Bukan Sembarang Mainan, 5 Jenis Mainan Open-Ended Ini Bisa Asah Kreativitas Si Kecil

5 Jenis Mainan Open Ended yang Bermanfaat Bagi Si Kecil

Orang tua kerap kali memberikan banyak mainan untuk mendukung tumbuh kembang si kecil. Namun ternyata ada jenis mainan mainan yang bisa dimainkan dengan lebih dari satu cara dan dikreasikan menjadi hal-hal menarik untuk mengasah kreativitas si kecil. Open-ended toys atau mainan open-ended adalah jawabannya.

Mainan open-ended seringkali dideskripsikan sebagai 90% anak dan 10% mainan. Mengapa demikian? Karena mainan open-ended bisa dimainkan dengan berbagai cara tergantung kreativitas si kecil. Contohnya, jika memberikan mainan open-ended yang sama kepada 10 anak, maka ke sepuluh anak tadi bisa memainkannya dengan cara yang berbeda-beda.

Yang menarik juga, mainan open-ended biasanya panjang umur (awet) karena bentuknya sederhana sehingga tidak membutuhkan perawatan yang ekstra. Namun demikian karena bisa dimainkan dari usia toddler hingga pra remaja, ada baiknya untuk memilih mainan open-ended yang berkualitas bagus.

Berikut ini ada 5 jenis mainan open-ended yang bisa asah kreativitas si kecil:

Advertisement

1. Lego

Lego adalah salah satu contoh open ended toys

Lego adalah salah satu contoh open ended toys via https://unsplash.com

Untuk mendukung perkembangan otak si kecil, penting bagi orang tua memberikan aktivitas permainan yang membantu perkembangan otak, meningkatkan koordinasi mata dan tangan, mengajak anak untuk belajar berpikir atau mencari solusi, dan juga berkreasi dengan bebas. Lego adalah salah satu mainan open-ended yang bisa jadi solusinya.

Dengan mengkreasikan lego, anak-anak umumnya akan belajar meningkatkan rentang konsentrasi menjadi lebih lama karena otak anak bekerja secara aktif bukan hanya secara pasif seperti saat screen-time.

Advertisement

2. Animals figurine (patung miniatur hewan)

Animals figurine / patung miniatur hewan juga bisa dimainkan dengan berbagai cara kreatif

Animals figurine / patung miniatur hewan juga bisa dimainkan dengan berbagai cara kreatif via https://www.pexels.com

Animals figurine juga merupakan salah satu mainan open-ended yang mudah dijumpai dengan harga terjangkau. Anak-anak tergerak untuk menggunakan kreativitas dan imajinasi mereka saat bermain, contohnya mereka bisa menggunakan animals figurine untuk pretend play dalam sebuah peternakan.

Dengan bermain animals figurine anak-anak juga bisa belajar banyak kosakata baru, seperti belajar nama-nama hewan, mengetahui makanan masing-masing hewan, dan mencari tahu habitatnya. Selain itu anak-anak cenderung itu belajar merawat dan mengasihi makhluk hidup lainnya.

Bermain animals figurine juga bisa dikreasikan dengan air, pasir, ataupun play dough.

Advertisement

3. Play dough

Play dough membantu anak berkreasi dalam bermain

Play dough membantu anak berkreasi dalam bermain via https://unsplash.com

Mainan open-ended yang satu ini bahkan bisa dibuat home made bersama si kecil di rumah. Bermain play dough memiliki banyak sekali manfaat untuk si kecil. Selain mempelajari tekstur baru, si kecil bisa belajar menguatkan otot-otot tangannya untuk membuat kreasi play dough sesuai imajinasinya. Ini penting untuk persiapan kemampuan menulisnya.

Selain berwarna-warni, play dough juga bisa juga menjadi bahan pretend play saat masak-masakan atau membuat bentuk hewan. Bermain play dough juga melatih konsentrasi dan kesabaran anak. Banyak terapis anak-anak yang menyarankan mengajak anak bermain play dough untuk melatih anak mengelola emosinya.

4. Balok

Balok adalah salah satu contoh mainan open-ended

Balok adalah salah satu contoh mainan open-ended via https://unsplash.com

Balok kayu juga merupakan mainan konvensional yang masih menjadi favorit dalam jenis mainan open-ended. Dengan balok anak-anak bisa berimajinasi membangun bermacam-macam hal seperti rumah, istana, kolam renang, bahkan kendaraan.

Selain itu anak-anak juga bisa belajar mengenal bentuk dan warna, bahkan bisa menjadi fondasi belajar matematika dasar. Tanpa sadar anak belajar mengira-ngira, menentukan panjang dan tinggi, simetris dan juga mengukur.

5. Pasir Kinetik

Pasir kinetik adalah mainan sensori yang juga termasuk kategori mainan open-ended

Pasir kinetik adalah mainan sensori yang juga termasuk kategori mainan open-ended via https://www.pexels.com

Mainan sensori ini ternyata juga masuk dalam jenis mainan open-ended. Selain sangat bermanfaat dalam mendukung perkembangan fisik terutama keterampilan motorik halus, pasir kinetk juga mendukung perkembangan sosial emosional anak, karena umumnya anak merasa tenang dan santai saat memegang pasir.

Pasir kinetik bisa dimainkan dengan berbagai cetakan, bisa digunakan untuk bermain mencari harta karun dengan cara memendamnya lalu mencarinya, bisa dimainkan dengan truk mainan, bisa juga digunakan untuk berlatih menanam sesuatu, atau bahkan bisa menjadi media bermain animals figurine.

Otak anak dirancang untuk terus belajar, mencari tahu, menemukan, dan menciptakan. Dengan memberikan stimulasi berupa mainan open ended, otak akan berkembang karena terus diajak berpikir untuk menemukan solusi. Mainan open-ended bisa menjadi solusi mainan edukatif yang tidak membosankan dan juga bisa melatih anak untuk bermain mandiri.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Menulis karena hobi. Menulis karena ingin berbagi.

CLOSE