5 Cemilan yang Wajib Ada di Hari Raya Imlek

Selain memiliki arti tahun baru, Tahun Baru Imlek juga memiliki makna menyambut musim semi yang berkaitan dengan kemakmuran.

Hari Raya Imlek merupakan hari raya terpenting dalam masyarakat Tionghoa yang dirayakan mulai dari hari pertama di bulan pertama dalam penanggalan China yang tahun ini jatuh di tanggal 25 Januari 2020 dan berakhir pada 15 hari setelahnya yaitu perayaan Cap Go Meh. Berdasarkan kalender penanggalan China, Tahun Baru Imlek ini merupakan tahun tikus logam jantan. Perayaan yang erat sekali dengan nuansa warna merah ini menjadi hari yang sangat ditunggu oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Selain memiliki arti tahun baru, Tahun Baru Imlek juga memiliki makna menyambut musim semi yang berkaitan dengan kemakmuran.

Dalam perayaan ini, ada serangkaian ritual dan juga adat yang menjadi turun temurun dalam masyarakat Tionghoa seperti sembahyang untuk menghormati para leluhur. Sama seperti hari raya lebaran, dalam perayaan hari raya Imlek juga menjadi ajang silaturahmi keluarga dan kerabat serta kuliner khas masyarakat Tionghoa. Selain makanan berat, tentu saja juga ada beberapa cemilan khas dan berikut kue-kue yang wajib ada di perayaan Imlek di tahun 2020 ini.

Advertisement

1. Kue keranjang

Kue Keranjang

Kue Keranjang via http://cdn2.tstatic.net

Kue yang terbuat dari tepung, ketan, dan gula serta mempunyai tekstur yang lembek ini sama seperti kue dodol yang kita kenal. Kue ini merupakan kue khas dan wajib pada perayaan Imlek. Kue yang memiliki nama asli Nian Gao atau Ni-Kwe mempunyai cerita sejarah di negeri Tirai Bambu. Kata Nian sendiri memiliki arti “tahun” dan Gao berarti “kue” dan juga terdengar seperti kata “tinggi”. 

Oleh sebab itu, kue keranjang sering disusun bertingkat. Makin tinggi kue yang disusun, semakin mengecil ukuran kuenya. Hal ini memberikan makna peningkatan dalam hal rezeki ataupun kemakmuran. Pada zaman dahulu banyak atau tingginya kue keranjang yang disusun menandakan kemakmuran dari keluarga pemilik rumah.

Advertisement

2. Kue lapis legit

Kue Lapis Legit

Kue Lapis Legit via https://selerasa.com

Pada tahun baru Imlek, biasanya orang-orang mengkonsumsi kue ini sebagai lambang menuju kesuksesan di tahun yang baru. Sama seperti bentuk dari kuenya yang berlapis-lapis, kue ini dilambangkan dengan datangnya rezeki yang juga berlapis-lapis. Setiap lapisan kue dianggap sebagai langkah demi langkah perjalanan hidup.

Meskipun terkadang terasa sulit dan membutuhkan waktu cukup lama, tapi kue yang dihasilkan akan terasa enak. Ini merupakan perumpamaan hidup yang mengilustrasikan setiap ada usaha pasti ada hasilnya.

3. Kue nastar

Kue nastar

Kue nastar via https://cdns.klimg.com

Kue nastar juga merupakan kue yang wajib disajikan tidak hanya pada hari raya lebaran, namun juga pada Tahun Baru Imlek. Alasan utamanya dikarenakan kue nastar sendiri memiliki arti dalam Bahasa Hokkien “Ong Lai“ yang artinya buah pir emas. Selain itu, kue yang terbuat dari tepung terigu ini juga memiliki arti kemakmuran, rezeki, dan keberuntungan akan datang kemari. Serta warna emasnya dan rasa manis serta lembutnya isi nanas melambangkan rezeki yang baik dan berlimpah.

Advertisement

4. Manisan segi delapan

Manisan Segi Delapan

Manisan Segi Delapan via https://cdn2.tstatic.net

Manisan segi delapan juga seringkali disebut sebagai tray of happiness yang memiliki arti keberuntungan. Sesuai dengan namanya, di dalam kotak ini terdapat 8 jenis manisan maupun kue yang memiliki arti yang berbeda-beda. Misalnya leci melambangkan kekuatan dan melon yang melambangkan kesehatan. Namun kotak ini tidak hanya diisi dengan manisan ataupun kue khas Imlek, biasanya kebanyakan orang menggantinya dengan cemilan biasa seperti coklat maupun permen.

5. Jeruk

Buah yang sangat mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau di Indonesia ini juga menjadi cemilan wajib bagi masyarakat Tionghoa ketika ingin merayakan tahun baru Imlek. Jeruk memiliki makna membawa kemakmuran serta harta yang melimpah. Karena jeruk memiliki warna orange yang mirip dengan emas dengan bentuk bulat yang berarti penuh ini sangat disukai oleh masyarakat Tionghoa karena dianggap bisa membawa keberuntungan.

Kelima cemilan diatas merupakan menu yang wajib ada dalam setiap perayaan hari raya Imlek. Walaupun berbentuk simpel seperti buah Jeruk pun memiliki makna di baliknya. Bahkan kue – kue diatas juga bisa dibuat sendiri bersama keluarga dan juga kerabat agar mempererat hubungan kebersamaan dan juga kasih sayang. Semoga di tahun baru Imlek ini dapat memberikan berkah bukan hanya masyarakat Tionghoa, namun juga seluruh masyarakat Indonesia. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE