Etika dan Tata Cara Menghubungi Dosen yang Baik dan Benar, Mahasiswa Baru Wajib Tahu!

Etika merupakan bagian penting dalam hidup

Jika saat masih menjadi siswa kita diajar oleh guru, berbeda halnya ketika kita menjadi mahasiswa, sebutan pengajarnya adalah dosen. Karena umur yang semakin dewasa, seorang mahasiswa harus dituntut untuk memiliki etika dan perilaku yang baik, semua kebiasaan buruk saat sma dulu harus ditinggalkan, termasuk dalam komunikasi, baik secara tatap muka maupun melalui chat.

Apabila kamu adalah mahasiswa baru, maka berarti perlu membaca artikel ini agar mengetahui tentang etika dan tata cara menghubungi dosen yang baik dan benar. Yuk langsung lihat bersama !

Advertisement

1. Salam

Foto oleh Keira Burton dari Pexels

Foto oleh Keira Burton dari Pexels via https://www.pexels.com

Dalam memulai percakapan dengan dosen selalu awali dengan mengucapkan salam terlebih dahulu. Ingat ! Kamu sedang berhadapan dengan dosen, bukan teman atau sahabatmu ! Jangan menggunakan kata awalan seperti p, ping, pak/bu, woi,dll.

Contohlah seperti ini Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, selamat pagi bapak/ibu.

Advertisement

2. Menggunakan kata permohonan maaf

Foto oleh Brett Jordan dari Pexels

Foto oleh Brett Jordan dari Pexels via https://www.pexels.com

Setelah mengucapkan salam, selanjutnya yaitu menggunakan kata permohonan maaf. Maksud kata permohonan maaf ini merujuk pada waktu.

Contohnya seperti ini Maaf mengganggu waktunya bapak/ibu.

Mengapa ini harus dilakukan ? Karena kita belum mengetahui saat menghubungi dosen, apakah dosen tersebut sedang sibuk atau tidak.

Advertisement

3. Perkenalan diri

Foto oleh Charlotte May dari Pexels

Foto oleh Charlotte May dari Pexels via https://www.pexels.com

Dosen mengajar tidak hanya satu atau dua mahasiswa saja, tetapi ratusan bahkan ribuan mahasiswa, jadi tidak mungkin dosen akan hafal nama-nama mahasiswa yang diajar kecuali penanggung jawab suatu mata kuliah ataupun ketua kelas. Kamu sebagai mahasiswa harus maklum ya !

Contohnya Mohon izin memperkenalkan diri bapak/ibu, saya Budi dari prodi Pendidikan Jasmani dengan NIM 123456 angkatan 2021.

Contoh tersebut bisa dikembangkan lagi sesuai kebutuhan, misalnya ditambah dengan dari kelas….

4. Tujuan ngechat

Foto oleh Alex Green dari Pexels

Foto oleh Alex Green dari Pexels via https://www.pexels.com

Salam udah, perkenalan diri juga udah, selanjutnya apa dong ? Ini dia yang menjadi inti pesan yang ingin disampaikan kepada dosen yaitu tujuan mengechat. Saat menyampaikan maksud dan tujuan ngechat kepada dosen, gunakanlah bahasa yang singkat, padat, jelas, dan mudah dipahami.

Berikut contoh ucapan saat ingin menginformasikan ada mata kuliah di suatu kelas, Mohon izin menyampaikan bapak/ibu bahwa besok mulai jam 07.30 – 09.00 ada jadwal mata kuliah di kelas B, mohon untuk arahan selanjutnya bapak/ibu

5. Penutup

Foto oleh Anete Lusina dari Pexels

Foto oleh Anete Lusina dari Pexels via https://www.pexels.com

Seperti yang kamu ketahui, setiap ada pembuka pasti ada penutup. Sebenarnya simpel saja, tetapi tidak boleh disepelekan juga. Untuk menutup sebuah pesan chat dosen cukup menyampaikan salam dan ucapan terima kasih. Contohnya Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, terima kasih sebelumnya bapak/ibu

Dari beberapa poin tersebut jika digabungin menjadi seperti ini :

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, selamat pagi, maaf mengganggu waktunya bapak/ibu, mohon izin memperkenalkan diri, saya Budi dari prodi Pendidikan Jasmani dengan NIM 123456 angkatan 2021, mohon izin menyampaikan bahwa besok ada jadwal mata kuliah Akuatik jam 07.00-09.00, mohon untuk arahan selanjutnya bapak/ibu.

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, terima kasih sebelumnya bapak/ibu

Itulah tulisan mengenai etika dan tata cara menghubungi dosen yang baik dan benar. Semoga bermanfaat, mohon maaf jika banyak kesalahan, terima kasih !

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Saya merupakan seorang mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman jurusan Pendidikan Jasmani

CLOSE