Walau usia lebih dari satu milenium, namun pesona semakin molek bagi dunia

Dia untukku…, bukan untumu…

Dia milikku…, bukan milikmu…

Mungkin di antara kita ada yang masih ingat lagu Dia Milikku yang di populerkan oleh Yovie and the Nuno yang video klip-nya diambil di London? Menonton video klip tersebut, seakan kita terpesona dengan keindahan London, membuat kita seakan berada di Inggris. Walaupun kita sebagai kaum jelata hanya mampu untuk berkhayal, iya kan?

1. Inggris, "Unity in Diversity" juga lho!

Masyarakat Inggris

Masyarakat Inggris via http://warungkopi.okezone.com

Perserikatan Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara, itulah nama resmi Inggris (UK) dalam Bahasa Indonesia. Beribukota di London, yang berpenduduk sekitar 7 juta jiwa. Sehingga, London menjadi salah satu kota terbesar dan terpadat di Benua Biru, hanya kalah dari kota Moskow dan kota Paris. Sebaiknya buang jauh-jauh pikiran kalau demografi Inggris isinya adalah warga Kaukasian semua! Karena, penduduk Inggris sangatlah heterogen dan beragam.

Semua bangsa yang ada di dunia dapat ditemukan di Inggris, terutama kota London. Hal itu terjadi karena wilayah kolonialisme Inggris yang tersebar di seluruh dunia, mulai dari Amerika, Karibia, Afrika, dataran Arab, hingga Asia. Sehingga, banyak dari penduduk jajahan Inggris yang ada di seluruh dunia melakukan migrasi ke negeri induk jajahan. Jadi jangan kaget jika banyak etnis India, Benggala, Afrika, bahkan etnis Melayu-pun dapat ditemui di Inggris, terutama di kota London.

2. Istana Buckingham: Saksi Kebesaran Indonesia dalam Kancah Internasional

(dari kiri ke kanan) Pangeran Phillip, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Sri Ratu Elizabeth II, dan Presiden ke-6 SBY, setelah penganugerahan gelar "Order of the Bath" untuk Presiden ke-6 SBY, tampak berfoto bersama di salah satu ruangan di Istana Buckingham yang begitu mewah, sesaat sebelum acara jamuan kenegaraan dimulai

(dari kiri ke kanan) Pangeran Phillip, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Sri Ratu Elizabeth II, dan Presiden ke-6 SBY, setelah penganugerahan gelar "Order of the Bath" untuk Presiden ke-6 SBY, tampak berfoto bersama di salah satu ruangan di Istana Buckingham yang begitu mewah, sesaat sebelum acara jamuan kenegaraan dimulai via https://www.merdeka.com

Advertisement

Hhhm, kali ini aku akan membayangkan diriku sebagai Pak SBY. Ya, satu dari dua Presiden yang dimiliki oleh Indonesia yang pernah menjadi tamu kehormatan Sri Ratu, setelah mendiang Pak Harto. Sebagai tamu kehormatan Sri Ratu, Pak SBY dan keluarga merasakan istimewanya sambutan kerajaan di Lapangan Horse Guard Parade. Pasukan Kerajaan berdiri gagah disertai kumandang lagu “Indonesia Raya” di salah satu pusat keuangan dunia tersebut.

Selain itu, ada juga bagian yang masih menjadi tradisi. Dimana, Pak SBY beserta beberapa delegasi “pilihan”, menaiki kereta kencana yang didampingi anggota utama keluarga kerajaan lho! Menyusuri jalanan the Mall, Queens Garden bagian selatan, melewati Patung Victoria Memorial, dan berakhir di Istana Buckingham. Selain itu, mereka diperkenankan bermalam di Belgian Suite, Istana Buckingham. Wow, sebagai tamu Sri Ratu, mereka mendapatkan pelayanan kelas diamond dari para pelayan Istana, menikmati kemewahan Istana Buckingham, dan mendapatkan akses untuk menginjakkan kaki di semua ruangan di Istana Buckingham.

Itupun termasuk kemewahan resepsi santap malam kerajaan di State Banquet Ballroom. Selain Istana Buckingham, Inggris juga mempunyai Kastil Windsor yang fungsinya sama seperti Istana Buckingham. Terletak 16 km dari Bandara Heathrow di timur kota London. Untuk ukuran seorang Presiden, biasanya Sri Ratu menjamunya di St. George Hall, tentunya lengkap dengan segala kemewahannya.

3. Destinasi-destinasi yang dapat Dikunjungi Pak SBY sebagai Tamu Kehormatan Sri Ratu

Presiden ke-6 SBY

Presiden ke-6 SBY via https://news.detik.com

Advertisement

Selain bermalam dan menikmati jamuan mewah di Istana Buckingham, Pak SBY sebagai tamu kehormatan Sri Ratu juga mempunyai akses untuk berkunjung ke tempat-tempat prestisius lainnya di London. Seperti mengunjungi Wesminster Abbey, salah satu Gereja sekaligus Nekropolis (baca: kuburan) bagi para anggota keluarga kerajaan serta orang-orang penting Inggris. Kunjungan Pak SBY ke Westminster Abbey hanya sekadar menaruh karangan bunga.

Sekedar informasi, seandainya Pak SBY seorang Nasrani, anak dan cucu beliau berhak menikah di Westminster Abbey, dikarenakan gelar Order of the Bath yang dianugerahkan Sri Ratu untuk Pak SBY. Selain Westminster Abbey, Pak SBY juga dapat mengunjungi Westminster Palace yang merupakan Parlemen Inggris.

Bahkan, di Parlemen Inggris tersebut, Pak SBY memberikan pidato sebagai pemimpin Asia, terutama mewakili bangsa Indonesia, di hadapan para anggota Parlemen Inggris dan disertai standing applause dari para anggota parlemen Inggris. Tak hanya ketiga situs tersebut, dalam kapasitasnya sebagai tamu kehormatan Sri Ratu, Pak SBY dapat mengunjungi berbagai destinasi lainnya yang ada di London dan seantero Inggris.

Seperti, Tower of London, London Bridge, menikmati sambutan dan jamuan makan malam mewah di Guildhall, menikmati fish and chip terbaik, menikmati malam di kota London dari ketinggian di London Eye, mengunjungi situs warisan dunia Stonehenge, bahkan dapat mengunjungi dan menonton secara langsung liga sepak bola Inggris di salah satu stadion terbaik yang dimiliki Inggris. Wow, Amazing…

Ah, sudahlah, aku bukanlah Pak SBY yang dapat menjamah tempat-tempat tersebut dengan keistimewaan sebagai tamu Sri Ratu! Masih bersyukur dapat menginjakkan kaki di bangunan tersebut, walau hanya beberapa ruangan yang dapat dijamah. Ah, sudahlah, memang diriku hanyalah rakyat jelata! Hehehe…

4. "The Three Lions", Salah Satu Identitas Inggris yang Mendunia

Para pemain MU

Para pemain MU via http://www.suarabola.com

Selain destinasi-destinasi di atas, berbicara tentang Inggris juga mengulik salah satu liga sepakbola terakbar se-dunia, apalagi kalau bukan Premier League, dengan segala kemegahan stadionnya. Selain diberkati paras yang rupawan dan bertubuh atletis, pemain sepak bola Inggris juga dikenal memiliki kualitas mengolah si kulit bundar dengan sangat ciamik, bahkan di antaranya dikenal sebagai legend player, seperti David Beckham.

Klub sepak bola Inggris, diantaranya seperti Manchester United F.C., Arsenal F.C., Chelsea F.C., dan Liverpool F.C., begitu termasyur serta memiliki fans fanatik yang jumlahnya mecapai puluhan juta di seantero dunia. Namun, dibalik ketenaran itu semua, standar yang dimiliki oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris, baik untuk perekrutan pemain, pembinaan dan pendidikan pemain, urusan keuangan dan gaji, hingga masalah nutrisi bagi pemain pun sangatlah ketat dan tinggi. Jadi, wajar jikalau mata ini susah untuk merem melihat para pemain sepak bola Inggris di bawah naungan Premier League sedang berlaga di lapangan.

5. Punya Segudang Universitas dengan Label "Premium"

Eksterior "Cambridge University".

Eksterior "Cambridge University". via http://citizen6.liputan6.com

Mengenal Inggris, pasti kita familiar mendengar nama Cambridge, Oxford, dan Sheffield, iya kan? Ketiga kota tersebut memang terkenal memiliki universitas yang berpredikat terbaik sejagat. Sebenarnya, kota London-pun juga memiliki universitas yang tak kalah prestisenya dengan ketiga kota tersebut. Namun, masyarakat dunia terlanjur mengenal London sebagai pusat keuangan internasional, sehingga posisi London sebagai pusat pendidikan-pun dilibas oleh ketiga kota tersebut.

Melanjutkan studi perguruan tinggi di Inggris, terlebih lagi di Oxford, Cambridge, Sheffield, bahkan London sekalipun, memerlukan cost yang tidaklah sedikit dan menghabiskan biaya ratusan juta rupiah. Memang Inggris terkenal sebagai negara yang mempunyai cost living yang begitu tinggi bagi masyarakat internasional. Sebenarnya, bisa saja mengambil scholarship.

Namun ingat, butuh otak yang encer serta IQ yang tinggi agar dapat lolos seleksi, bukankah begitu? Tak hanya dikenal dalam dunia pendidikan, kota-kota tersebut juga memiliki bangunan-bangunan artistik, perpaduan gaya gothic dan baroque yang sangat kental gaya klasiknya dan sangat instagrammable. Cocoklah untuk cekrek…cekrek…, hehehe…

Cukup rasanya mengulik tentang Inggris. Semakin dibahas, semakin aku penasaran, semakin aku rasanya ingin pergi ke Inggris. Sayang, aku hanyalah seorang pria bokek. Kuharap, ada dermawan yang mengatakan padaku, “Ayo jalan-jalan ke UK bersamaku! Semua akomodasi, bahkan uang jajanmu akan kutanggung! GRATIS!!! Kau hanya menemaniku saja! Ayo!”. Hhhmmmmm…, Semoga suatu hari nanti….

#AyoKeUK #WTGB #OMGB

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya