Menunggu merupakan sebuah langkah yang kita lakukan setelah berusaha dan mengupayakannya, kemudian dilanjutkan dengan berdoa. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan bahwa menunggu adalah menantikan (sesuatu yang mesti datang atau terjadi dan mengharap sesuatu akan terjadi (datang). Ketika menunggu tentu kita sebaiknya berada dalam cara yang terbaik sebab ada waktu di sana yang kita hadapi. Maka ini lah langkah jitu dalam menunggu.

1. Langkah pertama, Tawakal

Cara terbaik dalam menunggu tentu dengan tawakal. Tawakal merupakan pasrah diri kepada kehendak-NYa; percaya dengan sepenuh hati kepada-NYA (dalam penderitaan dan sebagainya). Tentu tawakal dilakukan setelah kita berikhtiar dengan optimal dan sungguh-sungguh. Seperti kata pepatah, hasil tidak akan mengkhianati proses dan Tuhan pasti akan memberikan apa yang kita butuhkan baik itu yang kita inginkan atau pun bukan.

2. Kedua, Isi Dirimu

persiapkan diri via https://www.google.co.id

Setelah segala daya upaya dilakukan tentu kita memerlukan cara bijak untuk menjalani masa-masa dalam menunggu. Nah, untuk itu kita bisa memulainya dengan fokus menyiapkan diri hingga masa menunggu itu selesai. Adapun menyiapkan diri dimulai dari internal kita seperti, menyisihkan ego, melatih kesabaran, dan tentu mendewasakan diri. Dalam tahap ini kita bisa melakukannya dengan memperbanyak membaca, membaca buku dan juga lingkunganmu. Bacalah buku-buku yang kamu senangi, lalu cari buku yang kamu butuhkan, dan ingat bacalah lingkunganmu dengan hati yang tenang.

3. Ketiga, Mendamaikan Jiwa

jiwa yang damai via https://www.google.co.id

Kamu bisa memanfaatkan waktu menunggumu dengan melakukan kegiatan yang mendamaikan jiwa. Tidak perlu berat yang ringan-ringan saja. Misalnya melewatkan waktu senjamu dengan duduk di teras rumah (kalau saya senangnya duduk di teras atas atap rumah) menikmati adzan yang berkumandang syahdu seraya dengan burung-burung indah yang terbang menuju kepulangannya dan itu terasa damai. Bisa juga nih dengan bermain sepeda di pagi hari. Berilah luang untuk ragamu bersenang-senang, berhenti sekejap dari rutinitas yang monoton. Bersepeda di pagi hari saat pohon-pohon rindang mengeluarkan oxsigen, waktu terbaik karena udara belum terkontaminasi dengan karbon monoksida.

4. Ke empat, Perhatikan Dompetmu

Tiga hal di atas adalah tiga langkah internal yang perlu kita lakukan dengan optimal. Namun tentu tidak sampai disitu dong, kita juga harus mengoptimalkan bagian eksternal agar menunggunya semakin jitu. Nah, bagian eksternal yang paling mempengaruhi dan yang sering sekali menjadi hambatan yang membuat hari bahagia harus digeser tak lain dan tak bukan adalah isi dompet.

Batin siap tapi ada ketidaksiapan lainnya. Nah, agar hal itu tidak terjadi. Mulailah memberi perhatian pada isi dompetmu. Jangan biarkan ia mengeluarkan nominal-nominal yang digunakan untuk hal hura-hura.

5. Ke lima, Meyakinkan Orang tuamu

Nah, ini langkah terakir yang perlu kamu lakukan ketika kamu dalam masa menunggu. Tentu setelah empat hal di atas terlaksana, langkah ini perlu kamu lakukan agar jalan menuju hilal itu bisa semakin matang. Sebab restu ke dua orang tua bisa menjadi boomerang besar jika tidak sesuai dengan yang diharapkan. Selamat menjalakan langkah jitunya ya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya