehidupanmu

Belajarlah dari orang yang produktif

Belajarlah dari orang yang produktif via http://www.mirror.co.uk

Kamu bisa mempelajari kebiasaan orang-orang yang memiliki kesibukan yang produktif, bisa kamu mengamatinya lalu setelah itu menirunya sehingga bisa kamu praktikkan di kehidupanmu. Cara termudahnya adalah kamu hanya perlu menanyakannya secara langsung kepada orang yang ingin kamu tiru kebiasaannya.

Kamu juga bisa membeli beberapa buku dengan topik produktivitas, di sana ada banyak tips-tips untuk produktif yang langsung ditulis oleh penulisnya sendiri. Pastikan buku yang kamu beli adalah penulis yang benar-benar produktif dan terbukti benar-benar sudah sukses di bidangnya.

Nah, jadi itu tadi beberapa cara untukmu bisa memiliki kesibukan yang produktif, jadi bukan cuma asal sibuk namun sibuk yang benar-benar menghasilkan dan positif. Ingat, produktif itu bisa diciptakan asalkan ada kemauan dan motivasi.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya