Sebagai anak kemarin sore yang baru saja bekerja penuh waktu, liburan jadi sesuatu yang luar biasa langka. Jangankan liburan ala-ala seperti selebgram atau artis ternama, ke luar kota pun kalau nggak direncanakan baik-baik mungkin nggak akan pernah bisa terlaksana. Apalagi dengan nominal gaji yang hampir nggak seimbang sama angka kebutuhan. Duh, yang ada bikin ngelus dada.

Nah beberapa waktu yang lalu, saya dan teman-teman memutuskan untuk rehat sejenak dari dunia kerja. Setelah diskusi panjang dan lebih banyak julidnya akhirnya kami memutuskan untuk short escape ke Bandung aja. Dan yang paling penting, setelah ditotal sepulang liburan, budget yang saya keluarkan nggak sampai satu juta! Padahal lama liburan kurang lebih 3 hari 2 malam lho!

Buat kamu yang penasaran gimana bisa liburan ke Bandung secara hemat dan kemana aja dengan biaya di bawah satu juta, semoga tulisan ini bisa mencerahkan ya! Oh iya, sekedar informasi, saya berangkat ke Bandung dari Jogja!

1. Cari tiket kereta dari jauh-jauh hari. Biar nggak kehabisan tiket ekonomi 😀

Pengabdi kereta ekonomi~

Pengabdi kereta ekonomi~ via https://statik.tempo.co

H-30 hari, saya dan teman-teman memutuskan untuk membeli tiket kereta. Sebagai pekerja baru yang merangkap anggota sobat kismin, kereta ekonomi jelas menjadi prioritas utama kami. Entah karena hoki atau memang saat itu nggak lagi peak season, baik tiket kereta berangkat atau pulang yang kami dapat, semuanya di bawah Rp.100.000,-. Jadi untuk tiket kereta dari Jogja – Bandung via Kiaracondong, di bawah Rp.200.000,- tapi mari kita bulatkan biar mudah ngitungnya~

2. Soal penginapan, saat itu kami memilih apartemen sebagai penginapan. Lumayanlah bayarnya bisa patungan

Apartemen The Jarddin

Apartemen The Jarddin via https://www.arintya.com

Sebelumnya saya agak ragu soal penginapan ini. Soalnya di pikiran saya, kalau nginep di apartemen itu pasti mahal dan aksesnya susah. Namun dengan segala kecanggihan teknologi, teman saya akhirnya menemukan satu apartemen yang super dekat dengan Jalan Cihampelas. Saat itu, kami memutuskan untuk menginap di The Jarddin Cihampelas untuk dua malam. Harga per malamnnya saat itu dibanderol Rp.300.000,- untuk 1 unit apartemen dengan 1 kamar. Karena kesalahan sistem, kami malah mendapatkan apartemen dengan 2 kamar tidur yang harga per malamnya Rp.500.000,- belum termasuk pajak. Namun semesta kayaknya lagi berbaik hati. Sebab kami hanya membayar biaya sesuai apartemen tipe pertama, yaitu 300ribuan aja! Harga segitu dibayar 6 orang yang bernaung untuk 2 malam…jadinya mantap nggak tuh? Per orang hanya urun Rp.100.000,- aja untuk penginapan!

Advertisement

Ps. kami sampai Bandung hari Jumat dan kembali ke Jogja pada hari Minggunya. Dua malam pertama kami tidur di apartemen, lalu malam terakhir kami numpang tidur sebentar di stasiun karena memilih keberangkatan paling pagi.

3. Transportasi selama di Bandung kami mengandalkan taksi online. 200 ribu cukuplah untuk beramai-ramai!

Naik taksin online buat keliling Bandung!

Naik taksin online buat keliling Bandung! via https://www.pexels.com

Karena baru pertama kali ke Bandung dan nggak mau ribet, kami memutuskan untuk naik taksi online selama menjelajah kota. Sebelum berangkat saya mengisi saldo Rp.200.000,-, setelah dipakai liburan ke Bandung dan pulang ke kosan sepulangnya dari sana, saldo masih nyisa beberapa ribu. Hemat nggak tuh?

4. Tempat liburan fokus ke spot gratisan dan Trans Studio aja. Tiketnya pun dari hasil promo jadi nggak bayar sepenuhnya~

Wajah happy dapat tiket promo~

Wajah happy dapat tiket promo~ via https://www.arintya.com

Bandung emang dikenal punya banyak taman-taman yang memanjakan mata. Makanya saya dan teman-teman pun akhirnya memutuskan untuk menjadikan taman-taman di Bandung ini sebagai tujuan liburan. Selain itu kami juga sempat naik Bandros. Itu lho kendaraan yang khusus disediakan untuk muter-muter kota Bandung. Harga tiketnya pun murce! Cuma Rp.10.000,- dan itu udah termasuk satu botol air minum! Setelah naik Bandros kita memutuskan untuk menyusuri Jalan Braga, Masjid Raya, jelajah mall (biasa cewek!) dan nyari spot buat foto-foto lainnya. Semuanya modal naik taksi online dan mostly jalan kaki, meski sepulangnya gempor dan pingan sampai pagi.

Advertisement

Destinasi terakhir adalah Trans Studio Mall. Sebagai anak muda yang haus akan wahana, kami akhirnya mengalokasikan satu hari khusus untuk taman bermain ini. Tiketnya pun nyari yang promo! Saat itu kami dapat tiket seharga Rp.180.000,- untuk semua wahana. Biar puas, kami datang pagi-pagi dan baru pulang menjelang tutup! Anaknya nggak mau rugi~

5. Nah soal makan, kami memang sengaja nggak pilih-pilih. Makan di mall sampai pinggi jalan pun kami jabani!

Sharing makanan

Sharing makanan via https://www.pexels.com

Saya ingat banget waktu itu di Bandung kami makannya lebih sering yang biasa-biasa aja. Bahkan nggak jarang kami makan di warung pinggir jalan dan duduk di trotoar. Meski rasanya biasanya, tapi lumayanlah bisa menghemat pengeluaran. Ada kali per makan Rp.8000,-. Namun kalau pas mau makan lumayan enak, kami memutuskan untuk makan di tempat makan steak yang juga udah ada di Jogja. Harganya standar sih dan yang pasti makan kenyang di bawah Rp.30.000,-. Nah untuk makanan ringan atau jajan seperti seblak, cilok, siomay, ini sih yang nggak bisa kamu tahan. Hajar terus tiap ketemu yang menggiurkan. Untungnya selalu ingat bahwa budget kami terbatas.

Kalau dihitung-hitung biaya makan untuk 3 hari 2 malam di Bandung, totalnya nggak lebih dari Rp.200.000,-. Saya nggak tahu sih ini tergolong irit atau malah berlebih. Menurut kamu gimana?

6. Untuk oleh-oleh tetep ya beli sesuatu yang kekinian. Belinya sesuai kantong tentunya!

Beli satu oleh-oleh

Beli satu oleh-oleh via https://www.google.co.id

Untuk oleh-oleh, kami memutuskan untuk beli sesuatu yang kekinian. Maklum ya anaknya suka ngikut tren dan penasaran. Saat itu kami beli oleh-oleh kue kekinian punya Laudya Cynthia Bella. Nah biar bisa sekalin jalan-jalan dan nggak ngantri, kami memutuskan untuk ke outlet resmi dan ke sana pada malam hari. Guys, suer deh Bandung di malam hari itu syahdu banget! Karena akan langsung kembali ke perantauan, kami beli oleh-oleh secukupnya saja. Saya aja cuma beli 1 pack kue rasa blueberry kalau nggak salah. Harganya saat itu masih Rp.65.000,-, kurang tahu deh sekarang harganya masih sama atau nggak.

So, untuk oleh-oleh, saya cukup mengeluarkan uang segitu aja~

7. Mari kita jumlahkan semua biaya yang keluar di sini. Sekali lagi, ini berdasarkan pengalaman saya sendiri lho~

Tiket kereta pulang pergi via Tugu-Kiaracondong: Rp.200.000,-

Penginapan Apertemen The Jarddin 2 malam: Rp.100.000,-

Transportasi selama di Bandung dengan taksi online: Rp.200.000,- (ini untuk ngangkut 4-5 orang!)

Uang makan dan jajan: Rp.200.000,-

Wahana Trans Studio dan Bandros: Rp.190.000,-

Oleh-oleh kue kekinian 1 pack: Rp.65.000,-

Total: Rp.955.000,-

Total biaya tersebut hitungannya masih kasar. Artinya masih bisa ditekan kalau kamu mau lebih irit lagi. Apalagi untuk makan. Yakin deh kalau nggak kalap jajan kayak saya, kamu pasti bisa lebih hemat lagi. Oh iya, dengan biaya yang dikeluarkan segitu dan kebersamaan selama 3 hari 2 malam bersama teman-teman tercinta rasanya worth it banget! Apalagi kami sudah lama nggak ketemu dan punya banyak tabungan rindu.

Selamat mencoba! Bandung nungguin kamu kalian semua tuh~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya