Hindari Penyesalan! Yuk, Lakukan 5 Hal ini Untuk Mengenali dan Mengasah Keterampilan Selagi Masih Kuliah!

Lakukan ini sedari awal kuliah agar menjadi job seeker yang menarik dan berkualitas!

Berkaca dari pengalaman fresh graduate saat melamar kerja, ternyata tidak sedikit yang masih bingung untuk mencantumkan poin penting dalam CV (Curriculum Vitae). Para job seeker tentunya tidak asing dengan dokumen CV maupun resume yang merupakan self branding pada tahap pertama. Keduanya hampir sama yaitu berisikan data diri disertai pengalaman penting yang memberikan first impression untuk para recruiter. Nah, dari sini recruiter akan lebih mudah menggambarkan siapa diri kita. Maka dari itu, yuk simak beberapa tips untuk mahasiswa agar kelak menjadi job seeker yang menarik dan berkualitas!

1. Ikut organisasi atau volunteer

Photo by Anna Shvets from Pexels

Photo by Anna Shvets from Pexels via https://www.pexels.com

Tentunya pada masa kuliah banyak sekali ruang untuk mengembangkan bakat dan minat yaitu organisasi. Terdapat organisasi dalam kampus maupun luar kampus. Tujuan mengikuti kegiatan ini adalah relasi yang kita jangkau lebih luas, sehingga relasi tidak hanya teman sekelas. Pengalaman mengikuti event organisasi atau menjadi volunteer juga penting untuk mengasah hard skill maupun soft skill.

2. Mendaftarkan diri menjadi peserta lomba

Photo by Anna Tarazevich from Pexels

Photo by Anna Tarazevich from Pexels via https://www.pexels.com

Harus banget, nih, ikut lomba saat jadi mahasiswa? Sebaiknya, iya. Hasil dari mengikuti kompetisi ini banyak sekali. Bukan sekedar mendapatkan sertifikat lomba, tetapi bermanfaat juga untuk meningkatkan kemampuan problem solving yang dibutuhkan dalam dunia kerja nantinya. Selain itu, sertifikat kejuaraan lomba merupakan salah satu bukti dari sebuah pencapaian.

3. Menjadi bagian tim magang atau internship

Photo by fauxels from Pexels

Photo by fauxels from Pexels via https://www.pexels.com

Ketika melamar pekerjaan tentunya dibutuhkan calon kandidat yang memiliki pengalaman dibidang yang diminati. Biasanya, recruiter akan tertarik dengan pelamar yang pernah berkontribusi secara langsung dalam bidang tersebut. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini bertujuan agar calon kandidat mempelajari sistem kerja dan budaya di tempat kerja tersebut. Hal ini akan menjadi nilai tambah oleh recruiter.

4. Part time atau bisnis pribadi

Photo by Ketut Subiyanto from Pexels

Photo by Ketut Subiyanto from Pexels via https://www.pexels.com

Semakin bertambahnya usia, semakin banyak pula kebutuhan yang perlu dipenuhi. Inovasi, semangat, dan ide para mahasiswa dalam memberi solusi tersebut adalah mengikuti part time atau berbisnis sendiri. Biasanya, kegiatan ini dilakukan ketika banyak waktu luang alias sambilan. Tidak hanya mendapatkan penghasilan sendiri, kegiatan ini dapat menambah pengalaman layaknya seorang pekerja.

5. Mengikuti pelatihan (training)

Photo by fauxels from Pexels

Photo by fauxels from Pexels via https://www.pexels.com

Terdapat banyak platform yang menyediakan sebuah pelatihan berbayar maupun tidak. Ketika melamar pekerjaan, job seeker dapat mencantumkan sertifikat pelatihan yang pernah diikuti. Dengan mengikuti pelatihan, calon kandidat dianggap mau berusaha untuk upgrade skills yang sudah dimiliki. Pelatihan yang telah diikuti berguna juga sebagai pengetahuan untuk menghasilkan sebuah karya maupun portofolio kerja.

Yup, memang benar, rezeki sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Tetapi, ingat! Kita manusia diberikan akal sehat untuk berusaha yang diimbangi oleh doa. Lebih baik mencari pengalaman dan informasi seputar pekerjaan mulai saat ini daripada menyesal di kemudian hari. Eits, jangan terlalu sibuk juga ya! Imbangi dengan menjaga kesehatan badan maupun mental. Fighting!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini