Magang Internasional Secara Virtual, Dona Sudah Membuktikan Manfaatnya!

Pernahkah kalian berpikir untuk mendapatkan pengalaman kerja profesional sambil memperluas networking dengan orang-orang di luar negeri hanya dari dalam rumah? Tentu saja, hal ini sangat mungkin untuk dilakukan melalui program magang yang diselenggarakan AIESEC.

Salah satu yang sudah merasakan pengalamannya adalah Dona Febriani, mahasiswi Administrasi Bisnis Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Dona, begitu Ia akrab disapa memilih untuk melakukan program magang di organisasi non-profit bernama Feminist Pen. Mari kita simak kisah magangnya.

Advertisement

1. Alasan Dona mengikuti magang internasional melalui AIESEC

Magnetme

Magnetme via http://pexels.com

Berawal dari keinginan untuk bergabung menjadi tenaga kerja global, Dona memantapkan hatinya untuk mencari tahu tentang program magang yang diselenggarakan oleh AIESEC, yaitu virtual professional program. Hal yang disukai Dona saat mengikuti magang melalui AIESEC adalah semua proses magang dibantu oleh tim dari AIESEC, mulai dari CV review, interview, persiapan magang, dan lain-lain.

2. Magang di perusahaan multinasional

Feminist Pen

Feminist Pen via http://feministpen.com

Dona melakukan magang di Feminist Pen, sebuah organisasi non profit dari India yang fokus di bidang gender equality. Dona bekerja sebagai fundraising intern. Organisasi ini beroperasi di 4 negara, India, Belanda, Amerika Serikat, dan Dubai. Semua kegiatan magang dilakukan secara virtual, jadi tidak perlu khawatir tentang pandemi COVID-19, ya!

Advertisement

3. Dona bekerja dalam tim dengan 9 zona waktu berbeda

Koleksi pribadi

Koleksi pribadi via http://aiesec.org

Salah satu pengalaman yang tak terlupakan bagi Dona adalah ketika Dona bekerja dalam tim yang terpisah-pisah jarak negara dan waktu. Bayangkan, Dona bekerja dengan 9 orang yang memiliki zona waktu yang berbeda-beda! Jadi, selain membawa banyak pengalaman global yang baru, magang internasional ini juga sangat menantang karena Dona dan tim harus selalu menyesuaikan waktu satu sama lain agar tetap nyaman dalam bekerja.

4. Project yang dilakukan Dona membawa banyak pelajaran baru

Fauxels

Fauxels via http://pexels.com

Dona dan tim melakukan project sosial bernama Help India Breathe, sebuah penggalangan dana untuk minoritas di India yang sedang melawan Covid-19. Minoritas yang dimaksud adalah komunitas transgender, petugas kesehatan yang dibayar rendah, tunawisma, dan anak yatim.

Dona sangat takjub melihat pemuda dari seluruh dunia bekerja bersama demi kemanusiaan. Dona sangat senang bisa berpartisipasi dalam proyek penggalangan dana internasional semacam ini.

5. Inilah manfaat mengikuti magang internasional menurut Dona

Koleksi Pribadi

Koleksi Pribadi via http://aiesec.org

Menurut Dona, bergabung dengan tenaga kerja global adalah manfaat terbesar yang dirasakan dari semua rangkaian kegiatan magang. Dona belajar banyak sekali pengalaman dan pengetahuan baru. Selain itu, Dona juga bertemu dengan orang-orang keren dari berbagai latar belakang dan negara, yang memiliki budaya sendiri.

Dona juga harus belajar untuk memperluas pola pikir dan sudut pandang agar bisa bekerja secara global. Selain itu, walaupun Dona bekerja di organisasi non-profit, pekerjaan yang dilakukan tetap diapresiasi dengan baik, salah satunya dengan diberikannya gaji. 

Itulah cerita Dona saat magang di Feminist Pen! Dari cerita magang ini, Dona mendapat banyak pengalaman baru dan networking yang luas karena disana Dona bekerja dengan 9 orang dari luar negeri yang memiliki zona waktu berbeda-beda. Selain itu, setelah menyelesaikan magang ini ia menjadi lebih bisa memperluas pola pikir dan sudut pandang yang dimiliki. Masih banyak manfaat lain dari magang internasional ini yang harus pembaca rasakan sendiri. 

Info lebih lanjut mengenai Global Talent: aiesec.or.id/globaltalent

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE