Mengenal Bahasa Lahat Melalui Nama-Nama 6 Peralatan Dapur Ini!

Apakah kamu sudah tahu?

Bahasa Lahat adalah sebuah bahasa rumpun Melayu yang ada di daerah Sumatera Selatan. Bahasa ini mempunyai banyak kemiripan dengan bahasa-bahasa daerah yang berada di sekitarnya. Sehingga tidak aneh, jika di suatu daerah di Sumatera Selatan menyebut sebuah benda maupun kata kerja mirip Bahasa Lahat. Meski demikian, persamaan maupun perbedaan bukanlah hal yang harus dijadikan halangan untuk mempelajari bahasa daerah.

Berikut enam nama peralatan dapur dalam Bahasa Lahat yang bisa banget kamu untuk hafalkan.

Advertisement

1. Jelapang

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Photo by Karolina Grabowska from Pexels via https://www.pexels.com

Jelapang adalah penamaan tradisional dalam Bahasa Lahat yang merujuk pada talenan dalam Bahasa Indonesia. Jelapang adalah alas yang digunakan untuk memotong atau mengiris bahan masakan. Sama seperti talenan pada umumnya, jelapang juga berbahan dasar  kayu ataupun plastik.

2. Pinggan

Photo by PhotoMIX Company from Pexels

Photo by PhotoMIX Company from Pexels via https://www.pexels.com

Di daerah Lahat, pinggan merupakan piring, baik piring makan ataupun piring saji, tetap disebut pinggan. Contoh penggunaan kata pinggan dalam kalimat: 

Advertisement

“Ambikka pinggan, tandek bada ikan goreng,” yang artinya “ambilkan piring, untuk tempat ikan goreng.”

Apakah di tempatmu piring disebut pinggan juga?

3. Pehiuk

Photo by Oleg Magni from Pexels

Photo by Oleg Magni from Pexels via https://www.pexels.com

Orang Lahat dulu dan sekarang masih mempertahankan tradisi menanak nasi  secara tradisional yaitu menggunakan pehiuk atau panci untuk memasak nasi. Bentuk pehiuk hampir sama dengan panci yang digunakan masyarakat Jawab Barat untuk membuat nasi liwet. Bentuknya setengah bulat dan berbahan tebal sehingga nasi tidak mudah gosong. Biasanya orang-orang yang menanak nasi di dalam pehiuk masih menggunakan media kayu bakar untuk memasaknya dengan tujuan agar aroma nasi yang dihasilkan semakin khas.

Advertisement

4. Sidu

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Photo by Karolina Grabowska from Pexels via https://www.pexels.com

Sidu adalah penamaan sendok dalam Bahasa Lahat. Sidu merujuk pada sendok makan atau sendok teh saja, sedangkan sendok sayur atau sendok untuk mengambil nasi berbeda lagi penamaannya. Orang-orang zaman dahulu menggunakan bahan kuningan atau tembaga sebagai bahan utama pembuatan sidu tapi kini sudah diganti dengan material yang lebih ringan yaitu stainless.

Ambikka sidu, aku nak makan–Ambilkan sendok, aku mau makan.

5. Belanga

Photo by Prince Photos from Pexels

Photo by Prince Photos from Pexels via https://www.pexels.com

Nah, untuk penamaan perlengkapan dapur satu ini rasanya tidak asing yah di telinga. Belanga, merupakan sebutan untuk wajan. Orang-orang lahat senang menggunakan belanga tradisional yaitu wajan yang memiliki pegangan tangan ‘kuping’ di sisi kanan dan kiri, dibandingkan menggunakan teflon saat memasak.

6. Wali

Photo by Lukas from Pexels

Photo by Lukas from Pexels via https://www.pexels.com

Ambikka aku wali, aku nak ngupas sangsile

Ambilkan aku pisau, aku mau mengupas buah pepaya

Wali adalah penamaan untuk pisau di daerah Lahat. Wali landap atau wali tumpul adalah jenis-jenis sifatnya. Wali landap berarti pisau tajam, sedangkan wali tumpul adalah pisau tumpul. Penamaan jenis-jenis pisau lainnya seperti kapak, celurit maupun golok berbeda lagi, ya. Jadi jika kalian mau mengupas atau memotong dan mengiris gunakan wali.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

selalu ingin belajar menulis

CLOSE