Tanggal 21 Agustus 2018 kemarin adalah pemutaran perdana Film Christoper Robin serentak di Indonesia. Film Christoper Robin merupakan film garapan Disney yang bergenre drama fiksi fantasi. Film ini merupakan bentuk live action dari buku berjudul Winnie the Pooh yang di buat oleh A.A Milne dan E.H Shepard. Bagi kalian pecinta serial Winnie the Pooh pastinya sudah tidak asing lagi dengan karakter-karakter menggemaskan yang ada di serial tersebut seperti Piglet, Tiger, Kanga, Roo dan juga Eeyore, tetapi apakah kalian tahu  bahwa sebenarnya karakter – karakter tersebut diduga merepresentasikan kecenderungan gangguan psikologis? Berikut penjelasannya!

1. Winnie the Pooh (Eating Disorder)

Winnie the Pooh

Winnie the Pooh via https://movies.disney.com

Pooh si beruang pecinta madu ini ternyata memiliki kecenderungan eating disorder. Menurut Wikipedia, eating disorder merupakan kebiasaan makan yang tidak wajar atau berlebihan. Hampir setiap saat Pooh selalu merasa lapar dan tidak bisa menahan keinginan untuk makan madu. Saat bangun di pagi hari pun hal yang pertama dicari pooh adalah madu. Gimana menurut pendapat kalian teman-teman, apakah pooh mengalami eating disorder?

2. Piglet (Anxiety Disorder)

Advertisement

Piglet, si mungil berwarna merah muda ini rupanya diduga mengalami gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Hal ini membuat Piglet seringkali lebih memilih untuk bersembuyi di dalam pohon atau di balik tubuh teman-temannya ketika menghadapi situasi yang menyeramkan. Pada adegan dalam film Christoper Robin, Piglet dan teman-temannya merasa ketakutan saat mendengar suara Christopher Robin dan mengira bahwa Christoper adalah Heffalumps dan Woozles. Piglet pun ketakutan dan tidak mau keluar dari tempat persembunyiannya.

3. Tiger (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)

Lincah, tidak bisa diam, dan suka mencari perhatian adalah karakter khas yang dimiliki oleh Tiger. Dengan ekornya yang mirip seperti pegas membuat tiger senang meloncat ke sana kemari dan tidak bisa diam. Diduga karakter Tiger ini mengalami gangguan Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD). Menurut Wikipedia, gangguan ADHD membuat penderitanya melakukan aktivitas yang berlebihan dan tidak bisa duduk diam.

4. Kanga (Social Anxiety Disorder)

Kanga sosok kangoroo ini selalu terlihat membawa anaknya di dalam kantongnya. Kanga tidak membiarkan anaknya jauh dari pengawasannya karena merasa bahwa dunia luar begitu berbahaya bagi Roo. Kanga terlihat overprotektif untuk melindungi Roo sehingga tidak pernah berada jauh-jauh dari Roo.

5. Eeyore (Depressive Disorder)

Advertisement

Eeyore merupakan sosok keledai yang memiliki wajah murung. Ia seringkali terlihat pasrah saat menghadapi permasalahan. Pada adegan pooh menghilang, Christopher Robin melintasi jembatan dan mendengar suara. Christoper pun mencari sumber suara tersebut dan mendapati Eeyore yang sedang hanyut di aliran sungai. Dengan sigap Christoper Robin ingin menyelamatkan Eeyore. Namun saat hendak diselamatkan Eeyore berkata pada Christoper Robin "Biarkan saja aku jatuh dan hanyut di air terjun". Karakter Eeyore menunjukkan gejala depressive disorder yang ditandai dengan perasaan murung, merasa kosong dan tidak ada harapan.

Meskipun diangap merepresentasikan gangguan psikologis, A.A Milne dan E.H Shepard selaku kreator tidak pernah mengkonfirmasi mengenai gangguan yang diduga dimiliki oleh karakter-karakter ini. Selain itu, sebaiknya kita tidak terlalu berfokus pada gangguan-gangguan diatas ya teman-teman, karena banyak hal positif yang bisa kita pelajari dari karakter-karakter diatas termasuk kesetiakawanan dan makna persahabatan yang erat diantara karakter tersebut.

"if ever there is tomorrow when we're not together.. there is something you must always remember. You are braver than you believe, stronger than you seem, and smarter than you think. But the most important thing is, even if we're apart.. I'll always be with you" -Winnie the Pooh

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya