Banyak orang bilang, cewek identik dengan sensitif terlalu memakai perasaan. Urusan apapun bawaannya moody, bete, baper. Yang susah? Selain cowok, pasangan atau teman kita ya diri kita sendiri bakalan ketimpa susah. Bayangin aja, sedikit-dikit masih baper, sedikit-dikit bawaannya bete, sedikit-dikit marah, ngambek.

Dunia penuh dengan kemasaman, semua terasa serba salah. Jamannya sudah maju tapi pikiran kita masih kolot, manja, egois. Jamannya sudah kreatif dan produktif tapi gaya hidup masih emosi, sensi dan baper. Gimana kita bisa mencerminkan remaja dan anak muda Indonesia yang milenial yang tercermin dengan gaya produktif, kreatif dan kompatibel dengan keadaan jaman sekarang.

Harusnya, dalam urusan apapun, masalah apapun, tidak lagi jadi trend "sedikit-sedikit baper", "sedikit-sedikit sensi". Kita malu dong dengan remaja dari negara lain yang terus maju dan berkembang, semakin produktif dengan karya-karya yang membanggakan bukan lagi emosi, celaan, curhatan kosong, atau malah membuat status baper.

Baper = bawa perasaan, hanya sebuah gambaran di mana bisa  menyusahkan banyak orang dan juga diri sendiri. Singkatnya, Baperan berarti kita milih hidup susah, mau buktinya?

1. Baperan, pertanda kita masih egois!!

google/egois

google/egois via https://www.google.co.id

Diberi nasehat marah-marah, diingatkan dengan sesuatu yang lebih baik, kita langsung sensi, susah kan? kalau semuanya harus sesuai dengan apa yang kita anggap baik versi kita, bukankah itu namanya egois?

2. Baperan, pertanda kita masih suka berprasangka buruk sama orang loh!!

Ketika sekelompok teman kita sedang asyik membicarakan sesuatu, kita datang dan tiba-tiba penuh dnegan prasangka yang tidak-tidak. Nah, yang susah dan rugi? Ya kita sendiri, lah. Dipikiran kita yang muncul hanya "Jahat sekali mereka begitu," "Pasti, mereka membicarankanku," dan lainnya.

3. Baperan pertanda kita masih terjajah masa lalu alias sulit move-on!

sulit move on

sulit move on via https://www.google.co.id

Advertisement

Ingat lagu kenangan dengan mantan, kita langsung mewek, ingat baju yang seperti mantan kita langsung kebawa-bawa perasaan. Kita lagi yang bakalan susah, jangan salahkan teman-teman kita kalau lama-lama mereka bosan dengan hidup kita kalau isinya cuma nangis mulu. Dijamin mereka bakalan malas dan jenuh berteman dengan orang yang gak bisa maju dan mewek terus-terusan!

4. Baperan, pertanda kita tidak percaya diri!

percaya diri

percaya diri via https://www.google.co.id

Kalau sesuatu sudah dipercayakan kepada kita, karena kita baperan, kita suka "Ah, jangan saya deh kak, saya takut," "Duh, yang lain saja kak." Nah, yang susah dan rugi? Ya kita lagi, kan. Padahal kesempatan itu tidak datang dua kali loh guys! Dan kepercayaan itu sulit didapatkan!

5. Baperan, pertanda kita masih childish!

Mau bukti? Terus saja baper, sensi, ngambek sama pacar atau sahabat kita. Dijamin mereka bakal bilang "Kamu kanak-kanak banget sih!"

Advertisement

Masih mau jadi mahkluk dengan kebiasaan "baperan?" atau suka disebut orang sebagai "tukang baperan", itu artinya kita masih hidup susah alias belum merdeka. Jadi, kalau negara kita Indonesia sudah merdeka dari penjajahan bangsa asing, kenapa kita malah memilih jadi orang yang susah?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya