6 Cara Move On yang Jarang Terpikirkan. Padahal Ampuh Menguatkan Hati yang Berantakan

cara move on nggak terpikirkan

Kamu pernah gak, ngerasain cinta tak berbalas? Rasanya pasti pernah, atau mungkin kamu termasuk orang-orang beruntung yang belum pernah merasakan cintanya tidak terbalaskan. Tapi rasanya sedikit tidak mungkin jika kamu belum pernah merasakan yang namanya cinta tak berbalas, entah itu dengan penolakan atau sesederhana cinta dalam diam. Perasaan seperti itu sungguh sangat menyakitkan, ya? Bahkan untuk memiliki pun tidak sempat, namun kita harus berusaha untuk move on dari orang tersebut.

Jangan khawatir, kamu tidak sendiri! Satu Persen punya beberapa tips agar kamu dapat move on dari dia yang tidak sempat kamu miliki. 

Advertisement

1. Seberapa sering kamu mengalami cinta tak berbalas?

Photo by Nijwam Swargiary on Unsplash

Photo by Nijwam Swargiary on Unsplash via https://unsplash.com

Sebelum berbicara tentang cara move on dari seseorang yang tidak pernah kamu miliki, ada baiknya kamu melihat kembali ke dalam dirimu dan mencari tahu seberapa sering hal ini terjadi. Kalau proses cinta tak berbalas ini, atau yang mungkin lebih akrab kamu kenal dengan istilah unrequited love, sering terjadi dalam hidupmu, mungkin kamu memiliki beberapa PR yang harus diselesaikan.

Menurut seorang psikolog bernama Phillip Shaver, jatuh cinta kepada orang yang tidak akan membalas perasaan bisa jadi adalah sebuah pola dalam beberapa orang. Hal ini disebabkan oleh gagalnya sosok orang dewasa di masa lalu untuk hadir di saat seseorang benar-benar membutuhkan mereka.

Advertisement

Namun, kecenderungan yang terbentuk malah menjadi seseorang tersebut terus mengulang pola yang sama dalam mencintai orang yang tidak ada untuknya, alih-alih mencari orang yang dapat menyembuhkan luka batin di masa lalunya (Barth, 2015). Dan ini, temanku, adalah hal yang tidak sehat.

Kamu sebaiknya segera mencari pertolongan profesional seperti pergi ke terapi ketika unrequited love ini sudah mengganggu keseharianmu (sehingga orang-orang terdekatmu mengkhawatirkanmu) dan kamu benar-benar tidak dapat mengeluarkan orang tersebut dari dalam pikiranmu (Raypole, 2019).

Mungkin kamu takut akan penolakan atau merasa kamu tidak pantas untuk bersamanya. Jika masalah utamanya adalah karena kamu merasa kamu kurang berharga, mulailah dengan menonton video ini. Lalu apa lagi yang bisa kamu lakukan untuk move on?

Advertisement

2. Kenapa harus dia?

Photo by Eunice Lituañas on Unsplash

Photo by Eunice Lituañas on Unsplash via https://unsplash.com

Setelah kamu menyadari bahwa kamu dan dia tidak akan pernah bisa bersama, kamu akan mendapati dirimu menyesali hal tersebut dan kadang, terus berusaha.

Sebaiknya kamu berhenti, lalu tanyakan pada dirimu, apa yang membuatmu tergila-gila padanya? Apa yang membuatmu ingin menjalin hubungan di atas level pertemanan bersamanya? Setelah kamu mengetahui hal-hal tersebut, kamu harus mulai menyadari bahwa kamu akhirnya akan beralih ke orang lain, ke hati yang lain.

Memang sulit untuk mencerna dan menerima kenyataan bahwa dia tidak bisa membalas cintamu dan kamu harus move on. Namun harus kamu sadari bahwa ketika kamu memaksa untuk terus berusaha mengejar dia, dia mungkin akan merasa risih dan itu akan beresiko untuk menghancurkan hubungan kalian yang tersisa.

3. Temukan makna dari pengalamanmu

Photo by Alvaro Reyes on Unsplash

Photo by Alvaro Reyes on Unsplash via https://unsplash.com

Pernah terlintas, gak, di pikiranmu bahwa ‘akan lebih baik jika aku tidak pernah jatuh cinta padanya!’. Walaupun memang benar bahwa kamu tidak akan merasakan sakit yang kamu rasakan kalau kamu tidak pernah jatuh cinta padanya, kamu harus mencoba melihat, lagi-lagi ke dalam dirimu, apa yang sudah terjadi pada dirimu selama proses cinta yang tak terbalaskan ini?

Cobalah untuk melihat aspek kehidupanmu yang terdampak secara positif selama proses cinta tak terbalaskanmu ini. Jelas tidak akan sama. Yang bisa kamu lakukan bagi dirimu sendiri adalah untuk menerima hal tersebut dan mencari makna dari pengalaman yang kamu alami.

4. Ceritakan kepada orang-orang terdekat

Photo by Christina @ wocintechchat.com on Unsplash

Photo by Christina @ wocintechchat.com on Unsplash via https://unsplash.com

Kadang, terkesan sulit untuk menuangkan isi kepala dan hati kita kepada orang lain. Namun bagi kamu yang sedang berusaha move on dari dia yang tidak pernah kamu miliki, akan sangat membantu ketika kamu memiliki teman atau orang-orang terdekat yang bisa menjadi pendengar atau mungkin penasihat yang baik.

Namun ingat, kamu sebaiknya menceritakannya namun jangan sampai kamu bergumul terlalu lama. Iya, penolakan dan cinta yang tidak terbalaskan itu sakit, namun jika kamu terus-menerus berfokus pada fakta bahwa kalian tidak bisa bersama, kamu tidak akan sembuh, kamu tidak akan bisa melangkah maju.

Rasakan emosi yang ada, namun senantiasa ingatkan dirimu bahwa kamu harus kembali ke luar sana, keluar dari kubah kesedihan yang diciptakan rasa sedih akan penolakan.

5. Waspada terhadap mixed signal

Photo by Tyler Nix on Unsplash

Photo by Tyler Nix on Unsplash via https://unsplash.com

Kalau yang ini sering terjadi, sepertinya. Meskipun kamu tahu kalian tidak akan bisa bersama, kamu seringnya terlalu fokus pada hal-hal yang menenangkan hati seperti ketika mereka memujimu, menanyakanmu hal-hal kecil, atau gestur lainnya yang mungkin saja disebabkan oleh fakta bahwa dirinya adalah orang baik.

Kamu denial terhadap pertanda yang lebih banyak bahwa dia dan kamu tidak akan bisa bersatu. Stop, hentikan itu! Kamu akan terus menganggap bahwa “sesuatu masih bisa terjadi” padahal terkadang, sudah ada lebih dari cukup bukti yang mengatakan bahwa kamu harus segera mulai move on darinya, karena kalian tidak akan berakhir menjadi sesuatu.

6. Kamu cemburu… tapi kamu siapa?

Photo by Obie Fernandez on Unsplash

Photo by Obie Fernandez on Unsplash via https://unsplash.com

Kuncinya adalah untuk menerima. It takes time, tapi niscaya ketika kamu berhasil mengetahui apa yang benar-benar kamu inginkan dari seseorang, kamu akan menemukan orang baru yang dapat menyembuhkan luka yang ada dalam hatimu. Jika kamu merasa kesulitan dalam menyembuhkan rasa sakit hati, Satu Persen juga punya tulisan tentang hal tersebut, yang  bisa kamu baca di sini!

Tidak pernah mudah bagi kita untuk menghadapi penolakan, semoga kamu terus berusaha, ya!  

Author : Nouvend Setiawan

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Platform tempatmu berkembang menuju #HidupSeutuhnya

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE