#DiIndonesiaAja-Kepingan Surga di Aceh yang Ku Temukan kala Hatiku Patah

Wisata di Aceh

Patah hati memang sungguh menyiksa diri, sebagian besar orang mengalaminya dan berbagai cara dilakukan untuk menyembuhkan diri dari rasa sakit yang ditimbulkan. Ada yang mengobati patah hati dengan mengurung diri, log out semua media sosial, wisata kuliner dan ada yang memilih untuk angkat koper/ranselnya untuk menjelajah dunia sekelilingnya. Yang ternyata, bagiku, berkelana ke tempat baru adalah “obat” yang tepat untuk memulihkan diri.

 

Ini kisahku, kisah perjalanan dari seorang yang (saat itu) sedang patah hati.

Advertisement

1. Mesjid Raya Baiturrahman

dok pribadi

dok pribadi via http://instagram.com

Kemegahan Rumah Ibadah ikonik ini bukan hanya membuatku berdecak kagum. Tapi juga, membuatku dapat dengan mudah mengadukan perasaanku saat itu, Kepada Sang Maha Mendengar. 

2. Puncak gunung Geurutee, Aceh Jaya

dok pribadi

dok pribadi via http://fb.com

Menempuh perjalanan sekitar 3 jam berkendara dari Kota Banda Aceh, akhirnya tibalah aku di puncak Gunung Geurutee.  Untuk menikmati pemandangan menarik ini, kita hanya perlu duduk di saung yang tersedia. Pemandangan laut yang indah ditemani mie rebus dengan bumbu khas Aceh.. Mana ingat jika sedang patah hati.. hehehehe

Advertisement

3. Pantai Lampuuk

dok pribadi

dok pribadi via http://fb.com

Setelah menikmati pemandangan laut dari atas, saatnya menikmati pemandangan laut secara langsung. Pantai Lampuuk ini juara banget sih indahnya. Pasir putih dengan pemandangan gunung. Menikmati pemandangan laut ditambah menyantap kerapu bakar. Maka nikmat mana yang akan kau dustakan?

eh.. tapi kok ada yang lagi foto prewed ya… hmmm sabar.. sabar….

4. Taman Blang Padang

Advertisement
dok pribadi

dok pribadi via http://fb.com

Sebenarnya, taman ini tidak begitu berbeda dengan taman pada umumnya. Namun, yang menjadikannya istimewa, di taman ini terdapat “monument of gratitude” atau monumen-monumen ucapan terima kasih Indonesia kepada negara-negara yang membantu Aceh untuk bangkit dari tragedi Tsunami 2004.

Bukankah sepahit apapun hidup harus kita syukuri?

5. Bonus : Awan berbentuk Hati

dok pribadi

dok pribadi via http://fb.com

Puas menjelajah Aceh, saatnya kembali ke kota dengan hati yang terbuka, ya kan? Awan berbentuk hati ini aku temukan saat perjalanan dari Ujong Batee menuju Bandara Sultan Iskandar Muda. Lokasi persisnya aku tidak begitu ingat. Namun awan berbentuk hati ini, cukup membuatku tersenyum dan benar-benar melengkapi perjalananku.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Bir dil asla yeterli değildir

CLOSE