7 Kebiasaan Buruk Pemakaian Uang yang Bikin Akhir Bulanmu Berteman sama Mie Instan

kebiasaan buruk pemakaian uang

Kalian mahasiswa atau fresh graduate yang baru aja dapat kerja? Pernah nggak sih kalian ngerasain masa jaya di awal bulan, bebas makan apa aja boleh tapi akhir bulan dijajah sama mie instan? Kalau pernah berarti kita sama sobat.

Baik mahasiswa maupun yang udah bekerja pasti dapet uang bulanan. Kalau mahasiswa sih kebanyakan masih dari orang tua, untuk yang udah kerja pastinya dari gaji. Ya masa kerja nggak dibayar?

Kalian tahu nggak sih ada beberapa kebiasaan buruk dalam menggunakan uang yang tanpa disadari bisa bikin dompet kalian kena maag alias nggak ada isinya. Kalau penasaran, ayo simak ulasannya berikut:

Advertisement

1. Membeli yang tidak perlu atau hanya karena lucu

Beli karena lucu

Beli karena lucu via https://www.pexels.com

Biasanya godaan ini terjadi pas baru gajian nih sobat. Saat gaji turun, dorongan untuk berbelanja meningkat dengan pesat. Bukannya nggak boleh belanja nih ya, tapi tolong dong jangan beli lipstik yang warnanya hampir sama dengan yang kalian udah punya, atau beli tombol-tombol tambahan buat main PUBG. Beli sih boleh, cuman itu nggak perlu kali yah. Atau mungkin makan lipstik jadi pengganti mie instan?

2. Pengeluaran kecil yang bersifat repetitif

Ilustrasi Pengulangan

Ilustrasi Pengulangan via https://www.pexels.com

Siapa yang tiap hari beli air mineral? Siapa yang tiap hari bayar parkir? Yup, ini adalah contoh pengeluaran-pengeluaran kecil yang nggak kerasa tapi sifatnya terus menerus. Yah meskipun kecil tapi kalau sering juga kan lama-lama membesar. Ibarat pepatah, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Bayar parkir tongkrongan kalian dan beli air mineral bisa jadi contohnya. So dari pada beli air mineral, mending bawa air sendiri dari rumah. Lebih hemat tentunya.

Advertisement

3. Beli kopi kekinian

Yang ketiga ini sering kali menyerang anak nongki dan generasi penghancur tabungan. Gimana nggak, generasi jenis ini rela bayar 50 rebu cuman buat dapet kopi item. Eits, tunggu dulu ini bukan kopi item biasa, tapi black coffee. Cuman beda nama tapi harganya kok bisa beda jauh yah. Tapi dari pada bayar sebegitu mahalnya, mending beli capucino ala cafe sambil nongkrong di teras kos bareng teman-teman sambil menyanyikan lagu kesukaan kalian.

4. Berlomba dengan trend

Ilustrasi Trends

Ilustrasi Trends via https://earthbornbeauty.com

Siapa sih yang nggak tau Iphone XI atau sneakers Yeezy? Yah kayaknya hampir semua orang tau deh, terutama ponsel dengan logo apel itu. Itu lah trend, bisa bikin derajat seseorang naik hanya dengan pakai produknya. Tapi kalau kalian mau berlomba dengan Trend yang artinya tidak mau ketinggalan zaman, siap-siaplah menguras tabunganmu karna beli trend itu nggak murah sobat. Bayangin aja untuk beli smartphone terbaru besutan Apple, kalian harus menebusnya dengan belasan juta, bahkan ada yang sampai dua puluhan juta. Wow. Tapi jam tangan harga puluhan juta dan jam tangan ratusan ribu menunjukan waktu yang sama kok.

5. Terus hidup di dunia maya

Sosial Media

Sosial Media via https://beritadunia.net

Stop hidup di dunia maya. Karena kuotamu akan cepat habis. Pasalnya internet udah jadi kebutuhan primer umat manusia di era digital ini. Instagram, Youtube dan aplikasi streaming di smartphone-mu adalah kontributor utama kemerosotan jumlah kuotamu. Gimana nggak, kalau tiap hari kalian nonton selama 5 jam, kuotamu bisa habis sekitar 1,5 sampai 2 Gb. Kalau lebih dari 5 jam gimana? Udah pasti makin banyak kuotamu terkuras. Nah kalau kuotamu udah habis gimana? Ya beli kuota lagi dong kayak orang susah aja. Contoh lainnya, beli voucher game buat beli skin karakter favorit kalian dalam game tersebut.

Advertisement

6. Tidak pernah mencatat pengeluaran

Ilustrasi Catatan

Ilustrasi Catatan via https://kosongan.id

Kenapa bisa nggak pernah mencatat pengeluaran jadi kebiasaan buruk penguras uang? Percaya atau tidak, mencatat pengeluaran dan memeriksanya kembali di bulan depan bisa mengurangi pengeluaran untuk hal-hal tidak perlu. Karena dengan membaca catatan pengeluaran bulan lalu bisa memberi gambaran hal-hal apa saja yang dirasa tidak bermanfaat saat sudah di beli. Misalnya kalian menemukan pengeluaran untuk nonton di bioskop bulan lalu sampai 4 kali, nah dengan pengalaman begitu kalian bisa mengurangi frekuensi nonton di bulan berjalan menjadi 3 kali. Lumayan kan udah ada tabungan 50 ribu.

7. Kecanduan belanja online

Ilustrasi Belanja Online

Ilustrasi Belanja Online via https://technologue.id

Siapa nih yang doyan banget mantengin ponsel cuman buat liat flash sale? Yup belanja online ini adiktif sobat. Sekali kalian mencoba kepraktisannya, kalian akan terlena dengan kemudahan yang mereka berikan. Gimana nggak, produk menarik, harga nggak teralu mahal, ongkir murah ada yang gratis bahkan, tidak menghabiskan banyak tenaga, apa yang kurang coba. Tapi ingat beli semua barang di online shop ini tetap aja pakai uang, termasuk beli mie instan online.

Nah itu dia sebagian alasan yang menyebabkan dompetmu kurus di akhir bulan. Dari alasan di atas ada nggak yang kalian pernah rasain? Atau jangan-jangan semua lagi. Memang uang itu nggak bakal dibawa mati sobat, tapi bijak-bijaklah dalam menggunakannya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Cowok aseli. Mencetak sebuah jejak

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE