Game of Thrones (GOT) merupakan TV seri dari serial novel fantasi A Song of Ice and Fire karya George RR Martin. Kisahnya mengenai perebutan tahta oleh tujuh kerajaan. Tayang sejak tahun 2011 di HBO. Kini TV Seri GOT telah memasuki tahun ketujuh dan menunggu sesi terakhir yang diprediksikan akan tayang akhir tahun 2018 atau awal tahun 2019. Setiap Season hanya terdiri dari 10 episode. Dilansir dari Entertaiment Weekly, anggaran untuk produksi GOT musim ke 6 saja menghabiskan dana 100 juta dolar AS. Itu berarti tiap episodenya menghabiskan 10 juta dolar. Namun, besarnya dana tersebut terbayar dengan betapa luar biasa apiknya serial ini. Mulai dari efek visual, totalitas pemeran dan alur cerita yang dahsyat. Begitu melimpah hal menarik dari TV seri ini. Namun, saya rangkum menjadi 5 hal menarik untuk diikuti :

1. Tidak ada tokoh utama

Martin menyajikan cerita fiksinya dengan perspektif yang luar biasa. Ia tak melihat dari satu tokoh utama yang menjadi protagonis namun dituturkan dari angle banyak tokoh yang mempunyai ciri khas masing masing dari karakter. Tidak semua tokoh menjadi sosok baik dan sesuai dengan ekspektasi, semua tokoh memiliki kelebihan dan kekurangan senatural mungkin, ditampilkan selayaknya manusia biasa yang mempunyai ambisi.

2. Alur cerita rumit

Advertisement

Alur cerita yang komplek sudah tampak dari awal season. Biasanya alur cerita yang komplek membuat penonton enggan untuk melanjutkan bahkan menonton kembali, namun percayalah justru ini membuat kita semakin penasaran. Tiap episode dalam TV serinya mempunyai detail cerita, tempat dan waktu yang sama persis dengan novelnya (menurut saya, hehehe), hampir tidak ada perbedaan. (Hanya jika ingin membaca novelnya saya sarankan untuk menonton dahulu TV serinya, agar semakin paham. Saya baca dulu sebelum nonton agak kurang ngeh. Hihihi)

3. Analisis Politik Kerajaan

Game of Thrones sendiri menceritakan sebuah daratan Westeros yang dikuasai tujuh kerajaan besar dipimpin oleh seorang Raja utama di Kings Landing. Tema kerajaan memang identik pembunuhan, pertempuran dan peperangan, GOT lebih dari itu, ada unsur politik dan penggulingan kekuasaan seorang raja, persis perpolitikan pemerintahan jaman sekarang. Selain Pertempuran sengit para tokoh, cerita GOT kaya akan pengkhianatan dan krisis kepercayaan. Dimana setiap tokoh memiliki ambisi yang tinggi demi kepentingan kerajaannya masing-masing. Kawan dapat menjadi lawan, sesuai dengan mottonya salah satu tokoh utama yaitu “You Win or You Die” Siapa yang bertahan, ya dialah yang menang, cara apapun bahkan dengan pembunuhan kawan bahkan keluarga.

4. Twist spektakuler

Pengkhianatan mungkin adalah hal yang wajar bagi perebutan kekuasaan. Berbagai tokoh yang diduga sebagai pihak baik justru jahat dalam sekejap atau sebaliknya. Martin membuat terobosan cerita berbeda yaitu membuat mati orang-orang yang kita anggap jagoan. Betapa sayapun ingin teriak kesal dan marah saking terbawa oleh emosi. Disinilah penonton dibuat penasaran dan menerka, siapa sebenernya tokoh utama.

5. Totalitas efek Visual

Advertisement

Sutradara mengemas karya Martin tidak tanggung-tanggung luar biasa untuk ukuran TV seri. CGInya yang hampir tidak dapat dibedakan dengan kenyataannya. Strategi perang, penyerangan, pertumpahan darah hingga kondisi kota yang hancur sangat menarik. Pembunuhan yang sadis dan adegan dewasa yang bertebaran disetiap episode bukan sebagai bumbu semata tapi salah satu alur pendukung cerita yang jika disensor akan kehilangan soul-nya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya