Menciptakan Kesan Terakhir untuk sang Mantan

Tips mendapatkan harga diri kembali!

Menciptakan kesan terakhir saat putus hubungan sangatlah penting. Mengapa demikian? Salah satunya adalah untuk mendapatkan kembali harga diri kita, karena mungkin saja ada saat kita akan bertemu dengan rekan baru yang juga mengenal sang mantan. Jangan sampai kita diingat sebagai orang yang tidak baik. Kesan pertama dan terakhir adalah hal yang akan diingat oleh siapapun termasuk orang yang sudah kita akhiri hubungannya.

SoHip, pastinya ingin diingat sebagai pribadi yang baik bukan? Itulah mengapa menciptakan kesan terakhir sangatlah penting. Tujuannya adalah untuk menjaga nama baik di mata orang lain. Lalu, bagaimana caranya? Pertama, kita harus menggunakan sebuah seni atau cara untuk memberikan kesan kuat terhadap mantan. Berikut tips yang perlu kita lakukan untuk mendapatkan kembali harga diri.

ADVERTISEMENTS

1. Menciptakan kesempatan bertemu secara tidak disengaja

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels via https://www.pexels.com

Saat putus mungkin kita telah menunjukan kemarahan, kekecewaan dan kesan buruk. Bagaimana jika kita terlanjur menciptakan kesan seperti itu? Caranya adalah mengupayakan pertemuan kembali secara tidak disengaja. Jangan sampai kita menggunakan cara terang terangan apalagi memaksa bertemu. Itu hanya akan membuat citra kita semakin memburuk. Kita bisa pergi ke tempat tempat yang biasa dikunjungi saat dulu bersama misalnya restoran, tempat olahraga, toko buku atau tempat favoritnya.

Selanjutnya, kita hanya perlu membuat kesempatan yang tidak disengaja secara alami. Ajaklah seorang rekan atau teman untuk mendampingi kita, pastikan dia menunggu tidak jauh. Agar setelah selesai percakapan kita bisa langsung menghampirinya sehingga tidak canggung atau terkesan sudah janjian dengan orang lain dan tidak sengaja bertemu.

ADVERTISEMENTS

2. Menampilkan sisi terbaik dari segi penampilan

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels via https://www.pexels.com

Dalam menciptakan sebuah kesan terakhir hal pertama yang wajib kita perhatikan adalah sudut pandang dari segi penampilan atau fisik. Tentu saja mulai dari penampilan secara fisik. Kita harus memaksimalkan penampilan diri untuk menampilkan citra yang baik. Berpakaian rapi, mengubah gaya berpakaian, melakukan perawatan wajah dan lakukan rutinitas berolahraga agar terlihat lebih bugar. Kita perlu menunjukan aura fresh dan semangat. Jangan sampai kita tidak menjaga kesehatan ketika kita akan bertemu untuk terakhir kalinya.

Pilihlah pakaian yang menunjukan aura perubahan atau istilah tenarnya bikin pangling. Jangan lupa untuk selalu meminta saran dari teman atau kerabat lawan jenis supaya lebih terlihat responnya. Pilihlah pakaian, sepatu dan aksesoris yang menampilkan sisi terbaik. Selain itu kita bisa mengubah gaya rambut, pilihan parfum dan kosmetik yang lebih baik. Bila perlu mintalah saran dari seorang ahli agar kita benar benar menjadi pribadi yang berbeda di mulai dari penampilan.

ADVERTISEMENTS

3. Menampilkan sisi terbaik dari segi perilaku (ucapan, attitude, kebiasaan dan bahasa tubuh)

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels via https://www.pexels.com

Jika kita ingin mengubah sudut pandang seseorang maka terlebih dahulu kita harus membenahi diri. Kita tentu membutuhkan suasana yang baru. Selain penampilan, kita perlu menampilkan citra baik dengan mengubah bagaimana cara kita berbicara dan bersikap. Cobalah untuk mengolah rasa, mengontrol diri dan belajar cara berkomunikasi. Hal ini perlu kita lakukan sebelum kita bertemu dengan mantan.

Jangan berbicara seperti yang sering kita lakukan, berbicaralah lebih tenang tapi tegas. Kita pun harus sangat berhati hati untuk tidak kembali dengan suasana dan emosi dulu. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan bahasa tubuh, attitude, kebiasaan kurang baik dan jarak kedekatan. Buatlah suasana lebih nyaman seperti baru bertemu dengan rekan lama tapi juga tidak terbawa dengan situasi dahulu.

Jangan menyampaikan hal hal tidak penting atau terlalu berbasa basi, cukup berkomunikasi sederhana, tegas, to the point dan tidak menyudutkan supaya suasana bisa santai dan fleksibel. Terakhir jangan memberikan perhatian lebih dalam bentuk apapun. Hal ini kita lakukan untuk membatasi kedekatan dan memberikan jarak untuk saling menghormati.

ADVERTISEMENTS

4. Menunjukan sikap dewasa (pengakuan, penyesalan, dan perdamaian)

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels via https://www.pexels.com

Selain menciptakan kesan dari segi penampilan dan perilaku, kita pun harus menyampaikan maksud dan tujuan berbicara. Tujuannya adalah memperbaiki ketidaknyamanan dan mendapatkan harga diri yaitu dengan menunjukan sikap dewasa.

Apa saja yang harus kita sampaikan agar terlihat dewasa? Kita perlu menyampaikan pengakuan, penyesalan, permohonan saling memaafkan dan harapan untuk lebih baik. Hal ini perlu kita lakukan untuk mencapai perdamaian dari kedua pihak. Sikap dewasa dan lapang dada perlu kita perlihatkan sebagai kesan terakhir agar kita meninggalkan kesan lebih baik daripada sebelumnya.

ADVERTISEMENTS

5. Menunjukan sikap bijaksana

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels via https://www.pexels.com

Tips selanjutnya adalah memperkuat kesan tentang perkembangan diri kita. Bagaimana caranya? Kita perlu menunjukkan sikap bijaksana, tidak egois dan tidak kekanak kanakan. Tujuannya untuk meninggalkan kesan bahwa kita telah lebih baik dari sebelumnya dan mampu berintrospeksi diri. Kita bisa menyampaikan kenangan baik sebagai simpati terakhir dan sampaikan bahwa kita bisa menerima semua yang terjadi serta memaafkan semua kesalahan dan apapun yang terjadi di masa lalu.

Kita harus sampaikan bahwa kita sudah tidak berada di masa lalu dan sudah berdamai. Cobalah untuk belajar berdamai terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap pertemuan. Jika kita sudah menunjukan sikap dewasa artinya kita sudah merubah pandangan terhadap hal hal yang tidak baik di masa lalu.

ADVERTISEMENTS

6. Menunjukan sikap optimisme (move on, membangun citra diri)

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels

Foto oleh cottonbro studio dari Pexels via https://www.pexels.com

Terakhir yang sangat penting kita lakukan adalah membangun citra diri untuk mendapatkan harga diri sepenuhnya. Kita harus dapat menciptakan kesan luar biasa salah satunya dengan dikenal sebagai pribadi yang sudah move on, sudah berubah dan sedang bertaransformasi menjadi lebih baik. Kita harus menunjukan sikap optimisme di dalam diri.

Bagaimana caranya? Kita bisa menyampaikan harapan harapan untuk menjadi lebih baik dengan sama sama belajar dari pengalaman. Bahwa masa lalu dan apa yang terjadi sebagai pengalaman berharga untuk kita bisa menaiki level kehidupan yang lebih baik. Kita pun dapat menyampaikan secara singkat bahwa kita tentu memiliki banyak rencana dan pencapaian di masa depan. Tapi ingat cukup dengan bahasa yang sederhana, singkat dan garis besarnya saja. Ini dimaksudkan supaya kita diingat sebagai orang yang memiliki tujuan hidup dan termasuk orang yang pantas juga layak sebagai pasangan hidup seseorang.

Keenam hal tersebut harus kita lakukan sebagai kesan dan pesan terakhir untuk sang mantan bahwa kita sudah berdamai, bertransformasi, berproses menjadi lebih baik dan menata masa depan yang cerah. Harapannya adalah kita mampu menghapus ingatan buruk dan meninggalkan kesan terakhir yang lebih baik serta punya harga diri meski sudah tidak menjalin hubungan apapun.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Shot the moments on frame (Photograph), Edit with heart and Share it on content (Writing).