Inilah 6 Dampak Physical Distancing Pada Masyarakat Menengah ke Bawah

Dampak adanya physical distancing bagi masyarakat kalangan menengah kebawah

Kita tahu pihak WHO telah mengubah istilah social distancing menjadi physical distancing yang dalam bahasa Indonesia itu artinya pembatasan fisik atau lebih dikenal dengan istilah lokalnya yakni jaga jarak, mungkin bagi sebagian orang penerapan tersebut tak terlalu berdampak fatal bagi kehidupan perekonomian mereka, namun bagi masyarakat kalangan menengah kebawah, dampaknya sangatlah berasa banget.

Coba kita tilik sejenak pada mereka di sana, siapa saja sih yang meraskan dampak ini menjadi sangat berat :

Advertisement

1. Driver ojek online yang mengeluhkan sepi orderan

Photography of People Riding Motorcycles

Photography of People Riding Motorcycles via http://www.pexels.com

Para driver ojek online misalnya, semenjak adanya penerapan physical distancing dan #dirumahaja pendapatan mereka menjadi menurun drastis, tidak sedikit dari mereka mengeluhkan, yang tadinya banyak orderan antar jemput menjadi berkurang jumlahnya, dari yang saya lihat bagi para kurir makanan akan baik-baik saja.

Karena kebanyakan dari orang yang menjalankan aturan tersebut akan memilih untuk stay di rumah aja dan males bahkan mungkin takut untuk keluar rumah membeli makanan, sehingga otomatis mereka akan lebih banyak memilih cara simpel dan praktis dengan menggunakan fasilitas order makanan via aplikasi online, nah dampak peraturan jaga jarak tersebut jelas akan terasa banget bagi mereka yang memiliki tanggungan pinjaman entah itu kredit motor yang harus diangsur tiap bulan nya atau pengeluaran yang harus dibayar dan diprioritaskan.

 

2. Penjual mainan dan minuman keliling tidak ada yang beli

Women Eating While Seated Next to Mobile Shop Cart

Women Eating While Seated Next to Mobile Shop Cart via http://www.pexels.com

Karena hampir semua sekolah diliburkan akibat diterapkannya sistem belajar di rumah akhirnya banyak anak-anak kecil yang biasanya membeli mainan menjadi berkurang. Para pedagang mainan itu sendiri biasanya menjajakan dagangannya di sekolah-sekolah ataupun berkeliling, sama halnya dengan para pedagang makanan dan minuman yang sering mangkal di pinggir jalan. 

Mereka pada akhirnya ikut merasakan juga dampak adanya #dirumahaja karena saking sedikitnya orang yang nongkrong atau jalan-jalan di luar rumah. Barang dagangan masih banyak tapi gak ada yang beli sama sekali, bahkan kalaupun ada yang beli uang untuk belanja lagi gak ada karena sudah terpakai untuk makan dan kebutuhan pengeluaran lainya.

Advertisement

3. Terapist spa yang terpaksa harus nganggur dulu

Selective Focus Photo of Women Getting a Massage

Selective Focus Photo of Women Getting a Massage via http://www.pexels.com

Adanya peraturan jaga jarak ini membuat dampak besar bagi para terapist spa, baik yang melayani via online maupun ditempat-tempat pijat spa atau tradisional. Secara mereka para pekerja pijat atau spa pasti melakukan kontak langsung dengan para costumer-nya, dan ini membuat mereka lebih rentan tertular virus covid 19, yang akhirnya tempat-tempat tersebut harus close sementara waktu dulu sampai keadaan benar-benar membaik.

Ini sebenarnya baik untuk para terapist, namun ternyata mereka pun merasakan susahnya tanpa adanya pemasukan, padahal kita tahu benar kebutuhan saat ini meningkat tak cukup jika hanya mengandalkan gaji para suami, karena kebanyakan dari latar belakang para terapist adalah ibu-ibu rumah tangga yang mempunyai banyak tangungan biaya hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

4. Pekerja buruh perantauan yang diliburkan

Grup of Person Wearing Yellow Safety Helmet During Daytime

Grup of Person Wearing Yellow Safety Helmet During Daytime via http://www.pexels.com

Sudah Jakarta dibatasi ruang geraknya, beberapa wilayahpun sudah ada yang di lock down pula, dan kemungkinan wilayah tersebut adalah kampung halaman mereka para perantau. Pabrik lokal pun banyak meliburkan para karyawannya, bahkan kalaupun pabrik masih tetap beroperasi pasti ada pengurangan karyawan yang jatuhnya akan ada pemecatan masal. Nah sudah kebayang dong betapa pusingnya mereka jika harus terpaksa bertahan dalam situasi saat ini dengan keadaan yang serba membingungkan. 

Bertahan di kota besar seperti kota Jakarta adalah hal yang sangat sulit jika tanpa pekerjaan, pemasukan tidak ada sedangkan pengeluaran tetap berjalan, gimana gak pusing coba mereka harus memikirkan biaya untuk bayar kost atau kontrakan perbulan belum lagi biaya makan sehari hari, dan kebutuhan yang lain, mau pulang ke kampung pun pati lebih bingung lagi karena tiket transportasi umum mendadak naik dua kali lipat dalam situasi saat sekarang ini, yang jatuhnya seperti buah simalakama pulang takut gak pulang rindu.

5. Masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah terkait kebutuhan logistik dan alat kesehatan

Women Wearing Yellow V-neck Shirt Sitting Beside Man

Women Wearing Yellow V-neck Shirt Sitting Beside Man via http://www.pexels.com

Sebenarnya masih banyak kalangan orang yang merasakan dampak adanya penyebaran virus corona ini. Gambaran di atas adalah hanya sebagian kecil masyarakat indonesia yang mengeluhkan adanya physical distancing yang diterapkan oleh pemerintah kepada rakyatnya guna mencegah perluasan virus corona tersebut. Langkah yang diambil oleh pemerintah sebenarnya saya dan beberapa orang mendukung akan hal itu, namun dampak yang terjadi itu sungguh luar biasa, dan tidak akan terbayang nanti jika ini tetap berlanjut dan berlangsung dalam jangka panjang, tanpa adanya solusi dari pemerintah pusat dan daerah yang terjun langsung ke lokasi untuk sekedar menilik apa saja yang masyarakat butuhkan, baik dari segi logistik maupun fasilitas dan alat kesehatan.

6. Mari kita lawan corona virus bersama agar tidak terlalu banyak korban

Women-Holding-Sign

Women-Holding-Sign via http://www.pexels.com

Semoga semua masyarakat Indonesia bisa bertahan dan melewati pendemi virus corona ini, hingga waktu yang belum bisa ditentukan entah sampai kapan ini akan berakhir. Yang jelas apapun dampaknya mari kita sama-sama untuk bisa menaati kebijakan dan peraturan yang pemerintah buat agar penularan dan penyebaran virus covid 19 ini secepatnya bisa hilang dari Indonesia. Dengan tetap menjaga kesehatan dan tetap tenang.

Ayo lawan corona ini bersama agar tidak ada lagi korban yang berjatuhan dan meninggal. Untuk masyarakat di luaran sana yang sedang bingung, tenanglah semua pasti akan ada solusinya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

perkenalkan sayahanya pengagum alam bukan traveller hanya sebatas hoby baca dan nulis bukan penulis bayaran hanya penyuka view bukan fotografer bukan penyanyi tapi suka nyanyi bukan pemusik tapi suka dengerin musik suka nyimak radio karna saya adalah announcer

CLOSE