Apa langkah pertama yang harus saya lakukan untuk mulai membangun usaha sendiri? Beberapa orang begitu mudah untuk membuka usaha baru mereka, namun hampir sebagian besar orang mengalami kesulitan. Termasuk saya! Setelah bergumul, bertanya kesana kemari dan mengevaluasi pengalaman hidup saya sendiri maka saya menemukan dua kebenaran yang aneh tapi nyata. Kebenaran pertama, bahwa saya dan anda unik. Cara saya berbeda dengan cara anda. Sekalipun cara saya terbukti sukses, belum tentu bisa memberikan hasil yang sama pada anda. Kebenaran kedua adalah visi pribadi. Let's rock!

1. Apa yang anda sukai sehingga rela tidak dibayar untuk melakukan hal itu ?

mata uang via http://money.id

Apa kelebihan anda? Dimana letak kelemahan anda? Apa ketakutan terbesar anda? Pekerjaan apa yang memberikan kepuasan bagi anda? Apa mimpi anda? Apa yang anda sukai sehingga rela tidak dibayar untuk melakukan hal itu? Jika anda belum bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini berarti anda belum siap untuk memulai usaha sendiri. Tenang saja, jangan terburu-buru. Segala sesuatu ada masanya.

Ada masa menanam, juga ada masa menuai. Ada masa sukses, juga ada masa suram. Ada rame dan ada sepi. Kadang kita naik, namun ada masanya kita terjun bebas. Roda itu berputar! Akan ada suatu titik dimana segala sesuatunya akan berbalik 180 derajat. Titik balik yang fantastis. Miskin jadi kaya atau sebaliknya kaya jadi kere. Segala sesuatu ada masanya, menurut waktu Tuhan yang tepat waktu. Tidak pernah lebih cepat juga tidak pernah terlambat. Tuhan kita itu PAS!

2. Jangan pernah meragukan masa depan anda, karna Ia sudah menunggumu disana

perusahaan start-up via http://gnews.id

Advertisement

Kita tidak bisa mempercepat atau memperlambat takdir yang sudah ditetapkan dalam hidup kita. Kita tidak bisa meminta Tuhan mempersingkat masa-masa suram usaha baru kita. Sama halnya kita tidak bisa menghentikan masa-masa kebanjiran order usaha kita. Ketika waktunya sudah tiba, maka anda akan kewalahan menerima berkahNya. Jika anda sepenuhnya sadar, seharusnya mulut anda akan mengatakan, "Siapakah aku ini Tuhan, sehingga Engkau memberkati aku dengan berlimpah – limpah ?"

Wes cukup ngimpinya! Sekarang balik ke topik kita! Apa lagi yang harus kita lakukan pertama kali waktu memulai usaha sendiri?

3. Saya unik, begitu pun anda.

wanita unik dan independen via http://nyomanmarinda.harianbernas.com

Langkah pertama yang harus kita lakukan untuk memulai usaha sendiri adalah menerima dengan lapang dada bahwa kita unik.

Kita berbeda dengan teman-teman kita. Kita memiliki kelebihan yang berbeda dibandingkan kelebihan teman-teman kita. Dan kita memiliki cara kerja tersendiri yang membuat cara kerja kita jauh lebih efisien. It's my way of Ninja kata Naruto. Ada orang yang bekerja sambil mendengarkan musik, ada orang yang harus bekerja dalam keheningan, dan ada juga orang yang bekerja sambil ngemil, nggak ketinggalan ada yang kerja sambil tikung partner sendiri. Tapi, saya bisa pastikan tidak ada orang yang bekerja sambil tidu !

Ada orang yang kerjanya keluyuran, cari teman baru sambil nggosip dan mendapatkan manfaat dari pertemanan tadi. Sebaliknya ada orang yang kerjanya di depan komputer, kuper namun menghasilkan banyak uang dari program yang dibuatnya. Dunia ini aneh-aneh! Teman saya tidak pernah marketing, tidak pernah bertatap muka dengan calon pembelinya dan juga tidak pernah costumer visit. Namun saat ini kebanjiran order bikin seragam kerja atau seragam sekolah. Modalnya hanya sebuah fax dan desain.

4. Fokus ke masa depan

partner yang tepat adalah modal awal via http://mitrainvestor.co.id

Bisakah anda melihat masa depan anda dari usaha yang anda geluti saat ini. Ya, betul! Usaha baru yang anda mulai sekarang ini! Tahukah anda produk apa yang akan anda jual kepada orang lain? Apa manfaat produk anda bagi mereka? Bagaimana produk anda bisa memberikan nilai tambah atau keuntungan bagi yang membelinya? Jika jawaban atas semua pertanyaan diatas adalah "ya saya tahu", maka anda sudah berada di jalur yang benar.

5. Jangan takut menjadi berbeda

aku berbeda via http://merdeka.com

Jangan pikirkan kegagalan anda, jangan kuatir dengan masa depan anda dan jangan takut dengan kemungkinan terburuk yang akan anda hadapi. Sudah kodrat manusia untuk lebih mudah berpikir negatif dibandingkan berpikir positif.

Sesungguhnya kesuksesan anda ditentukan oleh kemampuan anda menekan emosi negatif ini dan memperbesar emosi positif diri anda sendiri.

6. Kecenderungan manusia adalah berpikir negatif. Waspadai.

wanita tangguh via http://vemale.com

100% kendali ada di tangan anda. Anda yang memutuskan pikiran mana yang akan menguasai diri anda. Anda bisa, bahkan sangat bisa, mengenyahkan pikiran negatif dari otak anda. Anda juga bisa membiarkan pikiran negatif menguasai diri anda kalau anda mempersilahkannya.

Ingatlah bahwa kecenderungan manusia adalah berpikiran negatif. Sekalipun anda memutuskan untuk bersikap optimis, godaan untuk berpikir pesimis itu selalu muncul. Terlebih bila lingkungan bisnis dikelilingi individu negatif.

7. Ini tidak akan mudah, kalau mudah semua orang juga bisa

Orang sukses dan orang gagal sama-sama merasakan emosi negatif. Perbedaannya, orang sukses mengalahkan pikiran negatif, sikap pesimis, ketakutan dan rasa minder dalam dirinya. Sementara orang gagal menyerah terhadap emosi negatif ini. Padahal, sesungguhnya ini adalah pilihannya sendiri. Keputusannya sendiri. Anda bisa mengalahkan rasa takut memulai usaha sendiri. YA! Anda bisa ! Saya yakin, 1000% percaya anda bisa!