Tugas akhir merupakan tugas paling akhir dalam perkuliahan. Ya iyalah. Maksudnya, tugas ini yang akan menentukan lulus tidaknya kamu selama 4 tahun mengenyam bangku perkuliahan. Jadi tugas akhir ini paling bedalah dari tugas-tugas yang pernah kamu dapet selama kuliah.

Dalam tugas akhir ini entah kamu ngambil pengkajian atau penciptaan, kamu bakal dituntut mandiri. Mulai dari milih tema hingga metode, konsep, dan lain sebagainya kamu bakal ngerjain sendiri. Pusing-pusing dah tuh haha. Ya nggak sendiri banget juga sih, ada dosen pembimbing yang bakal ngarahin kamu dalam ngerjain tugas akhir.

At least, cuman ngarahin lho, selebihnya itu kamu yang mikirin. Hahaha, ya iyalah kan kamu yang TA, bukan dosenmu. Terkadang kamu bakal menemukan titik di mana kamu merasa tersesat dan nggak tau arah jalan pulang eh. Kamu bakal merasa putus asa banget dan gabut maksimal.

Kamu bakal nggak tahu ini TA mau diapain lagi, mau dibawa kemana, udah stuck gitu lho. Hahaha. Bersyukurlah kalo kamu udah sampai di tahap ini berarti kamu tau rasanya jadi pejuang TA. Kalo udah mendapat label pejuang TA tentunya kamu harus semakin semangat dong buat memperjuangkan TA-mu itu sampai selesai, iya kan?

Eits, jangan sampai depresi ya! Oke, berikut ini ada beberapa tips biar kamu yang lagi gabut TA jadi tambah semangat nih mengerjakannya.

Check it out!

1. Pilih topik yang dekat dengan hobi dan kesukaanmu

Nah, pemilihan topik adalah langkah awal yang sering dilupakan para pejuang TA. Dalam memilih topik, para pejuang TA sering berekspektasi tinggi tentang obyek yang diinginkan. Sah-sah saja memilih topik besar, tidak ada salahnya.

Namun alangkah lebih baiknya kamu memilih obyek TA yang sesuai atau dekat dengan hobi dan kesukaan kamu. Karena ini akan meminimalisir kesedihan yang mendalam ketika kamu tersesat. Ketika obyek yang kamu sukai dijadikan topik TA maka kamu akan senang mengerjakannya sehingga kamu tetap semangat walaupun gabut.

Advertisement

Misalnya, kamu suka hal-hal yang berbau Jejepangan nih, kamu boleh aja tuh bikin penelitian tentang kehidupan cosplayer atau apa kek asal didasari latar belakang dan rumusan masalah yang kuat lho ya. Jangan sampai kamu diketawain dosenmu karena ngambil topik TA atas dasar suka aja. Hahaha. Hindari hal itu, okay?

2. Cari literatur sebanyak-banyaknya

Hal berikutnya yang bisa mempermulus jalan TA-mu adalah bank data literatur yang banyak. Literatur yang banyak akan mempermudah kamu dalam mengolah data. Hal ini bisa mengurangi resiko gabut di tengah jalan TA.

Selama masa seminar proposal kamu bisa mencicil untuk mencari berbagai sumber literatur mulai dari buku, internet, dan media lain. Kamu bisa mulai membaca literatur-literatur tersebut masuk semester TA. Dengan begitu ketika masuk semester TA kamu sudah menguasai literatur-literatur tersebut.

3. Fokus pada rumusan masalah

Advertisement

Rumusan masalah menjadi kunci utama TA yang kamu kerjakan. Misalnya jika kamu mengambil skripsi, terkadang ketika sampai di tahap analisis muncul berbagai tema tak terduga. Tema tersebut terkadang agak menyimpang dari literatur.

Sehingga kamu akan kerepotan mengaitkannya dengan literatur yang ada. Kamu akan mencari literatur yang sesuai dengan tema tersebut namun terlalu jauh hubungannnya dari rumusan masalah. Hal ini sebaiknya kamu hindari karena kamu harus fokus pada rumusan masalah saja. Kamu tidak seharusnya berjalan terlalu jauh atau bahkan menyimpang dari rumusan masalah.

4. Jangan diliat doang, kerjain gih

Problem klasik yang sering terjadi pada pejuang TA berasal dari dalam dirinya sendiri. Terkadang kamu akan merasa stuck terus cuma melihat ketikan di layar laptop sambil merenungi nasib “Ini gimana cara menyelesaikannya, Ya Tuhan.” Iya.

Kamu cuma kebanyakan mikir saja tapi nggak gerak buat ngerjain. Kamu seharusnya nggak kayak gitu. Coba deh, corat-coret dikit di kertas tentang gimana ngerjainnya, atau langsung action di keyboard. Sebisa mungkin hindari pikiran-pikiran negatif itu, yakin aja, kamu bisa kok menyelesaikannnya. Dengan berpikir positif seperti itu kamu bakal secara refleks akan mengerjakan TA mu itu dengan semangat.

5. Rajin Konsultasi dengan Dosen Pembimbing

Kalo kamu rajin ketemu dosen minimal seminggu sekali dijamin deh TA mu bakal lancar. Makanya sebelumnya kamu harus berdoa biar dapet dosen pembimbing yang baik dan nggak ilang-ilangan karena sibuk.

Intensitas konsultasi seminggu sekali termasuk ideal untuk proses TA karena dosen bisa memantau progres TA-mu dengan mudah. Kalau pun kamu tersesat dalam mengerjakan TA-mu, dosen pembimbingmu bakal mengambil langkah untuk mengembalikanmu ke jalan yang benar.

Hayoloh…pilih konsultasi dosen pembimbing atau psikiater wkwkw. So, berbaik hatilah sama dosen pembimbingmu biar TA-mu lancar.

6. Atur Waktu

Siapa bilang TA itu bisa seenaknya mengatur waktu karena dikerjakan mandiri. Justru kamu harus pintar-pintar mengatur waktu agar bisa selesai tepat waktu. Misalnya ketika konsultasi dengan dosen kamu diberi waktu seminggu buat ngerjain bab 2, nah kamu harus ngebagi progres per-harinya dengan matang.

Bab 2 itu tentang literatur kan, nah hari 1-3 kamu cari datanya di sumber litaratur, kamu beri tanda tuh di tiap literatur. Trus sisa waktunya kamu pakai buat ngetik ulang sekaligus nyusun. Cukup sih sebenarnya waktu seminggu buat bikin bab 2 kalo kamu sebelumnya udah nyicil membaca literaturnya.

7. Olahraga

Duduk terus di depan layar laptop tentu akan membuat badanmu pegal. Badan yang pegal tentu saja akan menurunkan konsentrasimu dalam mengerjakan TA. Oleh sebab itu, kamu bisa melakukan olahraga ringan di dekat tempatmu bekerja.

Misalnya push up, back up, sit up bahkan kamu bisa nge-dance ringan untuk menambah mood sekaligus energi. Keringat yang keluar saat olahraga akan membuang aura negatif dalam dirimu dan akan memompa semangatmu.

8. Jalan-jalan

Ketika ke-gabutan-mu sudah mencapai batas maksimal, hal ini ditandai dengan kamu sudah malas untuk membuka laptop dan melihat garapan TA-mu. Kamu merasa sangat putus asa dan tiap saat dihantui kekhawatiran terhadap TA-mu.

Jika kamu merasakan tanda-tanda di atas, sudah saatnya kamu beristirahat sejenak. Kamu harus meninggalkan kamarmu dan pergi jalan-jalan sebentar. Misalnya jalan-jalan berkeliling kompleks rumah, hiruplah udara segar agar pikiranmu menjadi tenang.

Jika kasus ke-gabutan-mu lebih parah, maka kamu boleh saja kok travelling ke luar kota. Namun jangan lama-lama ya satu hari saja, dan pilih waktu yang tepat. Kamu bisa travelling ke luar kota saat habis konsultasi dengan dosen, dan kembali ke layar laptop besok paginya.

Tak masalah kamu kehilangan satu hari untuk mengerjakan TA asal energi dan semangatmu pulih sepenuhnya. Enam hari sisanya kamu akan merasakan semangat full kembali dan siap mengkonsultasikan progres selanjutnya ke dosenmu.

9. Serahkan Segalanya Kepada Sang Pencipta

Mengerjakan TA juga harus dibarengi dengan beribadah yang rajin kepada Sang Pencipta. Ingat kata pepatah “Manusia hanya bisa berusaha, Tuhanlah yang mengatur”. Maka ketika ke-gabut-an melandamu, perbanyaklah mengingat Tuhanmu dan mintalah pertolongan dari-Nya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya