#DiIndonesiaAja – Kenalan sama Pantai Tangsi, Pantai Pasir Pink di NTB yang Memesona

Pink Beach Lombok

Siapa yang baru ngeh, kalau ternyata di Indonesia juga ada pantai yang berwarna pink? Tentu aja Indonesia punya pantai yang ramai disebut pink beach, selain sebagai salah satu keunikan yang Indonesia punya pantai ini juga mempunyai pemandangan memesona yang bikin feeds Instagrammu makin estetik. 

Nah, biar feeds Instagrammu makin oke sekaligus makin mengenal Indonesia, yuk kita kupas bareng-bareng keunikan apa aja yang dimiliki pantai ini. Benar nggak sih pantainya berwarna pink

 

Advertisement

1. Pink Beach hanya julukan. Pantai ini bernama Pantai Tangsi

Pantai Pink, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (Instagram/@dimasfqih_) | Image from suara.com

Pantai Pink, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (Instagram/@dimasfqih_) | Image from suara.com via https://yoursay.suara.com

Ternyata, nama pantai yang selalu disebut sebagai Pink Beach ini bukanlah nama aslinya, melainkan itu hanya nama panggilan karena pantai ini memiliki pasir yang berwarna pink. Nama asli dari pantai ini sendiri adalah Pantai Tangsi. Namanya ini sudah dikenal dari zaman keberadaan Jepang.

Pantai yang terletak di desa Sekaroh, kecamatan Jerowaru, kabupaten Lombok Timur ini benar-benar murni keberadaannya berwarna pink, lho! Warna pink yang berasal dari pantai ini sebenarnya sama seperti pasir pantai pada umumnya tetapi bercampur dengan adanya serpihan karang yang berwarna merah muda mengakibatkan warna pantai ini berubah menjadi pink. Apalagi biasan cahaya sinar matahari dan terpaan air laut membuat warna ikonik dari pantai ini muncul dengan cantiknya. 

Advertisement

Pantai ini juga dipercantik karena adanya bukit yang mengelilingi pantai tersebut. Di sisi kiri pantai terdapat hamparan rumput laut yang membuat pantai ini makin elok dilihat. Apalagi jika dilihat dari atas bukit yang mengelilingi pantai tersebut, wah makin kece deh buat Instastorymu nih!

2. Di pantai ini kamu bisa melepas penat setelah berbulan-bulan bekerja tanpa jeda

Keunikan dari Pantai Tangsi | Image from jejakpiknik.com / (Instagram/@twidiaaa_)

Keunikan dari Pantai Tangsi | Image from jejakpiknik.com / (Instagram/@twidiaaa_) via https://jejakpiknik.com

Pantai ini juga sangat cocok untuk kamu yang sudah suntuk sama kerjaan, karena gelombang bunyi air lautnya bisa kamu manfaatkan untuk melepas stress. Nah, Pantai Tangsi cocok buat kamu yang mau ngelakuin audio terapi untuk melepas stres.

Ketenangan pantai ini dan suara ombak yang pelan dijamin bisa membuat kalian melepas stres. Sambil mendengar semilir air laut, kalian bisa bersantai nih, di gazebo yang terletak di atas tanjung pulau tersebut. 

Advertisement

3. Airnya yang tenang, sangat bersahabat untuk destinasi wisata keluarga

Snorkeling | Image from superadventure.co.id / credit photo: marlionllc.com

Snorkeling | Image from superadventure.co.id / credit photo: marlionllc.com via https://www.superadventure.co.id

Selain melepas stress pantai ini pas dijadikan sebagai list liburan keluarga, apalagi untuk keluarga muda nih. Karena gelombang air Pantai Tangsi sangatlah kecil jadi cocok sekali digunakan untuk berenang.Tenang aja, pasti aman buat anak-anak kecil yang juga mau berenang. Selain berenang, buat kalian pencinta ikan, Pantai Tangsi cocok banget buat dijadikan tempat snorkeling. Jangan lupa buat bawa perlengkapan snorkeling sendiri ya, karena di pantai tersebut tidak disewakan alat snorkeling.

Kalian yang suka sunbathing gak perlu risau, karena pantai ini cocok banget dengan viewnya yang aesthetic jadi bikin kalian ga bosen untuk lama-lama sunbathing. Tempatnya yang juga Instagramable, bisa kalian gunakan sebagai spot foto yang Instagramable apalagi dengan ala-ala candid jalan dipinggiran pantai, dijamin feeds kamu makin kece abis!

Sekalian untuk menambah pengetahuan, kalian bisa menyewa kapal nelayan untuk mengelilingi pulau-pulau kecil dan mengunjungi tempat goa peninggalan Jepang.

4. Perjalanan menuju Pantai Tangsi ini nggak kalah keren. Bikin kamu nggak bosen sepanjang perjalanan

Pink Beach Lombok | pinterest.com

Pink Beach Lombok | pinterest.com via https://id.pinterest.com

Butuh waktu yang lumayan lama untuk menuju ke pantai pink ini. Tapi tenang, perjalanan kalian nggak akan terasa lama karena pemandangan sepanjang jalan yang nggak kalah kerennya. 

Untuk menuju ke Pantai Tangsi, kalian bisa melalui 2 pilihan. Yang pertama, melewati rute dari kota Mataram ke Pantai Tanjung Ringit karena tempatnya yang berdekatan. Jalanan yang kurang bagus bisa memakan waktu selama kurang lebih 2 jam. Atau kalian bisa menggunakan jalur laut. Dari Tanjung Luar, kalian bisa langsung naik perahu perjalanan dengan jalur laut ini memakan waktu kurang lebih 1 jam tetapi di perjalanan kalian bisa berhenti di pantai-pantai lain seperti Pulau Pasir, Pantai Pink 2, Gili Petelu, Pantai Pink 1 dan juga Pantai Semangkok. 

Pantai Tangsi ini tidak memiliki tempat area tempat penginapan. Jadi kalian bisa langsung kembali ke penginapan pada waktu sudah petang.

5. Karena spotnya yang cantik, pantai pink ini cocok sebagai tempat prewedding

Adhi & Dana Prewedding | Image from http://blog.gusdephotography.com/

Adhi & Dana Prewedding | Image from http://blog.gusdephotography.com/ via http://blog.gusdephotography.com

Kalian butuh spot foto untuk prewedding? Pantai Tangsi nggak kalah kerennya. Karena uniknya warna pasir pantainya ditambah pemandangannya yang juga bikin aesthetic, nggak bakal bikin kalian nyesel, deh untuk cobain tempat wisata ini untuk foto-foto. 

Apalagi, kalian yang punya hobi untuk fotografi juga, pas banget. Karena air lautnya yang masih biru, menambah nilai plus banget, nihJadi, nggak perlu khawatir lagi!

Nah, bagaimana? Kece banget kan Pantai Tangsi ini? Buat kalian yang mau kunjungi pantai pink ini kalian hanya mengeluarkan biaya transportasi naik perahu jika kalian ingin naik perahu dan biaya masuk ke pantai sebesar Rp.10 ribu per orang. Perlu diingat, nih kalian bisa mengunjungi pantai ini setelah pandemi saja. Tetap ingat protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE