#DestinasiHipwee-5 Tempat Wisata Seru di Kota Banda Aceh, Kota Ujung Barat Indonesia yang Mempesona

Jalan-jalan ke Kota Banda Aceh

Banda Aceh, ibu kota provinsi Aceh tak hanya terkenal dengan wisata religinya. Ada banyak sekali tempat wisata yang bisa dieksplorasi. Daerah yang terletak di ujung barat Indonesia ini memiliki pesona yang menakjubkan.

Banda Aceh adalah pusatnya perkotaan di Aceh yang terkenal dengan julukan Serambi Mekkah. Ada banyak pantai yang menawan, kuliner yang enak, dan banyaknya tempat untuk berburu oleh-oleh. Nggak heran banyak wisatawan terutama yang datang dari negeri Jiran candu untuk berlibur ke sini. Berikut 5 tempat wisata seru di Banda Aceh yang bisa dikunjungi, yaitu : 

Advertisement

1. Museum Tsunami

Photo by @dittopercussion on instagram

Photo by @dittopercussion on instagram via https://www.instagram.com

Bencana tsunami yang melanda Aceh di tahun 2004 silam membuat pemerintah membangun museum untuk mengenang kejadian tersebut. Museum ini menyimpan bukti kedahsyatan tsunami. Tiket masuk ke museum ini hanya 3 ribu rupiah. 

Museum ini juga terletak di tengah kota sehingga, mudah diakses. Dari luar bangunan ini tampak seperti kapal. Salah satu tempat yang sangat fenomenal di dalamnya adalah adanya lorong sempit dengan air terjun dan mengeluarkan suara gemuruh di kedua sisinya. Lorong ini diberi nama lorong tsunami. Berjalan di lorong ini membuat kamu dapat merasakan seakan-akan berada di dalam gelombang tsunami kala itu. 

Advertisement

2. Mesjid Raya Baiturrahman

Photo by @novian_altelucav on instagram

Photo by @novian_altelucav on instagram via https://www.instagram.com

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke kota Banda Aceh tidak mengunjungi mesjid Raya Baiturrahman. Mesjid ini menjadi saksi sejarah masyarakat Aceh sejak masa lampau hingga sekarang. 

Mesjid ini merupakan salah satu mesjid terindah di Indonesia. Mesjid ini memiliki halaman yang luas serta 4 menara dengan 1 menara induk. Di halaman mesjid terdapat payung yang mirip dengan mesjid Nabawi serta adanya kolam dengan air mancur. 

3. Kawasan Peunayong

Advertisement
Photo by @mustaqimtaqim672 on instagram

Photo by @mustaqimtaqim672 on instagram via https://www.instagram.com

Siapa bilang di Aceh tidak ada China town? Di Banda Aceh ada kawasan pecinan yang cukup terkenal. Kawasan tersebut diberi nama dengan Peunayong, dimana mayoritas penduduknya adalah etnis tionghoa beragama non muslim. Ada gereja dan vihara berdiri di kawasan ini.

Di kawasan ini kamu bisa membeli oleh-oleh khas Aceh serta mencicipi kuliner Aceh yang beraneka ragam, salah satunya sate matang yang terkenal enak. Kamu juga bisa melihat bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda yang masih terawat hingga sekarang

4. Museum PLTD Apung

Photo by @astinyolla on instagram

Photo by @astinyolla on instagram via https://www.instagram.com

Satu lagi bukti kedahsyatan tsunami di tahun 2004 adalah museum PLTD Apung. PLTD Apung sendiri adalah kapal generator listrik yang saat itu sedang ada di laut. Saat tsunami kapal tersebut terseret hingga ke tengah kota dan dibeli oleh pemerintah daerah sebagai monumen pengingat akan dashyatnya tsunami. 

Kamu akan melihat puing-puing tsunami yang dibiarkan ada di samping kapal. Di atas kapal seberat 2.600 ton ini, kamu juga dapat melihat pegunungan bukit barisan. 

5. Pantai Ulee Lheue

Photo by @mughniemuhammad on instagram

Photo by @mughniemuhammad on instagram via https://www.instagram.com

Ingin menikmati senja sejenak di pusat kota? Eits, tak jauh dari museum PLTD Apung ada pantai Ulee Lheue. Pantai ini hanya berjarak kurang lebih 30 menit dari pusat kota Banda Aceh. Kamu bisa melihat indahnya matahari terbenam dan hamparan laut yang tenang. 

Gimana? Sudah tertarik untuk berkunjung ke kota Banda Aceh? Eits, tahan dulu ya karena angka positif covid-19 masih tinggi. Kamu bisa membaca rekomendasi tempat wisata di #DestinasiHipwee sembari menunggu pandemi selesai. Tetap patuhi protokol kesehatan agar pandemi ini berakhir. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE