Ingin Membuka Usaha Percetakan? Berikut Hal-Hal yang Perlu Kamu Perhatikan

Kamu mau coba juga?

Usaha percetakan merupakan usaha yang cukup banyak ditekuni oleh orang-orang saat ini, dikarenakan banyaknya orang yang menggunakan jasa percetakan dalam kehidupannya sehari hari khususnya di kalangan anak anak muda yang sering mengadakan berbagai acara atau event-event. Mulai dari mencetak banner, brosur, poster dan lain lainya. Namun untuk memulai dan menjalankan bisnis percetakaan ini bukan merupakan hal yang mudah. Jika tidak mempunyai rancangan yang jelas ataupun tujuan bisnis yang benar usaha anda tidak akan berjalan atau bahkan bangkrut. Oleh karena itu pada artikel ini akan dibahas beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membuka dan menjalankan usaha percetakan.

Advertisement

1. Perhatikan aspek pasar

Photo by Google Image

Photo by Google Image via https://www.google.com

Sebelum memulai usaha percetakan ini, kita harus menentukan dulu siapa pasaran yang kita tuju dan bagaimana kemungkinan reaksi pasar yang kita tuju. Misalnya kita akan menargetkan kalangan anak muda seperti murid murid SMA, Mahasiswa, dan para pekerja kantoran. Dengan menetapkan target pasar, kita bisa berfokus pada target yang kita kejar dan mengamati perilaku konsumen untuk mengetahui apa keinginan konsumen.

Hal lain yang perlu kita perhatikan juga adalah pesaing pesaing potensial yang memiliki jenis usaha yang sama dengan kita. Hal ini dilakukan agar kita dapat merancang strategi untuk memenangkan persaingan dan merebut pasar. Strategi yang dapat dapat dilakukan misalnya adalah promosi melalui berbagai media.

Advertisement

2. Aspek teknis dan produksi

Photo by Google Image

Photo by Google Image via https://www.google.com

Salah satu aspek teknis yang paling penting perlu kita perhatikan adalah penentuan lokasi usaha yang akan didirikan. Jika lokasi yang dipilih strategis maka kesempatan untuk memikat konsumen juga akan lebih besar. Untuk usaha percetakan kita dapat memilih lokasi yang berada di pusat kota atuapun yang dekat dengan daerah sekolah, kampus, ataupun perkantoran, agar dapat lebih dekat dengan pasar yang kita tuju. Atau kita juga dapat memilih lokasi yang sudah terkenal menjadi tempat/daerah khusus yang banyak terdapat usaha percetakan, sehingga mudah untuk dikenal dan dicari konsumen.

Selanjutnya peralatan dan mesin yang kita punya juga harus memadai dan dapat mendukung kegiatan produksi mulai dari computer, scanner, printer laser jet, mesin pemotong dan alat alat lainnya. Mesin mesin dan alat tersebut harus disusun dengan tata letak yang baik dan rapi agar para pekerja dapat bekerja dengan efisien. Tata letak yang baik ini maksudnya adalah mesin mesin tidak diletakkan sembarangan dan arah aliran produksinya jelas.

Kegiatan produksi yang kita lakukan juga harus jelas, mulai dari jasa percetakan apa saja yang akan ditawarkan, bahan baku apa saja yang akan dipakai, dan harga yang akan ditawarkan ke konsumen. Untuk membudahkan proses produksi kita juga dapat membuat peta proses produksi yang berisi langkah langkah serta bahan yang dibutuhkan agar memudahkan kita mengetahui proses produksi produk kita.

Advertisement

3. Aspek hukum

Photo by Google Image

Photo by Google Image via https://www.google.com

Dengan kelengkapan aspek hukum ini kita akan dapat membuktikan legalitas kita sebagai seorang yang memiliki bisnis di bidang percetakan, sehingga dapat menciptakan kenyaman di sekitar kita karena apa yang kita lakukan sudah sah secara hukum. Syarat – syarat ysng dipenuhi seperti formulir permohonan izin, foto, KTP dari penanggung jawab perusahaan, Surat kuasa pengurusan izin, akta pnedirian perusahaan, NPWP, Bukti status kepemilikan/penguasaan tanah, dan persyaratan lainnya

4. Aspek SDM dan Manajemen

Photo by Google Image

Photo by Google Image via https://www.google.com

Dengan managemen yang baik usaha yang kita bangun akan dapat berjalan dengan lancar. Hubungan yang baik antara atasan dan bawahan serta pengaturan kerja yang baik akan membuat suasana kerja menjadi lebih baik dan ceria. Kita juga harus dapat membayangkan seperti apa bentuk organisasi yang akan kita bangun di usaha percetakan ini. Selain itu penentuan jumlah karyawan dan jam kerja juga sangat penting dipertimbangkan.

Jika kita baru akan memulai usaha jangan terlalu banyak memiliki karyawan, utamakan anda dulu yang memegang kendali di produksi agar lebih dapat mengerti cara kerja usaha percetakan yang anda tekuni. Jika sudah mulai banyak orderan barulah kita dapat mulai memperkerjakan berbagai karyawan untuk menambah produktivitas usaha kita, dan memenuhi target.

5. Aspek lingkungan

Photo by Google Image

Photo by Google Image via https://www.google.com

Aspek ini merupakan salah satu aspek yang sering kali kita lupakan ketika menjalankan suatu bisnis, dan akhirnya malah merusak lingkungan. Pada saat kita ingin mendirikan usaha kita juga harus melihat apa dampaknya ke lingkungan sekitar kita misalnya dampak terharap air, tanah, udara dan terhdap kesehatan orang lain di sekitar lokasi usaha kita. Kita harus tetap dapat mendapatkan keuntungan tanpa merusak lingkungan sekitar kita. Misalnya untuk usaha percetakan ini kita seharusnya mempunyai proses pengolahan limbah kertas yang dapat kita daur ulang lagi sehingga akan menghemat penggunaan kertas. Selain itu pengguaan bahan kimia seperti tinta juga harus diperhatikan agar tidak merusak lingkungan sekitar.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Saya Firman Alamsyah, salah satu mahasiswa teknik industri di universitas katolik musi charitas palembang. alasan saya menulis artikel di hipwee untuk sharing ilmu-ilmu yang bermanfaat terutama dalam bidang teknik industri

CLOSE