Habis Lulus Terbitlah Galau, Begini Drama dan Dilemanya Mahasiswa yang Baru Lulus

Mau apa dan harus gimana, itu yang bingin bingung~

Selamat Anda dinyatakan lulus

Sorak-sorak bergembira dan rasa syukur tak henti-hentinya kita panjatkan. Akhirnya salah satu misi penyelesaian studi telah berhasil dilewati, drama dan dilema perskripsian akhirnya purna, overthingking yang selama ini menguasai rasanya sirna seketika.

Namun, ternyata hidup tak sesederhana itu ya, kan? Bagaimana pun, ternyata kelulusan adalah gerbang baru menuju babak kehidupan selanjutnya yang lebih menantang. Belum lagi pertanyaan keluarga besar yang pastinya akan setia menemani langkah kita.

Udah kerja belum?

Lagi daftar kerja di mana?

Si itu yang baru lulus aja udah dapet kerja kok kamu belum?

Dalam menghadapi pertanyaan tersebut, kalau kita tidak menyiapkan mental, bisa jadi tertekan mental. Nah berikut ini beberapa drama dan dilema yang sering menghinggapi para mahasiswa yang baru lulus, apakah kamu salah satu yang merasakan ini?

Advertisement

1. Ke sana-sini cari kerja tapi tak kunjung diterima

Photo by Ron Lach from Pexels

Photo by Ron Lach from Pexels via https://images.pexels.com

Yaps, hal ini adalah salah satu masalah yang bikin drama dan kegalauan mantan mahasiswa yang baru lulus. Pontang-panting cari kerja lewat berbagai platform untuk tapi tak kunjung ada satu pun pangglan.

Modal mulai habis, dompet semakin tipis keringat tak kunjung tiris, rasanya hati sangat teriris. Namun, kita enggak boleh menyerah, harus tetap berusaha dan yakin bahwa tak ada usaha yang menghianati hasil, meski tidak cepat namun pasti mendapatkannya di waktu yang tepat.

Advertisement

2. Nggak punya pemasukan

Photo by Ahsanjaya from Pexels

Photo by Ahsanjaya from Pexels via https://images.pexels.com

Nasib pengangguran, di saat pontang-panting melamar pekerjaan, tak terasa isi dompet kian terkuras sampai tak bersisa. Hati semakin gundah lantaran kebutuhan setiap hari selalu ada namun pemasukan tak kunjung datang.

Ingin minta uang ke orang tua, tapi rasa malu dan enggan tentu saja berkuasa.Tak tega rasanya merepotkan orang tua, namun sobat bingung harus bagaimana. Ternyata menjadi dewasa tak semudah yang dibayangkan ya?~

3. Bingung memikirkan masa depan

Advertisement
Photo by MART PRODUCTION from Pexels

Photo by MART PRODUCTION from Pexels via https://images.pexels.com

Sebelum punya pekerjaan, tentu saja kebingungan akan menguasai hari-harimu. Ingin jalan-jalan tapi uang nggak ada, ingin belanja tapi dompet tinggal kulitnya aja, akhirnya rebahan-rebahan terus.

Lambat laun rasa khawatir mulai mendominasi, kegalauan sampai pada puncaknya, fisik dan perasaan mulai merasa lelah lantaran panggilan kerja tak kunjung datang. Belum lagi rasa minder dengan teman-teman yang telah lulus dan langsung mendapatkan pekerjaan.

Merasa miris karna berpikir tak punya kemampuan lebih sehingga tak kunjung diterima. Kalau seperti ini, ujung-ujungnya nangis di pojokan kamar. Meski begitu, kita tak boleh patah semangat.

4. Pertanyaan tentang (kapan) tak kunjung ada habisnya

Photo by Ann H from Pexels

Photo by Ann H from Pexels via https://images.pexels.com

Waktu masih kuliah, ditanya kapan lulus, kapan wisuda? Setelah lulus dan wisuda ternyata tak sampai disitu pertanyaan kapan ini berakhir. Akan ada pertanyaan baru yang pastinya siap membombardir. Kira-kira pertanyaan kapan yang seperti apalagi ya? Semoga kita senantiasa kuat dan berlapang dada menghadapi pertanyaan menyebalkan ini!

5. Menjadi bahan perbandingan

Photo by Bich Tran from Pexels

Photo by Bich Tran from Pexels via https://images.pexels.com

Diperbandingkan tentu saja adalah hal yang tidak mengenakkan ya sobat, namun hal tersebut sulit sekali kita hindari, tak terlepas sobat hipwee yang baru lulus.

Pernyataan-pernyataan yang seolah membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain memang nggak bisa dihindari. Apalagi seringnya, hal ini justru datang dari orang terdekat kita sendiri.

Dia baru lulus langsung dapat kerja, kok kamu belum?

Si dia jurusan ini dapat kerjanya sesuai bidang, kok kamu malah gak sesuai si?

Meski begitu, kita tak boleh hanya berfokus pada kegalauan, ketakutan dan kebimbangan, namun fokus untuk semangat melangkah maju. Meski prosesnya lambat, tapi setiap orang memiliki waktu terbaiknya masing-masing.

SoHip, are you ready for the next level?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Ya menulis, ya membaca, ya mencintaimu juga

CLOSE