#DitemaniHipwee; Surat Terbuka Dariku yang Bersyukur Bisa Mengenal dan Menjadi Partner Menulismu

Terima kasih, telah membuat hidupku lebih berarti

Pada tanggal 17 April 2020 nanti, engkau akan berulang tahun yang ke 6. Tentunya, momen ini tidak akan aku lewatkan begitu saja tanpa adanya ucapan beserta doa kepadamu Hipwee, dan team hebat yang ada di balik layar. Untuk itu, aku ucapkan selamat ulang tahun kepadamu. Semoga kedepannya, banyak yang menjadi partner menulismu dan pembaca ceritamu makin membludak.

Selain ucapan dan juga doa, ada hal lain yang ingin aku sampaikan kepadamu, melalui surat terbuka ini. Aku harap, engkau membacanya dalam keadaan santai, tenang dan mood yang menyenangkan. Agar kelak, surat terbuka ini bisa sampai ke dalam lubuk hatimu dan membekas diingatan.

Dear Hipwee…
Terima kasih sudah menjadi partner menulisku dalam menuangkan berbagai macam tulisan yang ada di dalam kepalaku.
Terima kasih sudah memberikan ruang terbuka bagi kami para penulis yang belum sejago Marchella FP untuk menciptakan artikel-artikel ciamik yang bisa dibaca oleh banyak orang.

Bagiku, engkau tak hanya sekedar platform menulis. Tapi, seperti sebuah ruang untukku bertumbuh setiap harinya, menciptakan artikel-artikel menarik, lucu, bermanfaat dan bisa dibaca oleh semua orang kapanpun dan dimanapun mereka berada.

Advertisement

1. Awal Aku Mengenal Hipwee

Awal aku mengenalmu

Awal aku mengenalmu via https://images.pexels.com

Jujur, jika engkau bertanya kapan aku mengenalmu, aku lupa! Kalau tidak salah, di waktu malam yang dingin ditemani dengan hujan dan secangkir teh tarik, aku iseng-iseng mencari ‘platform menulis populer’ di google. Lalu, mbah google memunculkan banyak jenis platform menulis.

Saat aku asik membaca dan melihat logo dari platform menulis yang populer di google pada waktu itu, entah mengapa aku tertarik pada logomu Hipwee. Ada energi positif dan semangat yang tinggi kulihat pada logomu. Apalagi, warna logomu sama seperti buah kesukaanku yaitu jeruk. Gak ada hubungannya sih sebenarnya, tapi dari kesamaan ini, rasa penasaranku semakin bertumbuh waktu itu dan langsung kucoba mendaftarkan akun baru dengan menggunakan email yang namanya cukup panjang.

Advertisement

Tulisan pertama kali aku menulis di Hipwee, judulnya masih belum tertata rapi seperti sekarang ini. Maklumlah, waktu itu aku hanya iseng. Tapi, saat kudapat email bahwasanya tulisan yang terbilang belum ada apa-apanya dibanding penulis Hipwee lainnya itu bisa terbit dan dishare orang-orang, ada kesenangan tersendiri yang aku rasakan.

Bahkan, ketika aku mendapat email tersebut, aku langsung mencari buku, pulpen dan menyiapkan hati untuk menuliskan tulisan baru. Alhasil, tulisan keduaku terbit di Hipwee dan setelahnya aku semakin rajin lagi menulis di Hipwee.

2. Pencapaian Bersama Hipwee

Advertisement
Pencapaian yang kudapat selama bersama Hipwee

Pencapaian yang kudapat selama bersama Hipwee via https://www.instagram.com

Selama aku menulis di Hipwee, ada beberapa pencapaian yang berhasil aku dapat dari lomba menulis yang diadakan oleh Hipwee.

Di bawah ini adalah tulisanku di Hipwee yang berhasil menarik hati editor Hipwee dan terpilih sebagai pemenang:

Lomba Menulis Beauty On Budget

Hari Ayah

Konon Katanya

Ketika aku berhasil terpilih sebagai pemenang, ada kepuasan tersendiri yang aku dapat. Yang artinya, tulisanku dinikmati dan disukai oleh banyak orang. Dan, setiap kali Hipwee mengadakan lomba menulis, aku selalu berusaha untuk ikut, dan memberikan yang terbaik dari tulisanku. Menang atau tidaknya itu adalah urusan kedua bagiku. Intinya, semakin sering aku mengikuti lomba menulis, ada ilmu baru yang bisa aku dapat.

3. Mendapat Banyak Jaringan Penulis di Berbagai Kota di Indonesia

Dapat teman baru yang hobinya sama-sama nulis

Dapat teman baru yang hobinya sama-sama nulis via https://web.facebook.com

Lewat Hipwee, aku bisa memiliki banyak jaringan penulis dari berbagai kota di Indonesia. Dan sampai hari ini, aku masih berkomunikasi baik dengan mereka untuk sekedar diskusi kepenulisan.

Lewat jaringan pertemanan yang kukenal di Hipwee, sudah mulai banyak tawaran menulis datang dan tentunya menambah pundi-pundi penghasilanku. Saat ini, selain menjadi Staff Administrasi di salah satu lembaga pelatihan teknik di Medan, aku juga memiliki pekerjaan sampingan sebagai freelance writer dan aku begitu menikmatinya.

4. Mendapat Apresiasi dari Keluarga dan Juga Sahabat

Mendapat apresiasi dari orang terdekat

Mendapat apresiasi dari orang terdekat via https://web.facebook.com

Hipwee, banyak kata yang ingin aku sampaikan kepadamu. Tapi aku tidak yakin, bahwa jari-jariku sanggup menuliskannya untukmu. Terlalu banyak kata yang ingin aku tuliskan, dan terlalu banyak rasa yang ingin aku utarakan tentang betapa bersyukurnya aku bisa mengenal dan menjadi partner menulismu.

Andai saja kita bisa bertemu, bertatap muka, ngopi sambil mengobrol tentang dunia kepenulisan, pastinya aku merasa sangat bahagia. Bahagia sekali rasanya jika bisa bertemu denganmu, partner menulisku yang telah membuatku sekeren ini di mata keluarga dan sahabatku. Karenamu, banyak apresiasi yang kudapat dan banyak cinta yang kuterima.

Terima kasih, telah membuat hidupku lebih berarti.
Terima kasih, sudah mau menerima tulisanku, memperbaikinya menjadi lebih baik, dan membantunya agar bisa dinikmati oleh semua orang.

5. Setia Menemani Dari Nol

Terimakasih telah setia menemaniku

Terimakasih telah setia menemaniku via https://web.facebook.com

Menemani seseorang dalam proses menuju impian mulai dari nol itu jarang sekali kita temukan. Tapi untungnya, aku bisa mengenalmu Hipwee.

Terima kasih, telah setia menemaniku dari nol hingga bisa sampai ke titik ini. Titik dimana, banyak hal yang luar biasa yang aku dapat selama menjadi partner menulismu. Ini benar-benar pengalaman dan momen berharga sekali bagiku.

Jika dulu aku tak mengenalmu, mungkin aku tetap menjadi wanita biasa yang tak berarti apa-apa setelah kematian menjemputku. Tak ada keabadian yang aku tinggalkan, dan tak ada kata-kata berarti yang bisa aku wariskan kepada generasi mendatang.

Namun, ketika aku mengenal dan menjadi partnermu, semua itu berubah. Aku sangat bersyukur karena Tuhan mempertemukanku denganmu.

Terima kasih ya, untuk segala hal yang telah engkau berikan kepadaku, dan untuk segala momen yang sudah kita lewati bersama. Tetaplah bersamaku, sampai nanti aku tak mampu lagi menulis sesuatu yang baru bersamamu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Suka menulis, suka travelling, sama suka makan. Kalau suka kamu, emang boleh?

CLOSE