Hahai kawula muda, pernah ngalami lagi happy pas berhasil lulus dan diwisuda setelah perjuangan panjang bertahun-tahun dan tiba-tiba ada yang komen, “Welcome to the jungle, jangan kelamaan happy-nya. Selamat datang di dunia nyata, dunia kejam para fresh graduate. Hahaha (sambil tertawa menyeringai).

Looks serem, tapi menurutku titik awal dalam memasuki dunia kerja yang nggak kalah penting adalah jeng jeng jeng... FINANCIAL PLANNING. Kenapa ini penting? Karena aku mengalaminya, jadi ketahuan tua deh xixixi.

Zaman now, apalagi zaman generasi Y sampe milenial ini gejolak darah muda, mudah bosan, dan keinginan kuat untuk mencari tantangan baru sangat tinggi a.k.a ga heran kalau fresh graduate akan sering pindah-pindah kerja alias menjadi kutu loncat. Mensiasati hal tersebut, agar kamu para fresh graduate yang baru mulai bekerja perlu banget mempersiapkan hal berikut ini :

1. Tentukan dua tujuan financial terpenting

Dana Darurat dan Dana Pensiun itu penting

Dana Darurat dan Dana Pensiun itu penting via http://google.com

Pastikan kamu mampu menyisihkan 10% untuk dua tujuan financial terpenting, yaitu dana darurat dan dana pensiun. Dana darurat untuk kaum lajang biasanya 4x pengeluaran bulanan, nah kan nggak mungkin langsung tercapai.

Makanya perlu dicicil (nggak cuma hutang yang bisa dicicil ya), misal 10% dari penghasilan net adalah Rp 400.000 (UMR 2018 di Jakarta sekitar 3.6jt) maka dapat dibagi dua Rp 250.000 ditabung untuk dana darurat dan Rp 150.000 daftar reksadana atau nyicil investasi Logam Mulia untuk dana pensiun.

Advertisement

Sebenarnya fungsi dana darurat apa sih? Kok dibilang terpenting. Nah, dana darurat itu penting kalau tiba-tiba kita di PHK jadi ga nyusahin orang lain. Buat makan mah masih bisa gitu.

2. Tentukan satu tujuan financial lain yang ga penting-penting amat

Ga harus tapi perlu agar tetap semangat

Ga harus tapi perlu agar tetap semangat via http://google.com

Maksudnya nggak penting-penting amat, tujuan financial ini sifatnya nggak harus tapi perlu. Pastinya kita mau dong senang-senang dengan gaji sendiri, misal nih kita pengen ganti gadget baru atau liburan ke kota impian gitu.

Nah ini saatnya menyisihkan sedikit penghasilan untuk itu, biar makin semangat kerjanya. Kalau kamu berhasil dalam perkara nggak penting, niscaya kamu akan mampu dalam perkara-perkara besar setelahnya.

3. No Hutang

Jauh-jauh dari HUTANG agar goal tercapai

Jauh-jauh dari HUTANG agar goal tercapai via http://google.com

Advertisement

Nggak lucu dong, masak baru terima gaji langsung ludes buat bayar hutang. Tapi mungkin beberapa dari kita mengalaminya, me too. Jadi waktu awal bekerja keluar kota berbekal “no money” menekatkan diri meminjam uang yang cukup untuk hidup sebulan kepada saudara.

Meminjam means harus dibayar meskipun dengan saudara pun orang tua sendiri. So, ini penting banget kita cukupkan dengan apa yang ada. Nggak boros dan tahu berapa kebutuhan hidup kita sebulan. Ini penting sebagai latihan kita bertanggung jawab dan mandiri meskipun sang penghutang mengikhlaskan.

Tipsnya biar nggak berat, mungkin bisa nego agar bisa nyicil tiap bulan, kan sama saudara sendiri asal jangan mengganggu cashflow orang aja ye. Hehehe…

4. Bersyukur selalu

Berbagi bikin happy

Berbagi bikin happy via http://google.com

Salah satu wujud syukur adalah dengan berbagi atau persembahan atau bersedekah. Sebagai umat beragama, ada yang mengatur besarnya persentase tersebut biasanya mulai 2,5% hingga 10%. Tanggung jawab akan keuangan penting bagi generasi muda agar tidak menggampangkan pekerjaan.

Bukan berarti berpindah-pindah kerja itu buruk, sepengalamanku cara cepat naik gaji adalah pindah kerja. Karena rata-rata kenaikan gaji dalam perusahaan berkisar antara 3% – 15% sedangkan minimal naik gaji karena pindah perusahaan 20% bahkan bisa double.

So, jangan tergiur berpindah ke perusahaan lain tanpa mempertimbangkan tanggung jawab keuangan pribadimu. Mulai dari sekarang nikmati pekerjaan tanpa takut ga punya uang. Sesungguhnya bukan seberapa banyak yang kamu terima, namun seberapa value yang kamu hasilkan dari seberapun pendapatanmu. Menjadi mandiri dan freedom dalam beruang itu menyenangkan guys.

5. Uang (bukan) segalanya

Uang bukan segalanya namun segalanya butuh uang

Uang bukan segalanya namun segalanya butuh uang via http://google.com

Back to basic, meskipun hampir segala sesuatu di dunia ini membutuhkan uang. Katakan kencing saja bayar (Kecuali kalau kamu numpang kencing di Bioskop di mall, udah wangi, bersih, gretong coy. Hehehe).

Namun sebagai fresh graduate harus banget memahami bahwa uang bukan segalanya, penting banget untuk bekerja sesuai passion dan berguna untuk orang lain serta bangsa dan negara. Rasanya itu lebih keren dari sekedar bergaji gesar tapi banyak tidak berdampak. Oke, semangat berkarya ya dan see you on TOP.

Advertisement