Sebagai ibukota negara, Jakarta tentunya menjadi magnet bagi banyak orang untuk bekerja atau mengadu nasib. Kota yang sangat padat ini tentunya identik juga sama macet, tapi tetap saja banyak orang berharap bekerja di kota ini. Hal ini tentunya karena banyak perusahaan besar berkantor pusat di sini dan juga informasi yang pastinya lebih mudah didapat dibandingkan di kota lain. Tapi sebelum kamu memutuskan untuk merantau ke Jakarta, pastikan dulu kamu siap menghadapi hal-hal semacam ini. 

1. Macet luar biasa

Macet di Jakarta via https://mobilkamu.com

Macet luar biasa dan itu adalah hal biasa. Jadi kamu yang gak biasa macet saat lagi di kampung halamanmu, siap-siap berlama-lama di jalanan pas berangkat dan pulang kerja. Bahkan gak jarang kamu bakal alami macet pas akhir pekan. Apalagi kalau hujan, tentunya hal yang kamu gak mau itu terjadi kan? Tapi semua pasti terjadi kok, tergantung kamu siap apa gak sebenarnya. Mau gak macet? Kamu bisa berangkat kerja sepagi mungkin dan pulang setelah jam 7 malam. Biasanya trik ini berhasil sih.

2. Banjir yang masih ada

Banjir di Jakarta via http://blog.act.id

Benar sih, sekarang Jakarta sudah lebih baik karena banjir sudah jarang terjadi pas hujan deras. Tapi tetep aja di beberapa titik pasti akan banjir kalo hujan deras. Di sini kamu bisa akali dengan mencari alternatif lain waktu berangkat dan pulang kantor jadi kamu gak perlu melewati daerah banjir kan tentunya. Emangnya ada? Kalo kamu suka berkeliling pastinya bakal menemukan jalan-jalan alternatif.

3. Makan di warteg

Advertisement

Makan siang murah meriah di warteg via http://ulinulin.com

Warteg atau Warung Tegal bakal ada di mana-mana apalagi kalo lagi tanggal tua, itu bakal terlihat seperti restoran mewah buatmu. Salah satu cara termudah buat hemat ya dengan sering makan di warteg karena harganya yang masih bisa dibilang murah. Disini kamu bisa menemukan makanan rumahan yang enak, apalagi kalo kamu sudah hafal warteg langgananmu. Tapi bukan berarti kamu harus setiap hari makan di warteg lho. Kamu masih bisa kok makan di restoran sekali-kali. Cuma ini trik yang bisa kamu gunain buat hemat uangmu. Kamu gak mau gajimu abis karena kamu keseringan makan makanan mahal kan? Hehe.

4. Transportasi Umum

Naik Bus Transjakarta via http://en.tempo.co

Meskipun padat dan macet, tapi di sini banyak angkutan umum yang bisa kamu gunakan lho. Ada busway, kereta listrik, mikrolet, bis kota dan masih banyak lagi. Kebanyakan kantor berada di area yang terjangkau dengan angkutan umum. Hal ini bakal sangat berguna kalo kamu gak punya kendaraan pribadi. Tapi misalnya kamu bawa kendaraan pribadi pun, kamu tetap dong gunakan angkutan umum. Selain hemat, juga kamu bisa ikut berperan kurangi kemacetan kan?

5. Hiburan ada di mana-mana

Mall Central Park, Jakarta via http://jktgo.com

Kamu yang akan merantau pertama kali dan bukan berasal dari kota besar, pasti bakal kagum sama banyaknya hiburan yang ada di jakarta. Seperti kota yang gak pernah tidur, kamu bisa ke manapun bahkan kapanpun buat sekedar cari hiburan. Hal paling simpel adalah mall yang tersebar luas. Tapi ingat ya, jangan sampai gaya hidupmu terpengaruh sama hiburan ini, kalau kamu gak mau boros. Hiburan boleh, tapi pertahankan gaya hidupmu, kalau bisa malah tetap hemat ya.

6. Tempat tinggal memadai

Kos yang nyaman via http://www.kostjakarta.com

Kamu yang bakal tinggal di kos, harus cari kos-kosan yang memadai. Misalnya kamu tinggal di daerah yang rawan banjir atau terlalu padat, tentu kamu bakal kerepotan kan hadapinya. ‘Ada harga ada rupa‘, itu sebuah ungkapan yang harus kamu lihat dulu. Harga kos yang nyaman pastinya gak murah, tapi setidaknya kamu bisa tinggal dengan nyaman di sana. Kamu bisa minta bantuan teman atau saudara buat bantu cari tempat kos kok. Kamu gak perlu persulit diri kamu kan?

Kalau memang kamu sudah siap dengan itu semua, berarti silakan mulai merantau dan bekerja di Ibukota karena di sini mental bakal berbicara. Sekuat apa mentalmu dengan suasana ibukota yang gak cuma terkenal gemerlapnya tapi juga realitas yang harus bikin kamu tetap kuat. Jangan sampai kamu pulang karena kamu gak kuat ya.

Jadi, kamu sudah siap? Welcome to Jakarta 🙂