1. Amerika Punya Grand Canyon Indonesia juga punya, Ngarai Sianok

Sebuah ngarai besar yang terletak di utaranya Arizona, Amerika serikat. Sebuah Taman Nasional yang sudah menjadi ikon negara Paman Sam tersebut merupakan Tempat wisata yang gak pernah dilewati kalau berkunjung ke Arizona.

Siapa saja yang pernah menginjakan kaki di sana pasti terkagum kagum dengan ciptaan Allah Swt ini, dengan bukit-bukit dan lembahnya yang memanjakan mata.

Kalau di Amerika ada Grand Canyon, ternyata di Indonesia ada juga tempat wisata yang mirip dengan tempat wisata tersebut.

Namanya “Ngarai Sianok”. Tempat wisata yang digadang-gadang mirip dengan Grand Canyonnya Amerika. Ngarai Sianok terletak di perbataasan kota Bukit Tinggi, di kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Akses yang bisa dipakai kalau dari Padang adalah dengan naik bis ataupun travel kira kira perjalanan 2 jam tujuan Bukit Tinggi, setiba di Bukit Tinggi perjalanan dilanjutkan dengan angkutan umum yang banyak dijumpai menuju objek wisata Ngarai Sianok.

Advertisement

Tak beda jauh dengan Grand Canyon, Ngarai Sianok juga menghadirkan lembah-lembah dan bukitbukit indah yang tak ada campur tangan manusia di dalamnya. Berkunjung ke Ngarai Sianok membuat kita akan selalu bersyukur akan keindahan ciptaan Allah Swt. Kalau jalan jalan di Padang jangan lupa singgahi tempat wisata ini Guys!

2. Padang rumput yang ada di New Zealand juga hadir di Ranah Minang

New Zealand atau Selandia Baru, negara yang sangat indah tidak hanya alamnya tapi juga budayanya. ketika orang mendengar atau membaca kata New Zealand pasti yang terlintas di otak mereka adalah savana hijau yang sangat luas yang sudah menjadi ikon negara tersebut.

New Zealand memang terkenal dengan padang rumputnya, domba-domba putih berkeliaran dengan dikelilingi oleh pegunungan seolah-olah anda menjadi tokoh dalam cerita dongeng.

Tetapi kalau buat orang Indonesia mengunjungi New Zealand pasti akan mengeluaran budget yang tak sedikit karena letaknya yang jauh dari Indonesia, belum lagi buat mereka yang sibuk dengan pekerjaanya bakal sulit untuk mengunjungi negara tersebut.

Sumatera Barat pun jadi solusinya, dekat dan tidak begitu mengeluarkan banyak biaya. Padang Mangateh nama tempat wisatanya. Tempat wisata yang terletak di kaki Gunung Sago, tepatnya di bagian tenggara kota Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat ini menawarkan keindahan alam di berbagai sudut. Cukup berkendara 30 menit dari kota Payakumbuh kamu akan melihat Savana luas yang menyejukan mata.

Bagi penyuka fotografi Padang Mangateh memiliki banyak spot-spot yang bisa diabadikan dengan kamera pribadi milik kamu. Disamping itu di sana kamu juga dapat melihat kumpulan sapi yang berlari-larian , Bagaimana mirip kan sama yang ada di New Zealand ?

3. Hollywood vs Sawahlunto

Hollywoodnya Indonesia juga ada wkwk via https://efekgila.com

Yang suka nonton film-film luar negri pasti tak asing dengan kata HOLLYWOOD yang ada diperbukitan. Iya Hollywood merupakan nama sebuah distrik yang terdapat di negara bagian Los Angeles, Amerika Serikat. Daerah ini terkenal dengan industri perfilmanya di seluruh dunia, tak hayal kalau tempat ini sering digunakan sebagai lokasi syuting film-film terkenal.

Indonesia juga punya loh tempat wisata seperti itu walaupun belum pernah dipakai sebagai lokasi syuting, tetapi kita harus tetap berbangga dengan spot wisata negara sendiri.

Kata “Sawahlunto” bertengger di perbukitan yang ada di kota Sawahlunto, sehingga menyambut wisatawan yang mengunjungi kota ini.

Berharap aja semoga spot wisata ini bisa dijadikan lokasi syuting setidaknya untuk perfilman di Indonesai, kalau luar negeri harus dibagusin dikit deh hehehe..

4. Yang terbaru juga ada, Tembok Besar ala Ranah Minang

Nggak pengin noh nyoba jalan di sana? via http://adhikurniawan.com

Ada yang tidak tahu dengan Great Wall of Tiongkok. Aku rasa tidak ada yang tidak tahu dengan ikon wisata negara Tiongkok ini. Kalau berkunjung ke Tiongkok mungkin orang nggak bakal mau ketinggalan untuk mengunjungi tempat bersejarah ini. Tembok Besar Tiongkok juga masuk salah satu keajaiban dunia pada tahun 1987.

Sudah kesana belum? Kalau belum nggak usah jauh jauh ke sana deh, ke Padang aja soalnya juga ada tembok raksasa di sana walapun gak sepanjang dan sebesar yang ada di Tiongkok tetapi fisiknya mirip loh.

Great Wall of Koto Gadang namanya, sesuai dengan namanya tembok ini terletak di Koto Gadang, Kabupaten Agam, yang menghubungkan dengan kawasan bawah Ngarai Sianok di Bukit Tinggi. Bisa jalan-jalan di tembok besar sekalian melihat keindahan Ngarai Sianok, kurang apalagi tuh ibaratkan sambil menyelam minum susu.

5. Yang satu ini mungkin sudah banyak yang tahu “Jam Gadang” kembaranya Big Ben, London

Pernah dengar kota Bukit Tinggi?

Mungkin sudah ada yang familiar dengan kota tersebut karena suhu udaranya yang terkenal dingin. Bukit Tinggi juga pernah menjadi ibu kota Indonesia pada tahun 1948. Hal ini dilakukan setelah Yogyakarta jatuh ketangan Belanda atau dikenal dengan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Salah satu ikonnya kota Bukit Tinggi adalah bangunan besar yang berada pada jantung kota. Jam Gadang yang berarti “Jam besar”. Jam ini selesai dibangun pada tahun 1921 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, Sekretaris atau Controleur Fort De Kock (sekarang kota Bukit Tinggi) pada masa Pemerintahan Belanda.

Jam ini digerakan oleh mesin secara mekanik yang dibuat hanya dua di dunia yaitu satunya yang ada di London, Big ben. Uniknya bangunan bersejarah ini dibangun tanpa menggunakan adukan semen dan besi penyangga tapi menggunaan kapur, putih telur dan pasir putih.

Ikon kota Bukit Tinggi ini tak pernah sepi oleh para wisatawan selain letaknya yang berada di jantung kota, di sekitar Jam Gadang juga terdapat taman-taman kota yang dapat digunakan untuk bersantai atau sekedar jalan-jalan bersama keluarga ataupun sama pasangan kalian. Kalau malam, tempat ini seakan akan berubah menjadi tempat yang romantis yang biasanya dipenuhi oleh para pasangan yang sekedar ingin menikmati suasana malam Kota Bukit Tinggi.

Padang memang terkenal dengan masakannya yang terkenal ke seantero Nusantara, tetapi soal wisata Pemda Kota Padang khususnya juga lagi galak-galaknya membuka spot-spot wisata yang bisa menarik para wisatawan untuk mengunjungi Kota Padang. Selain bermanfaat untuk menambah kas daerah, dengan adanya wisata ini semoga daerah lain juga terpacu untuk mengembangkan tempat-tempat yang memungkinkan dijadikan tempat wisata di daerah masing masing.

Harapanya kelak semoga wisatawan asing dapat berfikir ternyata Indonesia tidak Bali doang masih banyak tempat tempat wisata yang dapat kita kunjungi selain Bali.

Indonesia adalah milik kita begitu juga dengan alamnya, mari kita jaga dan kembangkan. Dengan menjaga keasrian dan tidak membuang sampah sembarangan kita sudah membantu program pemerintah untuk menggalakkan tempat-tempat wisata baru.