#RemajaBicaraKespro-Ini Dia Perilaku dan Karakter Remaja Masa Kini yang Patut Dimaklumi

Perilaku dan karakter remaja masa kini

Remaja merupakan masa yang penuh dengan cerita rumit, unik, dan tak terlupakan. Di masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa ini tentunya memiliki banyak perubahan, mulai dari fisik, karakter, hingga tingkah laku. Tak sedikit dari mereka menyimpang demi ukiran cerita yang berkesan untuk mereka kenang di masa nanti.

Remaja, bisa dibilang masa nakal-nakalnya, masa bebas-bebasnya, dan masa di mana mereka harus mengekspresikan segalanya. Berikut perilaku dan karakter remaja yang cukup nyeleneh, tetapi teramat patut untuk dimaklumi:

Advertisement

1. Egois

Photo by fotografierende from Pexels

Photo by fotografierende from Pexels via https://www.pexels.com

Dirasa bahwa mereka sudah mandiri dan memiliki keputusannya masing-masing dalam menentukan jalan hidupnya, remaja cenderung egois terhadap apa yang menjadi pondasi argumennya. Mereka menganggap bahwa apa yang mereka putuskan adalah apa yang terbaik bagi mereka.

Dalam hal keegoisan, tak sedikit dari mereka rela merenggut apa yang menjadi hak orang lain sekaligus melanggar kewajibannya terhadap yang lain. Namun perlu diketahui bahwa mereka melakukan hal demikian demi hidupnya yang lebih baik lagi, menurut mereka.

Advertisement

2. Pemarah

Foto oleh Liza Summer dari Pexels

Foto oleh Liza Summer dari Pexels via https://www.pexels.com

Ketika sesuatu terjadi tidak sesuai dengan apa yang menjadi ekspektasi mereka, remaja cenderung menyalahkan lingkungan sekitar. Mereka akan marah terhadap hal terkait bahkan orang yang tidak bersangkutan sama sekali pun hendak menjadi korban amarah mereka. Remaja ini cenderung sensitif dalam hal apapun. Ketika ada sesuatu yang mengganggu kenyamanan dan rencananya, mereka cenderung mengutamakan emosi mereka.

3. Mudah tersinggung

Foto oleh Liza Summer dari Pexels

Foto oleh Liza Summer dari Pexels via https://www.pexels.com

Selain cenderung pemarah, remaja juga terbilang cukup mudah tersinggung. Dengan apa-apa yang orang katakan, salah sedikit dianggap berlebihan. Padahal orang niatnya bercanda, tetapi mereka anggap itu omongan yang serius dan luar biasa. Lebih parah lagi ketika terjadi singgung-menyinggung di media sosial, yang disinggung siapa yang tersinggung siapa. Namun ya namanya remaja, masa peralihan yang begitu rumit dan penuh emosional.

4. Kepoan

Photo by Noelle Otto from Pexels

Photo by Noelle Otto from Pexels via https://www.pexels.com

Bukan remaja namanya kalo tak ingin serba tahu. Ini merupakan karakter remaja yang paling kental di mana dalam hal apapun selalu ingin mereka ketahui. Tak hanya itu, setelah ingin tahu tak jarang hal-hal yang dirasa belum pernah mereka rasakan ingin mereka coba.

Ya, kebanyakan dari mereka pasti mencobanya demi melesapkan rasa penasaran yang terngiang di pikirannya. Alhasil tak sedikit remaja menyimpang hanya karena mencoba sesuatu yang tidak baik padahal niatnya hanya sebatas coba-coba. Tetapi tidak dapat dielakkan jika hal tersebut membuatnya ketagihan.

5. Modis

Photo by Becerra Govea Photo from Pexels

Photo by Becerra Govea Photo from Pexels via https://www.pexels.com

Seperti kita tahu remaja memiliki kecenderungan untuk menjaga tampilannya. Selalu ingin terlihat menarik di mata orang lain, terutama lawan jenis. Dari cara berpakaian mereka selalu mengikuti tren masa kini. Dari atas sampai bawah selalu ingin terlihat modis. Selain itu, hal tersebut tak lain karena mereka ingin terlihat sudah dapat merawat diri mereka sendiri dengan kata lain agar mereka terlihat glow up than before.

6. Jarang makan

Photo bye cottonbro from Pexels

Photo bye cottonbro from Pexels via https://www.pexels.com

Tren dalam hal apapun sudah menjadi orientasi remaja masa kini. Maraknya makanan cepat saji dengan sajian yang lebih ciamik menjadi pilihan utama para remaja. Tak peduli uang mereka mendukung atau tidak yang pasti mereka wajib mencobanya.

Terlebih dengan media sosial yang mereka miliki, mereka memiliki kecenderungan untuk memamerkan hal tersebut kepada teman-teman daringnya. Tak jarang mereka hanya ingin berfoto ria. Soal makanan habis tidak habis yang penting update status, katanya.

Maka dari itu, definisi makan Indonesia, yaitu tak makan kalau belum makan nasi sering sekali mereka lewatkan. Terlebih untuk beberapa remaja perempuan yang tengah dalam program diet terlampau enggan untuk makan nasi padahal makanan cepat saji lebih berpengaruh terhadap berat badannya. Entahlah apa yang menjadi pikirannya.

7. Boros

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Photo by Karolina Grabowska from Pexels via https://www.pexels.com

Sudah kita tahu remaja saat ini sangat modis, senang ke sana ke sini, dan senang jajan ini itu. Mereka tak lagi mengingat masa-masa sebelumnya di mana mereka sering menabung. Ya walaupun sehari seribu, tetapi biasanya mereka rutin menyisihkan uang mereka.

Namun saat ini, ada uang sedikit habis, apalagi dapat THR, merupakan momentum terindah menurut mereka di mana apapun bisa bebas mereka beli, terutama yang sedang marak saat ini yaitu belanja online.

Apapun dibeli hingga barang yang sesungguhnya tidak mereka butuhkan ludes mereka beli. Sudah habis uang baru tau rasa, menyesal jadinya. Butuh sesuatu yang penting dan mendadak, pinjam ke teman. Bayarnya? Minta pada mama dengan alasan bayar ini bayar itu untuk pendidikan. Budaya ini sudah tak asing bagi kalangan mereka.

8. Gemar menyembunyikan sesuatu

Photo bye Edgar Colomba from Pexels

Photo bye Edgar Colomba from Pexels via https://www.pexels.com

Curhat-curhatan sudah sangat jarang dilakukan remaja masa kini. Maraknya pembocoran rahasia membuat remaja enggan untuk menceritakan apa yang menjadi rahasianya. Alhasil mereka menyimpannya untuk mereka sendiri. Padahal dengan bercerita tentu hati mereka akan merasa lega bahkan tak jarang solusi yang tidak mereka pikirkan akan terlontar dari lawan bicara mereka.

Namun kebanyakan dari mereka lebih memilih meluapkan segalanya melalui media sosial yang ada. Ingin diperhatikan oleh seluruh rekan daring yang mereka punya padahal nyatanya tidak ada satu pun yang membalas status curhatan tersebut. Alhasil stres sendiri karena menganggap tidak ada yang peduli.

9. Nggak betah di rumah

Photo bye Elly Fairytale from Pexels

Photo bye Elly Fairytale from Pexels via https://www.pexels.com

Di masa remaja keluarga bukan lagi menjadi nomor pertama. Banyak anak remaja yang lebih memprioritaskan teman-temannya daripada keluarganya. Mereka akan sangat senang jika harus keluar rumah bersama teman-teman mereka.

Sangat terlihat jarang di rumah, keluar rumah dari pagi buta hingga kembali ke rumah menjelang sore. Sampai di rumah mereka kelelahan, kasarnya di rumah hanya untuk istirahat semata. Sudah sangat jarang berkumpul bersama keluarga, apalagi nonton TV bareng sembari rebutan remot, sudah sirna budaya tersebut.

10. Mageran

Photo bye Elvira Gibadullina from Pexels

Photo bye Elvira Gibadullina from Pexels via https://www.pexels.com

Ya sebenarnya remaja ini tidak bisa diam, selalu ingin bergerak ke mana-mana. Diam sedikit di rumah, pantatnya panas ingin terbang. Ketika sudah di dalam rumah, hanya kamar yang jadi kehidupannya. Disuruh ini sedikit, tidak mau. Alasannya capek sehingga maraklah kata 'rebahan' di kalangan umum. Hal tersebut tak lain karena perilaku remaja tersebut. Bahkan kata 'mager' pun baru-baru ini dikenal khalayak karena sifat remaja masa kini.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang pemalas yang sedang mencoba mencari jati diri, sedang mencoba menggunakan waktunya untuk hal yang lebih berfaeda dari sekadar scrolling media sosial, dan sedang mencoba menemukan potensi apakah saya berpotensi dalam bidang baru karena saya percaya saya tak dapat melakukannya karena saya belum tahu, lain dengan kalo saya telah mencoba untuk meniliknya.

CLOSE