Seperti yang kita tahu internet, smartphone, netizen, hoax bukan kata-kata yang asing lagi ditelinga kita apalagi di zaman sekarang ini terutama untuk para generasi millennial. Dengan adanya koneksi internet kita bisa melihat dunia melalui smartphone dengan sangat dekat, mudah dan cepat. Banyak hal yang dapat kita lihat dengan ribuan konten yang tersebar, berita, dan informasi baik dalam maupun luar negeri. Informasi edukasi, hiburan, dan lainnya  dapat dengan gampangnya teman-teman peroleh. Nah, yang menjadi masalahnya adalah nggak semua orang itu cerdas dalam menerima dan mananggapi informasi. Hal inilah yang nantinya menjadi dampak buruk ke masyarakat khususnya anak remaja. Banyak orang tua yang ngeluh kalau anaknya suka  nonton konten-konten yang berisi hal negatif, jadi penerima informasi-informasi hoax, dan menjadi pengikut akun-akun yang memuat konten negatif. Lalu, gimana sih, caranya menjadi netizen yang cerdas dan bijak? Berikut beberapa tips buat kalian untuk jadi netizen yang cerdas dan bijak:

1. Perhatikan sumber berita, apakah asli atau bukan

Photo by Kaboompics .com from Pexels

Photo by Kaboompics .com from Pexels via https://www.pexels.com

Hal pertama yang harus dilakukan saat menerima suatu informasi dimedia, kamu harus tahu sumber atau alamat situs beritanya. Sebab, banyak penyebar berita hoax yang membuat tampilan halaman berita tampak mirip dengan situs yang asli atau resmi.

2. Baca keseluruhan berita karena hal ini sangatlah penting

sumber berita

sumber berita via http://internetsehat.id

Advertisement

Jangan membaca berita hanya setengah atau hanya melihat sekilas aja atau lebih parahnya hanya membawa judul, kemudian kamu langsung buat kesimpulan. Judul-judul berita yang bombastis biasanya sering membuat para pembaca yang tidak membaca berita menarik kesimpulan, padahal kebanyakan judul-judul berita yang berlebihan sama sekali tidak nyambung dengan isi berita. Alangkah baiknya jika kamu membaca dulu keseluruhan beritanya supaya nggak salah paham.

3. Jangan menolak untuk berpikir kritis

Zillbest

Zillbest via https://zilbest.com

Kamu harus mengkritisi informasi yang kamu dapat.  Menganalia apakah benar berita itu masuk akal? Logis? Apakah berita itu terpercaya? Apakah berita itu cocok untuk dibagikan? Hal ini sangat penting karena jika tidak melakukannya, maka akan menimbulkan kesalahpahaman secara publik. 

4. Persepsi atau cara pandang

Saat menerima suatu informasi dan melihat video atau foto dari media sosial, kita punya penilaian sendiri. Kadang-kadang kita nggak bisa melihat semuanya itu dari satu sudut pandang aja. Sebab, tidak semua yang selalu kita anggap baik akan selamanya baik begitu juga sebaliknya. Cobalah untuk memahami suatu hal dari sudut pandang lain. 

5. Mengurangi komentar negatif atau jangan sembarangan berkomentar

komentar

komentar via https://www.suara.com

Advertisement

Banyak sekarang orang yang suka memberi komentar di media sosial dengan bebasnya terlebih mereka 'hobi' untuk berkomentar negatif terhadap suatu hal, mengeluarkan ungkapan-ungkapan negatif, bahkan sampai kata-kata kotor hanya demi kepuasan 'menyerang' hal tersebut di media sosial. Sebaiknya hal ini dikurangi karena ini dapat memprovokasi orang-orang. Orang yang awalnya nggak ada niatan untuk negative thinking jadi terdorong untuk berkomentar negatif. 

6. Hal yang paling terpenting bagi pengguna internet adalah menjaga privasimu sebaik mungkin

Photo by Scott Webb from Pexels

Photo by Scott Webb from Pexels via https://www.pexels.com

Nah, internet bukanlah tempat yang aman. Janganlah mengumbar informasi pribadi yang bersifat rahasia kepada orang lain yang tidak dikenal seperti nomor hp atau alamat rumah. Sebab, bisa jadi akan dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kejahatan tertentu. Jadi, berhati-hatilah berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal di media sosial.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya