Kita tahu setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari ibu. Banyak cara yang dilakukan setiap masing-masing individu. Ada yang mengunggah foto bersama ibu di media sosial dan juga hal-hal apa saja yang sudah dilalui bersma dengan ibu. Tapi ada juga kocaknya sebagai warganet, yang mengatakan:

“Sok-sok-an bilang selamat hari ibu di media sosial. Disuruh pergi beli cabai ke warung saja bilangnya nanti.”

Begitulah kira-kira kurang lebihnya dan masih banyak lagi. Tapi di sini kita sebagai manusia luar biasa yang lahir dari seorang ibu, setidaknya melalui hari ini kita diingatkan, betapa besar pengorbanan ibu yang mungkin kita lupa ketika kita sudah beranjak dewasa. Apalagi saat permintaan kita tidak bisa terpenuhi, yang ada rasa marah pada ibu.

1. Sudah berapa banyak kesakitan yang kita sebabkan? Itu tidak pernah menghilangkan kasih sayangnya

Tahan rasa sakit

Tahan rasa sakit via https://www.pexels.com

Dari sejak dalam kandungan, dilahirkan sampai sebesar ini, ada banyak hal rasa sakit yang mungkin kita lupakan. Setidaknya hari ini kita belajar satu hal dari seorang ibu; “Sabar”.

Advertisement

Sabar mengandungmu selama 9 bulan 10 hari. Sabar ketika kau nakal, sabar menahan rasa sakit yang kau timbulkan melalui kata-katamu dan hal menyakitkan lainnya.

2. Pahlawan tanpa tanda jasa yang tak pernah lelah mengajarkan semua hal berharga untuk kita

Guru hebat

Guru hebat via https://www.pexels.com

Dulu saya ingat ketika waktu kecil, ibu sering membacakan cerita untuk mengajari saya bagaimana cara membaca. Dari apa yang saya dengar, saya belajar sedikit demi sedikit mendengarkan hal-hal yang sangat berharga.

Bahkan tak pernah lelah menyempatkannya sepulang kerja dan bersih-bersih rumah.

3. Obat penenang di kala masalah datang melanda

obat penenang

obat penenang via https://www.pexels.com

Advertisement

Entah karena naluri atau apa, yang jelas ibu selalu paling tahu kalau kita ada masalah. Beliau paling tidak sanggup melihat kita terluka. Bercerita kepadanya adalah obat penenang luar biasa yang Tuhan berikan.

4. Meskipun jagonya soal masakan, dalam lubuk hatinya sangat takut jika membuat kita kecewa jika tidak selera dengan kita

Takut membuat kita kecewa

Takut membuat kita kecewa via https://www.pexels.com

Tidak jarang ibu selalu bertanya: “Besok mau dimasakin apa? Mau ikan, ayam, sayur atau lauk kesukaanmu saja?” Tanpa kita sadar pertanyaan itu muncul karena ibu tidak mau membuat kita kecewa. Dan beliau khawatir kalau sampai kita tidak makan hanya karena lauknya tidak suka atau tidak selera dengan kita.

Nanti kalau sakit bagaimana, dan perasaan khawatir lainnya muncul dalam pikirannya. Apalagi ketika ibu sakit dan tidak bisa sepenuhnya juga dalam merasai masakan. Perjuangan yang luar biasa pastinya.

5. Tidak pernah menunjukkan rasa lelahnya meskipun dalam keadaan sakit sekalipun

Tidak pernah menyerah

Tidak pernah menyerah via https://www.pexels.com

Hal luar biasa yang menjadikan ibu adalah sosok yang tak pernah menyerah adalah ketika sakit pun selalu bisa total mengerjakan tanggung jawabnya. Dalam pekerjaan ataupun urusan rumah tangga. Tak pernah mengeluh padahal sebenarnya kewalahan. Tapi seringnya kita tidak menyadari hal itu.

Sedangkan kalau kita sakit saja masih teriak-teriak memanggil ibu. Tidak pernah membayangkan jika ibu akan pergi untuk selamanya nanti. Kalau kita sebenarnya adalah makhluk payah yang membutuhkan malaikat untuk meopang kita.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya