73 tahun sudah Indonesia merdeka, bukan hanya sekedar merayakan hari ulang tahun, Indonesia pun berhasil membuktikan kepada seluruh penjuru dunia bahwasannya Indonesia mampu berkembang dan bersaing dengan baik di segala aspek. Sebagai warga negara, kita patut berbangga hati atas semua prestasi yang telah dicapai oleh Indonesia kita tercinta. Jaya Indonesia!

Namun, di balik kehebatan yang telah diraih oleh Ibu Pertiwi, pernahkah kita bercermin ke dalam diri? Sudahkah kita merdeka atas diri kita sendiri? Pada kesempatan kali ini, Hipwee akan membahas seputar makna kemerdekaan yang jarang sekali kita sadari. Apa saja sih?

1. Kamu Sudah Merdeka Bila Tak Pernah Lupa Untuk Berbenah Diri

Introspeksi

Introspeksi via https://www.kitamuda.id

Negara akan terus memperbaiki semua infrastruktur yang ada demi kesejahteraan rakyatnya. Sebab kesejahteraan rakyat merupakan indikator penting dalam makna kemerdekaan. Tak hanya negara, seseorang yang merdeka juga akan terus merdeka bila terus memperbaiki kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan. Bagi kamu yang selalu berusaha untuk menghindari kesalahan yang pernah diperbuat, selamat! Berarti kamu sudah merdeka dan kini sedang dalam tahap mempertahankan kemerdekaan 🙂

2. Kamu Sudah Merdeka Bila Hidup Tanpa Peduli Apa Kata Orang

Jadi Diri Sendiri

Jadi Diri Sendiri via http://www.finerminds.com

Bebas lepas, kutinggalkan saja semua beban di hatiku
Melayang ku melayang jauh, melayang dan melayang
Bebas lepas, kutinggalkan saja semua beban di hatiku

Advertisement

Merdeka berarti bebas dan lepas dari cengkraman penjajah. Ya, sama seperti yang tertera dalam lirik lagu Bebas ini. Kamu perlu untuk menjadi dirimu sendiri. Tak perlu dengar apa komentar negatif dari orang-orang, yang penting kamu menjadi dirimu sepenuhnya. Jangan hidup atas dasar kemauan orang lain dan menambah beban hatimu, sebab hanya kamulah yang berdaulat atas masa depanmu sendiri. Mereka tidak senang kamu berpenampilan seperti yang kamu mau? Sebenarnya mereka bukan tidak senang, melainkan iri terhadapmu. So, let's be yourself and don't forget to stay positive, guys!

3. Dirimu Masih Terjajah Bila Belum Bijak dalam Menggunakan Media Sosial

Kini, media sosial sudah terdengar lumrah di semua kalangan. Mulai dari anak bayi hingga kaum lansia, semuanya memiliki akun media sosial. Berkat media sosial, masyarakat dunia seakan tak memiliki batasan ruang dan waktu lagi. Komunikasi menjadi mudah dilakukan kapan dan di mana saja. Dibalik semua itu, ada satu hal yang menjadi titik kelemahan penggunaan media sosial, yaitu mental si pemakai itu sendiri. Kita sama sekali belum menunjukkan sisi kemerdekaan kita bila masih sering mengumpat di media sosial.

Sebagai kaum milenial yang merdeka, alangkah baiknya bila kita mempergunakan teknologi ini dengan bijak. Mulai dari memahami apa sih fungsi utama dari media sosial itu, memanfaatkan sisi positif dari kecanggihan media sosial, menyaring informasi dengan benar, tidak mudah percaya dengan hoax yang beredar, dan juga menaati aturan UU ITE. Temanmu masih sering mengumpat di medsos? Bilang saja, "Ndeso!". 😀

4. Ups, Kamu Juga Masih Terjajah Bila Tidak Menggunakan Fasilitas Umum dengan Benar

Fasilitas umum

Fasilitas umum via https://www.gulalives.co

Advertisement

Berbicara tentang fasilitas umum seakan tiada habisnya di negara kita yang tercinta ini. Menurut KBBI, kata umum berarti mengenai seluruhnya atau semuanya; secara menyeluruh, tidak menyangkut yang khusus (tertentu) saja. Ada banyak fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah Indonesia bagi masyarakatnya, seperti transportasi umum, saluran air, jembatan, flyover, under pass, halte, alat penerangan umum, jaringan listrik, banjir kanal, trotoar, jalur busway, tempat pembuangan sampah, dan masih banyak lagi. Coba diingat kembali, sudahkah kita mencerminkan sifat merdeka dalam memanfaatkan semua fasilitas umum?

Contoh kecilnya saja, pada saat menaiki transportasi umum seperti KRL Commuter Line, faktanya masih banyak orang yang enggan untuk mengantre saat hendak naik ke dalamnya. Mereka cenderung egois, memilih berebut kursi, dan berdesak-desakan dengan alasan "mengejar" waktu dan pada akhirnya di jam-jam tertentu transportasi umum ini mengalami "overloaded". Jelas ini akan membahayakan seiisi gerbongnya, bukan? Mirisnya, bahkan ada yang rela berbohong sedang sakit demi menikmati tempat duduk di dalamnya.

Perlu digaris-bawahi, transportasi umum adalah milik umum, bukan untuk kepentingan diri sendiri saja. Bagaimana kita bisa merdeka sepenuhnya bila dalam hal mengantre dan berbagi kursi saja kita tidak sanggup? Sebenarnya ada banyak solusi dari permasalahan di atas, mulai dari bangun tidur lebih awal, memakai transportasi lain, ataupun menunggu transportasi di jam berikutnya. So, mulai saat ini, mari kita bersikap bijak dalam menggunakan fasilitas umum demi Indonesia yang lebih baik, guys!

5. Kamu Adalah Insan yang Merdeka Apabila Terbiasa Berbagi dengan Sesama

Memberi lebih baik daripada meminta.

Kalimat itu seolah tak pernah pudar dari zaman ke zaman. Pada kenyataannya, memang benar. Kamu akan merasa lebih bahagia bila memberi sesuatu kepada orang lain. Sebaliknya, kamu akan merasa kurang nyaman apabila harus meminta kepada orang lain. Mungkin awalnya terasa menyenangkan ketika mendapatkan sesuatu tanpa mengeluarkan pengorbanan apapun. Lambat laun, pasti ada perasaan "tidak enak" yang menghampiri benakmu. Kamu pun khawatir dia akan menganggapmu sebagai seseorang yang kurang mampu padahal nyatanya tidak.

Sebaliknya, bila kamu senang berbagi kepada sesama tanpa berharap imbalan, jelas, kamu adalah insan yang merdeka, guys. Hal ini juga berarti kamu berbagi kemerdekaan yang kamu rasakan kepada orang lain. 🙂

6. #MerdekaTapi Senang Bergosip? Itu Tandanya Kamu Belum Benar-Benar Merdeka Lho, Guys!

Ketika berkumpul dengan teman-teman, tentu akan ada banyak topik pembicaraan yang enak dibicarakan hingga tiada akhir. Biasanya kaum wanita nih yang suka ngerumpi 😛 Terkadang, secara tidak sengaja muncul bahan pembicaraan yang mengarah pada keburukan orang lain. Hayo, akui saja ini sering terjadi pada dirimu dan temanmu kan, guys? Bukannya melarang, hanya saja bergosip ini menandakan bahwa kamu belum memanfaatkan waktumu untuk berbenah diri dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, coba direnungkan, adakah manfaat yang kita petik dari kegiatan bergosip? Tentu tidak kan, guys? So, mulai saat ini yuk kita alihkan waktu luang untuk meningkatkan kualitas diri kita masing-masing! 😉

7. Mencari Sensasi Musiman? Lagi-Lagi Itu Pertanda Kamu Masih Terjajah, Guys

Bila kamu sudah merasa merdeka, tentu saja istilah 'caper' tidak akan ada dalam kamus hidupmu. Kamu akan senantiasa mengembangkan bakat yang tertanam dalam diri dan mengasah softskill yang kamu punya. Sebagai kaum milenial yang bijak, yuk kita bedakan mana yang dinamakan sensasi musiman dan bakat berbobot yang terasah. 🙂

Sesuatu dapat dikatakan sebagai sensasi musiman apabila kegiatan tersebut tidak mengandung suatu amanat dan tujuan yang benar. Lain halnya dengan bakat yang terasah, hal tersebut justru memotivasi banyak orang untuk berlomba-lomba mengasah kemampuannya dalam aspek-aspek tertentu dan dampaknya dapat dirasakan dalam jangka yang panjang. Jadi, kamu mau jadi yang mana nih, guys?

8. Sopan dan Beradab, Ciri Utama Bahwa Kamu Telah Merdeka Sepenuhnya

Kamu adalah insan yang merdeka bila sudah lepas dari kebiasaan beretika yang buruk. Tutur katamu senantiasa terjaga di manapun kamu berada, kamu menjunjung tinggi setiap aturan yang ditetapkan di manapun kamu berpijak, dan kamu selalu menghormati orang tanpa pandang bulu, semua kebiasaan itu adalah hal yang utama bagimu sebagai orang yang merdeka.

Lantas, apakah kamu sudah semerdeka Indonesia, guys? 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya