Setiap hubungan pasti memiliki alurnya masing-masing, beda hubungan beda pula alurnya. Kamu tidak bisa memaksakan seseorang untuk menjadi apa yang kamu mau, yang semata-mata hanya untuk kebahagian anganmu saja. Memang betul jika setiap orang memiliki hak untuk hidup, belajar, berproses dan berbahagia. Tapi jangan menjadi paling arogan di hubungan kamu, jadikanlah hubunganmu menjadi saling melengkapi bukan berkompetisi. Karena kembali pada kodrat, bahwa manusia tidak ada yang sempurna.

1. Jangan menangkan egomu sendiri, cobalah terbuka dengan dia

Setiap manusia pasti memiliki argument/pendapatnya masing-masing. Kamu maunya begini dan Dia pun maunya begitu. Jika hanya berdebat melulu kamu tidak akan temukan solusinya, disamping buang-buang waktu, kamu pun akan merasa jenuh. Solusinya, cobalah terbuka satu sama lain mendengarkan itu lebih baik daripada berdebat.

2. Biarkanlah hatimu yang berbicara dan alam yang mendengarkan

nature_meet via http://Shutterstock.com

Siapa yang bisa salahkan hati ? Hati itu suci hanya saja pikiran kita yang kotor. Saat sedang dilanda masalah cobalah sedikit calm down dan cari tempat senyaman mungkin agar kamu bisa berfikiran jernih tanpa mengutamakan emosi. Beri sedikit waktu untuk hati dan pikiran kamu agar bisa benar-benar tenang, dengarkan angin dan rasakan bumi karena alam mampu memberikan energi yang positif.

3. Jangan pernah lari dari masalah coba hadapi dulu, maka dari situ kamu akan belajar

Advertisement

bed_couple via http://pexels.com

Belajar bisa dimana saja, termasuk saat kita sedang dihadapi oleh beberapa masalah kehidupan, contoh kecilnya adalah dalam suatu hubungan. Bukan untuk cowok aja yang harus gentle dalam menghadapi masalah, cewek pun juga harus bisa belajar dalam menghadapi masalah. Karena dengan kita mencari solusi dari masalah tersebut, otomatis indra kita akan terlatih dengan sendirinya. Seek Not Avoid!

4. Belajar dari masa lalu, agar kedepannya tidak melakukan kesalahan yang sama

wild_kiss via http://pexels.com

Jika yang sudah-sudah membuat kamu menutup hati rapat-rapat, cobalah untuk membuka sedikit celah. Karena penghuni tidak akan pernah tahu siapa tamu yang datang jika pintu tertutup rapat-rapat. Jangan pernah terpaku sama masa lalu biarkan dirimu terbang bebas, mencari sesuatu yang pantas untuk dicari. Jika sudah menemukan apa yang dicari, coba pelajari dan pertahankan agar kamu tidak mengunci hatimu untuk yang kedua kali.

5. Intropeksi dan tingkatkan kualitas diri, agar kamu pantas untuk dihargai

bed_couple via http://shutterstock.com

Dengan menghargai perasaan diri sendiri kita pasti bisa menghargai perasaan pasangan kita. Jangan terlalu focus pada kelemahan dan kekurangan yang ada pada diri dia tapi cobalah bentuk dan ajak dia untuk ikut memantaskan diri bersama.

6. Karena mempertahankan lebih sulit daripada melepaskan.

hold_my_hand via http://pexels.com

Sulit untuk mempertahankan hubungan yang benar-benar awet. Sekalinya ada masalah pasti langsung merasa tidak cocok, sering mengambil keputusan yang salah dan cenderung terburu-buru. Cobalah untuk bersama-sama mencari solusi, jangan bisanya hanya menangin gengsi sendiri. Hargai dia makan kamu akan dihargai karena itu sudah hukum alam.