Rupa cantik pada wanita adalah anugerah namun wanita tidak bisa hanya berbangga dengan rupanya, hingga meninggalkan kemampuan otaknya. Perempuan hendaknya menuntut ilmu setinggi-tingginya, dan memantaskan diri untuk menjadi lebih baik. Menjadi mandiri dan berbangga dengan diri sendiri, karena cita-cita dapat digapai, memiliki penghasilan sendiri, tidak tergantung pada lelaki.

“Cantik bukan hanya tentang rupa, namun juga kepribadian, dan wawasan. Janganlah biarkan dirimu berbangga setiap waktu hanya karena paras menawan, namun pendidikanmu kau abaikan. Ketika pendidikanmu tinggi, atau wawasanmu luas, kau akan tahu bahwa dunia juga harus berpihak bagi para perempuan.”

1. Perempuan harus sekolah

Sekolah itu perlu!

Sekolah itu perlu! via https://www.instagram.com

Apakah benar pendidikan tidak penting bagi perempuan? “perempuan tak perlu sekolah” adalah pandangan yang terlalu memandang perempuan dalam kacamata “ibu rumah tangga”, menekan perempuan untuk tidak bebas mengenyam bangku pendidikan. Saat ini dunia semakin maju, pria tidak bisa lagi mendominasi dalam segala aspek kehidupan, sehingga wanita saat ini pantas untuk berpendidikan. Jika wanita tidak bisa bebas menyampaikan isi pemikirannya, maka perempuan pada dasarnya tidak bebas atas dirinya sendiri.

Advertisement

“Pendidikan memampukan perempuan bebas dalam mengekspresikan pendapat.”

2. Perempuan harus mandiri

Perempuan yang mandiri memberi keuntungan untuk diri sendiri dan membawa keuntungan untuk lelaki yang mendampingi. Lelaki tidak di ciptakan untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan perempuan. Perempuan pun tidak diciptakan untuk menggantungkan seluruh kehidupan kepada laki-laki. laki-laki dan perempuan memiliki impian dan capaian hidup masing-masing yang harus diusahakan, sehingga keduanya harus saling membantu dan melengkapi bukannya saling menyusahkan.

Perempuan yang mampu melakukan segala sesuatu sendiri, mengushakan sesuatu terlebih dahulu, dan berusaha, memiliki nilai sendiri pada dirinya.

Advertisement

Bukan berarti perempuan tidak membutuhkan bantuan dan pertolongan laki-laki sama sekali, namun saling membantu ialah kewajiban setiap manusia tanpa mengenal gender. Laki-laki membantu perempuan ataupun sebaliknya, ialah sikap pengakuan terhadap kemampuan dalam diri satu pribadi, yang tidak dimiliki pribadi lainnya.

3. Berkarier juga bisa dilakukan perempuan

Perempuan berkarier

Perempuan berkarier via https://www.instagram.com

Berkarier membuat wanita bisa memperlihatkan bahwa dia mempunyai kemampuan dan keunikan. Kemampuan yang dimiliki dikembangkan untuk membawa manfaat bagi perempuan itu sendiri. Bagi perempuan yang telah menikah berkarier dan bekerja bisa tetap dilakukan jika tugas pokok sebagai istri tidak dilupakan. Bagi perempuan yang belum menikah, berkarierlah dan nikmati seluruh hasil kerja kerasmu, bahagiakanlah kedua orangtua.

Pantaslah seorang perempuan mencari pasangan yang tidak membatasi kebebasannya untuk meraih cita-cita. Laki-laki yang dapat mendukung perempuannya dalam mengempangkan kemampuan yang dimiliki.

Setiap perempuan juga harus memantasan diri bagi lelakinya. Baik dalam taraf pendidikan dan cara berfikir. Lelaki yang berkualitas dalam pendidikan dan pekerjaan, mungkin sulit memperistri seorang perempuan yang hanya mengedepankan kecantikan dari pada otak untuk dijadikan ibu anak-anaknya.

4. Bebaslah atas dirimu sendiri

Perempuan tak perlu sekolah tinggi-tinggi, nanti sulit mendapatkan jodoh.

Pernahkah mendengar kalimat tersebut? kalimat yang menakut-nakuti tanpa berisi makna pembelajaran. Perempuan dan laki-laki harus bersekolah setinggi-tingginya, sesuai kemampuan dan menurut keinginan setiap pribadi. Semua orang berhak mengusahakan kehidupan yang lebih baik melalui pendidikan, begitu juga bagi para perempuan.

Tidak usah takut jika kamu berpendidikan terlalu tinggi, lelaki akan taut mendekatimu. Lelaki yang takut mendekati seorang perempuan yang baik dalam pendidikan, hanyalah lelaki yang tidak percaya pada dirinya dan keunggulan pribadinya. Semua orang akan dipertemukan dengan orang yang pantas, semua kembali ke setiap pribadi lebih memilih yang sepadan ataukah terpikat hanya dengan tampang.

5. Perempuan tak bisa hidup hanya dengan modal cantik

Modal cantik? Mana bisa!

Modal cantik? Mana bisa! via https://www.instagram.com

Zaman semakin berubah, ilmu lebih berkembang, apa yang kau harapkan dari hidup yang hanya bermodal cantik?

Kecantikan ialah pemberian Tuhan yang harus diyukuri, namun tidak bisa menjadi satu-satunya modal hidup di dunia ini, jika berkeinginan hidup dengan baik. Setiap orang pertama kali dilihat, faktor fisik tentunya sangat mendominasi dan menarik perhatian, namun itu hanya awal dari semuanya. Hidup lebih rumit dari hanya sekedar cantik, ada pendidikan yang dipertanyakan, keluarga yang dipertanyakan, pekerjaan yang dipertanyakan, dan sebagainya.

Setiap perempuan yang bekerja karena faktor kecantikan, tidak hanya mengandalkan wajah namun juga memiliki attitude dan cara berpikir yang baik, sehingga kepribadian yang menarik.

Perempuan hendaknya bersekolah dan berpendidikan, karena dunia terkadang tidak berpihak pada perempuan. Perempuan dapat bebas dari sistem yang mendiskriminasi, jika perempuan tersebut tidak mendiskriminasi dirinya sendiri.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya