Setiap jiwa diciptakan Tuhan dengan cerita dan jalan hidup yg berbeda-beda, tapi dengan maksud yang sama. Memiliki hati yang suci dan bersih ketika dilahirkan. Tidak mengerti suatu apapun tentang kebencian. Sikap manusia ketika dewasa tidak lain tergantung pola didik keluarga dan orang tua semasa hidup.

Contohlah yang baik dan tinggalkan yang buruk, itu adalah cara belajar yang baik agar menjadi pribadi yang baik pula. Jadilah pribadi yang selalu bahagia dan memiliki sikap yang baik. Ciptakan pola pikir dan lingkungan yang baik untuk anak cucu kita kedepan.

1. Membawa kebahagiaan sejak dalam kandungan dan setelah lahir, pertahankan!

Siapa yang tidak ingin hidup bahagia, bahkan sebelum dilahirkan kamu sudah membawa kebahagiaan bagi orang tuamu dan keluarga. 9 bulan menanti dan menjaga kamu di dalam kandungan adalah proses kehamilan yang sangat tak terduga. Bahagia saat pertama kalinya kamu menendang-nendang lembut perut ibumu dari dalam kandungan.

Nah, karena kamu dilahirkan dengan harapan "bahagia", maka kamu harus menjadi pribadi yang bahagia dan membawa kebahagiaan bagi keluarga juga orang-orang di sekitarmu.

Advertisement

Sejak kecil hampir semua tingkah polosmu membuat orang tuamu bahagia, ketika mereka lelah pulang bekerja seharian, kamu adalah obat dari semua rasa lelah itu. Kamu selalu tertawa dan bisa saja tiba-tiba menangis karena kamu tidak mengerti apa-apa (namanya juga anak kecil, kadang juga ngeselin).

Nah, ketika dewasa dan tau yang namanya cinta kamu tiba-tiba mulai galau atau menangis karena seseorang yang kamu cintai (ini sedikit nggak baik buat dirimu dan orang tuamu jika mereka tahu kamu merasa disakiti). Karena harapan mereka ingin kamu selalu bahagia.

2. Ubah dan biasakan memiliki pola pikir dan sikap baik sejak dini

Jangan biarkan urusan cinta membuatmu terlalu sering menangis, cari seseorang yang benar-benar mencintaimu dan selalu ingin membahagiakanmu atau selalu bahagia berada di sekitarmu. Jangan sia-siakan waktumu untuk menangisi seseorang yang tidak pantas (itu akan kamu sesali suatu saat ketika kamu mengingatnya kembali).

Advertisement

Kamu juga bisa menciptakan kebahagiaan walaupun kamu sedang sendiri, yang penting mindsetmu memang kamu atur dan kamu biasakan untuk tidak bergantung pada orang lain. Jangan biasakan bergantung pada orang lain, lakukanlah sendiri ketika kamu masih bisa dan mampu melakukannya. Jadilah mandiri tapi kamu juga harus ingat bahwa kamu nggak akan bisa hidup sendirian tanpa orang lain.

3. Memiliki keluarga bahagia adalah impian semua insan

Keluarga yang bahagia akan menularkan kebahagiaan pada seluruh anggotanya, jaga kebahagiaan yang telah ada selama ini. Dan jika belum, kamu bisa mulai menularkan kebahagiaan pada keluargamu. Jadilah akrab dan saling peduli, jaga lisan dan sayangi seluruh keluarga. Tidak peduli kamu seorang ayah, ibu, anak atau seorang adik, kamu ikut bertanggungjawab untuk selalu menciptakan suasana yang harmonis dan bahagia ketika di luar maupun di rumah.

Tidak perlu membawa masalah di kantormu atau di sekolahmu kerumah. kecuali jika itu sangat urgent dan tidak bisa kamu selesaikan sendiri di sana. Tidak ada salahnya menanyakan kegiatan atau sudah makan belum pada mereka, itu adalah bentuk dari perhatianmu dan kecintaanmu pada mereka. Mereka akan senang dan merasa dipedulikan.

4. Ketika ingin bahagia, kamu hanya perlu bersyukur

Siapa yang bilang ingin bahagia harus banyak uang, itu adalah pola pikir yang sangat jadul dan gagal. Uang memang penting, tapi ingat jangan sampai jadi hamba uang. Nggak semua hal bisa kamu beli dengan uang.


Ketika ingin bahagia kamu hanya perlu bersyukur.

Ingin banyak bahagia? ya tinggal banyak-banyak bersyukur.


Kalau kamu lihat dan bandingkan lagi keadaan di Palestina atau jalur Gaza dengan hidupmu saat ini. Kamu akan melihat dan sadar betapa beruntungnya kamu dilahirkan, tinggal, dan menjadi warga Indonesia, bahkan korban dari konflik yang tidak pernah berkesudahan itu sangat bersyukur ketika mereka masih bisa bernafas dan makan untuk bertahan hidup. Belum lagi Islam Ronghiya di Myanmar, untuk bertahan hidup pun mereka harus lari dari tempat kelahiran mereka sendiri (itu pun masih beresiko kematian di perjalanan), tapi mereka tetap bisa tersenyum dan bahagia.

Difikir-fikir kita memang jauh lebih beruntung, tidak pantas kita meratapi hidup yang beruntung ini. Jadi, berbahagialah selalu dan ingat, kita tetap harus berdoa untuk saudara kita di sana, atau jika kamu memiliki tabungan lebih, kamu bisa membantu mereka lewat donasi. Jika dilakukan dengan ikhlas kamu akan merasa lega dan bahagia.

Jangan terus melihat ke atas dan selalu membandingkan hidupmu dengan mereka, karena kita tidak pernah tau apa yang pernah dan sudah mereka lalui. Bahagia itu sangat sederhana.

5. Hujan


Selamat datang di bagian hidupmu yang paling bahagia dan menginspirasi.


Nah, ini adalah hasil akhir dari perjalanan panjangmu menjalani cerita hidup yang sedikit pahit dulu. Dan kini kamu bisa menciptakan sendiri kebahagiaan seperti apa yang ingin kamu ukir. Kamu adalah seorang legenda walau hanya bagi dirimu sendiri.

Jangan membenci beberapa kesalahan di masa lalu karena itu adalah guru yang telah mengajarimu untuk jadi lebih baik, itu adalah pengalaman dan proses berharga bagi dirimu saat ini.

Kini kamu sudah siap terlahir kembali menjadi pribadi yang membawa kebahagiaan selalu. Ayo, kamu mau mulai dari mana?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya