#LebaranTanpaBajuBaru – Tak Melulu Harus Baru Untuk Menyambut Momen Raya-mu

Momen lebaran harusnya bisa membuat kita introspeksi diri dan lebih awas akan segala hal disekeliling kita, jangan malah menghabiskan energi dan waktumu untuk mengurusi hal yang tidak begitu memiliki esensi dalam menunjang kualitas hidupmu.

Momen hari raya memang tinggal hitungan hari, tak terasa ramadhan kali ini berjalan dengan begitu cepatnya. Euforia lebaran juga sudah mulai terasa. Lalu, apakah kamu sudah mulai mengubek-ubek seisi e-commerce dengan keyword: baju lebaran, gamis lebaran, dress lebaran, baju koko, set baju lebaran anak, pashmina, jilbab, wedges, sandal, dan berbagai kata kunci pakaian serupa lainnya?

Sebelum memutuskan untuk membeli pakaian baru dengan dalih untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri, coba deh kamu cek dulu semua pakaianmu di lemari. Pasti kamu bakal menemukan beberapa pakaian yang masih layak dan oke untuk dipakai di momen hari raya nanti. 

Kembali ke fitrah- harusnya bukan sekadar ungkapan belaka tanpa diresapi makna sesungguhnya. Coba renungkan kembali dan pertimbangkan dengan bijak sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli pakaian lebaran baru. Mungkin beberapa kiat-kiat berikut bisa membantumu untuk kembali mempertimbangkan apakah sebenarnya kamu perlu membeli baju baru atau tidak.

Advertisement

1. Ubah Style Berbusana Kamu

Photo by Burgess Milner

Photo by Burgess Milner via https://unsplash.com

Cara pertama yang bisa kamu lakukan agar tidak perlu membeli baju lebaran baru adalah dengan mengubah style berpakaian kamu. Jika biasanya kamu adalah orang yang suka mengenakan style casual, coba untuk berpakaian lebih feminim (bagi perempuan) dengan mengenakan dress/ setelan rok/ baju yang bisa menampilkan kesan yang fresh dan berbeda dari kamu yang biasanya.

2. Gunakan Aksesoris Tambahan

Photo by Marissa Grootes

Photo by Marissa Grootes via https://unsplash.com

Nah opsi ini juga bisa kamu terapkan untuk menghindari membeli baju lebaran baru. Dengan menambahkan aksesoris seperti jam tangan, gelang, kalung, tas, maupun aksesoris lainnya dapat menambah kesan berbeda pada tampilanmu loh. Ketimbang memerhatikan bajumu, orang mungkin cenderung memuji aksesoris yang kamu pakai. Terlebih lagi, jika kamu memang bukan orang yang terbiasa mengenakan aksesoris. Pasti orang-orang akan langsung memperhatikan perubahan detail itu di dirimu.

Advertisement

3. Coba Tanya Apakah Ibu, Kakak, Adik, atau Saudara Kalian Ada yang Punya Baju yang Sudah Tidak Dipakai

Photo by Becca Mchaffie

Photo by Becca Mchaffie via https://unsplash.com

Karena baju lebaran tidak harus melulu baru, kamu bisa loh coba pinjam ke ibu, kakak, adik, saudara, atau bahkan teman. Siapa tahu ada baju yang bisa dan cocok kalian pakai. Selain dalam rangka menghemat pengeluaran,kamu juga bisa memaksimalkan dan memperpanjang usia pakai pakaian yang sudah tidak mereka gunakan lagi padahal masih layak pakai.

4. Mix and Match Baju yang Jarang Kamu Pakai

Photo by Alyssa Strohmann

Photo by Alyssa Strohmann via https://unsplash.com

Cara kedua yang bisa kamu coba adalah dengan mix and match baju yang jarang kamu pakai. Misalnya kamu biasanya suka mengenakan setelan pakaian yang simpel kaos dan celana, untuk momen lebaran nanti coba kenakan atasan dan bawahan yang tidak biasa kamu gunakan saat daily ditambah dengan outer yang mungkin juga jarang kamu kenakan. Dalam mix and match outfit, jangan takut untuk mengeksplor dan menjajal semua potong atasan dan bawahan yang kamu punya.

5. Hari Raya Idul Fitri Patutnya Menjadi Momen yang Penuh Makna untuk Berkumpul dan Kembali Bersua Bersama Orang-orang Tercinta

Photo by Afif Kusuma

Photo by Afif Kusuma via https://unsplash.com

Yuk, coba tinjau kembali dan mulai memaknai arti dari momen hari raya yang sesungguhnya. Selain sebagai momen untuk introspeksi diri dan mendekatkan diri dengan Sang Maha Pencipta secara religi, dapat bertemu dan berkumpul bersama orang-orang yang kita sayangi adalah fokus utamanya, bukan? Perkara pakaian adalah urusan nomor sekian-sekian. Tidak akan ada yang ingat baju lebaran yang kamu kenakan di tahun lalu. Tidak ada ceritanya kamu akan diejek orang karena baju lebaranmu sama selama beberapa kali lebaran berturut-turut. Percayalah, orang-orang tidak se-peduli itu dengan apa yang kamu kenakan. Orang-orang justru peduli akan hadirnya sosok mereka-mereka yang telah dinantikan sejak lama. Bisa bertemu, berjabat tangan, saling bermaaf-maafan, berkumpul, dan bertukar cerita dengan keluarga dan teman-teman setelah sekian lama tidak berjumpa rasanya sudah cukup memenuhi perasaan senang di hati akan hadirnya momen ramadhan. Maka dari itu, di momen hari raya kali ini, cobalah untuk berfokus pada hal-hal yang seharusnya menjadi prioritas disaat ramadhan tiba. Terlebih lagi, kita sudah memasuki 10 malam terakhir bulan puasa. Lebih baik kita habiskan waktu untuk lebih memperkaya ibadah dan tidak menghabiskan energi maupun pikiran kita kepada barang yang sejatinya tidak berkontribusi dalam kedamaian jiwa dan pikiran kita.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

less is more.

CLOSE