“Kenapa ya? Setiap aku mencoba untuk menjalani suatu hubungan yang serius, kok rasanya gini-gini aja. Ujung-ujungnya, aku tetep gak pernah berhasil. Padahal, aku udah mencoba menjadi lebih baik lagi demi dia. Tapi kok masih tetep aja gak berhasil sih? Apa yang salah?”

Mungkin kalimat di atas pernah kalian rasakan, dan itulah salah satu alasan dari kalian masih tetap asik sendiri dengan status jomblo. Mungkin juga kutipan di atas berlaku bagi kalian yang pastinya udah mencoba menjalin suatu hubungan serius dengan seseorang, tapi ujung-ujungnya tetep aja ditinggalin. Melihat umur, saya sudah bukan lagi anak usia remaja yang menjalin hubungan itu hanya untuk sekedar bersenang-senang semata, hal ini semakin terlihat mencemaskan karena merasa umur yang sudah semakin dewasa, namun perkembangan hubungan selalu berakhir sama. Nah kenapa ya ini bisa terjadi? Kalian coba cek diri kalian. Mungkin kalian masih melakukan hal-hal ini secara gak sadar.

1. Sangat Overprotektif

pacar protektif via https://www.vebma.com

Selama kamu masih pacaran, mungkin kamu adalah orang yang bisa dibilang overprotektif pada pacar, contohnya seperti selalu aktif banget nanyain kabar dari pacar. Ketika pacar kamu gak bales chat sebentar, kamu langsung spam dia dengan menelfon atau spamchat. Kamu langsung bete sama pacar kamu karena dia lama sekali untuk sekedar bales atau mengangkat telefon kamu. Padahal di lain situasi, dia lagi sibuk dengan kerjaannya atau mungkin dia sibuk dengan kegiatannya yang lain. Oleh karena itu, dengan kegiatan yang menyita waktunya, dia belum bisa menghubungi kamu. Melihat spam dari kamu, hal ini bisa membuat dia merasa terganggu dan akhirnya memicu pertengkaran di hubungan kalian yang berakibat kurang baik bagi hubungan dan suatu saat mungkin hal ini pula yang dapat menjadi alasan putusnya hubungan kamu.

2. Susah Lupa Masa Lalu

Bertemu dan menjalani hubungan dengan beberapa orang sebelumnya pasti membawa dampak bagi kamu ketika nantinya akan membina hubungan kembali dengan orang lain atau mungkin saja dengan pengalaman ini kamu berpikir untuk tidak ingin menjalin hubungan kembali dengan orang lain. Pengalaman dari masa lalu terasa begitu menyakitkan, dan hal itu terulang lagi dan lagi sehingga membuat kamu menjadi putus asa. Pengalaman masa lalu yang begitu menyakitkan pun membuat pola pikir kamu berubah dan kamu bertekat merubah sikap dari sebelumnya. Hal ini bagus untuk dilakukan, namun menjadi salah ketika kamu menjalani hubungan dengan orang lain yang sebetulnya tidak cocok dengan sikap kamu yang seperti itu.

3. Keras Kepala

Advertisement

Kamu adalah orang yang senang jika menang dalam beragumen ketika sedang berdebat dengan pasangan. Kamu sulit sekali meminta maaf kepada pasangan karena merasa itu bukan kesalahan kamu. Kamu juga tipikal orang yang bisa dibilang sulit memenuhi permintaan pasangan kamu. Coba kamu pikirin deh, kamu boleh kok menang dalam beragumen sama dia, tapi gak semua argumen yang kamu pikirkan itu benar dan lebih tepat dari argumen yang dia katakan. Saat ini mungkin pasangan kamu masih bisa mentolerir dengan kemenangan argumen kamu di awal, tapi kalau kamu ngotot terus disetiap pembahasan, dia akan merasa kamu adalah orang yang sangat sulit dilunakkan dan hal itu tidak disukainya. Coba untuk mengurangi keras kepalamu ya, memang agak susah sih, tapi pasti bisa kok. Karena mungkin ini salah satu penyebab utama kamu selalu gagal dalam menjalani hubungan.

4. Terlalu banyak Meminta

1.

“Aku maunya kamu itu nanti kerja kantoran! Terus kamu beliin aku mobil A, Rumah di kawasan Z, terus pokonya dengan kerja dikantoran kamu beliin aku macem-macem deh”

Advertisement

“Kenapa sih emangnya? Aku pengen buka usaha sendiri aja. Belum tentu juga aku bisa membeli semuanya pas aku kerja kantoran”

“Ya pokoknya, aku pengen kamu kerja kantoran! Terus semua terpenuhi! Ya kamu usaha dong pas kerja nanti!!”

“Liat nanti aja yaaa… kayak gimana…. Masih lama juga kok”

“Ih! Kamu gak mau dengerin aku? Kamu gak terima permintaan aku???”

“Aku masih semester 6, kamu masih semester 2. Masih lama juga kan? Siapa sih yang gak dengerin kamu? Kalau aku gak dengerin kamu, aku gak akan respon apa yang kamu bilang”

“*ngambek*”

“terserah kamu aja lah”

2.

“Menurut aku, kamu tuh cantik kalau misalnya rambut kamu panjang, yang.”

“Loh? Katanya kamu gak masalah kalau aku mau model rambutnya kayak gimana aja? Kok sekarang malah jadi minta di panjangin lagi?”

“Ya ternyata gak bagus di kamu. Sambung rambut gih, panjangin lagi rambutnya”

“Aku mau yang alami aja, biar rambutnya panjang sendiri”

“Udah disambung aja rambutnya, aku serius nih. Aku anter kamu ke salon ya. Lama ah, nunggu rambutnya panjang sendiri”

“kok jadi banyak maunya gini sih kamu, Yang?”

“Ya ternyata kamu jelek kayak gitu. Kamu jelek aja ternyata potongan rambut kayak gitu”

“gak mau ah. Nanti biar panjang sendiri aja”

“Kamu gak mau nurutin aku nih? Lebih sayang rambut dibanding aku?”

“Hah? Loh kok gitu sih yang?”

“*ngambek*”

“kenapa malah jadi begini sih”

Dari percakapan diatas terlihat bahwa pasangan yang banyak maunya itu biasanya cuman bikin kesel pasangannya. Mungkin kalian juga punya kasus yang berbeda namun intinya sama, yaitu “ pasangan saya terlalu banyak meminta”. Udah deh, jangan terlalu banyak minta ya! Apalagi meminta hal yang gak masuk akal. Karena pacar kamu pun akan berpikir dua kali jika kamu terlalu banyak meminta seperti ini untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius. Kenapa? Karena kehidupan selanjutnya bukanlah kehidupan yang dihiasi hanya sebatas dengan cinta. Perjuangan untuk menghadapi hidup baru dengan realita yang ada harus diselesaikan kemudian.

5. Marah-marah Terus

Marah-marah adalah hal yang wajar ketika pasangan kamu melakukan kesalahan. Tapi kalau misalnya kamu hampir setiap hari kerjaannya marah-marah terus sama pasangan kamu, hanya karena hal sepele, lama-lama pasangan kamu juga sebel sama kamu. Mana ada sih orang yang mau hidup berlama-lama sama orang yang kerjaannya marah-marah terus?

6. Tidak Terbuka

Dalam masa pacaran, pasti setiap pasangan mengalami suatu permasalahan. Baik kamu, atau dia pasti memiliki penilaian masing-masing terhadap permasalahan yang dialami. Hal ini akan menjadi sulit ketika kamu ataupun dia sama-sama tidak terbuka tentang apa yang sedang dirasakan. Ini hanya akan menjadi masalah yang tidak akan hilang begitu saja, tetapi masalah ini akan dipendam dan muncul kembali dikemudian hari dan bisa menjadi memerburuk keadaan hubungan kamu. Sebaiknya, ketika kamu sedang menghadapi masalah dengan pacar kamu, selesaikan semuanya hari itu juga, hingga jelas satu sama lain agar tidak menjadi dendam. Ataupun jika kamu sedang memiliki masalah lain yang mengganggu, sebaiknya bicarakanlah pada pasanganmu, dan jelaskanlah semuanya agar dia mengerti dan paham dengan apa yang sedang kamu rasakan.

7. Memilih Tipe yang Sama

orang yang sama via https://i.pinimg.com

Gagal berkali-kali dalam membina hubungan dengan orang lain mungkin bisa terjadi dikarenakan kamu mendapatkan atau memilih pasangan yang memiliki tipe sama seperti sebelumnya. Kalau kamu gak pengen gagal lagi dalam membina hubungan, cobalah untuk mencari tipe yang lain. Kemungkinan tipe yang sama itu bukanlah tipe orang yang tepat untuk kamu ajak menjalani hubungan serius.

8. Sibuk dengan Kegiatan Sendiri

Sibuk sendiri via https://i.amz.mshcdn.com

Nah untuk kamu-kamu nih yang pada sibuk dengan kegiatannya sendiri sampe-sampe lupa menghubungi pasangan kamu. Coba berikan pasangan kamu pengertian ya dengan segudangnya aktivitas kamu ini. Pasangan kamu mungkin berpikiran negatif tentang kamu ketika kamu menghilang. Ada yang mencarimu dengan cara spam, ada juga yang tidak mencarimu, tapi dia menunggumu memberikan kabar. Berikanlah pengertian padanya dengan cara memberikan kabar yang pasti. Setidaknya, agar pasanganmu tau apa yang sedang kamu lakukan, dan setidaknya pasanganmu bisa merasakan bahwa ketika kamu sedang sesibuk apapun, kamu masih memikirkan dia.

Nah, dari beberapa poin di atas, apakah ada yang sama dengan kalian? Jika ada, yuk coba di ubah sedikit-sedikit perilaku buruk itu yang terkadang kita lakukan secara tidak disadari. Semoga dengan hal ini, kalian yang masih jomblo bisa mencoba membuka hati kembali pada orang lain, untuk kalian juga yang baru mengalami kegagalan kembali, semoga kalian pun segera mendapatkan pasangan yang lebih baik ya, dan untuk kalian yang sedang dimasa sulit dan merasa akan menuju kegagalan, kalian bisa mengubah diri kalian dari sekarang agar hubungan masih tetap bisa dipertahankan ya! Aamiin.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya